Logo BeritaSatu

Harga Minyak Turun karena Investor Khawatir Kenaikan Bunga

Jumat, 24 Juni 2022 | 07:11 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harga minyak turun hampir US$ 2 per barel pada Kamis (23/6/2022) setelah pernyataan Ketua Federal Reserve (the Fed) Jerome Powell menimbulkan kekhawatiran kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) akan memperlambat pertumbuhan ekonomi. Dampaknya, permintaan bahan bakar akan melemah.

Harga minyak mentah berjangka Brent mencapai US$ 110,05 per barel, jatuh US$ 1,69, atau 1,5%. Sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS di US$ 104,27 per barel, ambles US$ 1,92, atau 1,8%.

Powell mengatakan fokus The Fed untuk mengendalikan inflasi adalah "tanpa syarat". Sementara pasar tenaga kerja kuat secara tidak berkelanjutan. Komentar ini memicu kekhawatiran kenaikan suku bunga.

Investor mereposisi aset berisiko karena upaya bank sentral melawan inflasi dapat mendorong ekonomi dunia ke dalam resesi dengan suku bunga lebih tinggi.

"Jika AS, dan seluruh dunia mengalami resesi, dapat memengaruhi permintaan minyak secara signifikan," kata konsultan minyak Houston, Andrew Lipow.

Direktur Energi Berjangka Mizuho Robert Yawger di New York mengatakan harga bensin yang tinggi juga dapat memperlambat permintaan. Harga eceran bensin AS saat ini rata-rata US$ 4,94 per galon, turun sekitar 10 sen dari puncaknya, menurut AAA.

Produsen minyak utama AS dan Menteri Energi AS Jennifer Granholm bertemu dalam agenda darurat mengenai masalah tersebut tanpa solusi konkret menurunkan harga, menurut sumber yang mengetahui diskusi tersebut. Namun kedua belah pihak sepakat untuk bekerja sama.

Perkiraan terbaru American Petroleum Institute, menurut sumber pasar, menunjukkan persediaan minyak mentah dan bensin AS naik minggu lalu. "Hal ini membebani harga," kata Yawger.

Persediaan minyak AS dijadwalkan akan dirilis pada Kamis tetapi masalah teknis akan menunda angka-angka itu hingga minggu depan, kata Administrasi Informasi Energi AS tanpa memberikan batas waktu yang spesifik.

OPEC dan negara-negara produsen sekutu termasuk Rusia kemungkinan akan tetap pada rencana mempercepat peningkatan produksi pada Agustus dengan harapan mengurangi harga minyak mentah dan inflasi. Di sisi lain Presiden AS Joe Biden berencana mengunjungi Arab Saudi.

OPEC+ sepakat pada pertemuan terakhirnya 2 Juni untuk meningkatkan produksi sebesar 648.000 barel per hari pada Juli, atau 7% dari permintaan global. Peningkatan yang sama akan dilakukan pada Agustus, naik dari rencana awal menambah 432.000 barel per hari per bulan, selama tiga bulan hingga September.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Erick Cari Investor, Pengamat: Garuda Jadi Global Player

Garuda Indonesia diyakini bakal menjadi global player di dunia penerbangan menyusul upaya Erick Thohir melakukan perombakan serta mencari investor.

EKONOMI | 7 Juli 2022

KSP Apresiasi Tingginya Minat Masyarakat Daftar MyPertamina

Uji coba penyaluran BBM subsidi jenis Pertalite melalui sistem MyPertamina dilakukan di 11 kota/kabupaten yang tersebar di lima provinsi.

EKONOMI | 7 Juli 2022

Perluas Distribusi dan Penjualan, Martina Berto Gandeng DNR

Martina Berto optimistis kerja sama dengan ZBRA dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis di general trade secara berkelanjutan.

EKONOMI | 7 Juli 2022

Airlangga Hartarto: Hubungan Perdagangan ASEAN-Italia Sangat Erat

“Perdagangan ASEAN-Italia hanya mengalami sedikit penurunan pada tahun 2020. Ini menunjukkan eratnya hubungan antara keduanya,” kata Airlangga.

EKONOMI | 7 Juli 2022

Pertemuan Sherpa Kedua Jadi Tahap Penyusunan Leaders Declaration G-20

Indonesia selaku Presidensi G-20 akan menggelar pertemuan sherpa kedua pada 9-13 Juli 2022 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

EKONOMI | 7 Juli 2022

SPI: Minyakita Tidak Serta-Merta Naikkan Harga TBS Petani

SPI ragu Minyakita dongkrak harga sawit. Harga TBS petani saat ini di bawah Rp 1.600 per kilogram, bahkan ada yang di bawah Rp 1.000 per kilogram.

EKONOMI | 7 Juli 2022

Ini Solusi Multipolar Technology untuk Automasi Proses Bisnis Perusahaan

PT Multipolar Technology Tbk mengembangkan solusi equipment information management system (EIMS) dan MailApp.

EKONOMI | 7 Juli 2022

Semester I, Summarecon Agung Capai 46% Target Marketing Sales

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) hingga semester pertama 2022 berhasil bukukan pra penjualan/marketing sales sebanyak Rp 2,3 triliun.

EKONOMI | 7 Juli 2022

OJK Minta Pelaku Jasa Keuangan Tingkatkan Perlindungan Konsumen

OJK meminta pelaku usaha jasa keuangan terus meningkatkan perlindungan konsumen melalui penguatan pengawasan market conduct (perilaku pasar)

EKONOMI | 7 Juli 2022

Semester I, Krakatau Steel Kantongi Pendapatan Rp 20,6 T

Melalui kenaikan penjualan dan produksi baja yang signifikan, pendapatan Krakatau Steel meningkat 29,8% menjadi Rp 20,6 triliun pada semester I 2022.

EKONOMI | 7 Juli 2022


TAG POPULER

# Pertalite


# Kepala RS Tewas Ditikam


# Timnas U-19


# Presidential Threshold


# Covid-19 di Jepang


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dukungan Ganjar sebagai Capres Menguat, Relawan Deklarasi di 3 Kota

Dukungan Ganjar sebagai Capres Menguat, Relawan Deklarasi di 3 Kota

NEWS | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings