Logo BeritaSatu

Menkeu: Baru Capai Rp 113,5 Triliun, Realisasi PEN Lambat

Jumat, 24 Juni 2022 | 08:54 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan realisasi anggaran program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) baru mencapai Rp 113,5 triliun per 17 Juni 2022. Angka ini menunjukkan penyerapan anggaran belum optimal sebab baru mencapai 29,7% dari pagu Rp 455,62 triliun.

“Realisasi PEN masih sangat lambat baru 24,9% dibandingkan padi rata-rata belanja pemerintah pusat dan Kementerian/Lembaga (K/L) yang di atas 33%,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam Konferensi Pers APBN Kita pada Kamis (24/6/2022).

Bila dilihat menurut klaster, anggaran ini terbagi dalam tiga klaster. Pertama, realisasi klaster penanganan kesehatan sebesar Rp 27,6 triliun atau 22,5% dari pagu Rp 122,54 triliun. Untuk penanganan kesehatan realisasi utamanya untuk pembayaran klaim dan insentif tenaga kesehatan (nakes), serta insentif perpajakan vaksin/alat kesehatan (alkes) dan penanganan Covid-19 melalui dana desa. Realisasi untuk klaim pasien sebesar Rp 20,3 triliun, insentif tenaga kesehatan sebesar Rp 2 triliun, pengadaan vaksin sebesar Rp 1,6 triliun, insentif perpajakan kesehatan Rp 1,2 triliun, dan dana desa untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 2,5 triliun. “Untuk kesehatan hanya 22,5% atau 27,6 triliun dari Rp 122,5 triliun,” imbuh Sri Mulyani.

Kedua, perlindungan masyarakat yang baru terealisasi Rp 57 triliun atau 36,9% dari pagu Rp 154,76 triliun. Pemerintah sudah menggunakan Rp 14,35 triliun untuk program keluarga harapan terhadap 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Berikutnya program kartu sembako sebesar Rp 18,9 triliun untuk 18,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng Rp 7,2 triliun terhadap 21,8 juta penerima disalurkan Kemensos, TNI, dan Polri; BLT desa sebesar Rp 10,9 triliun terhadap 7,26 juta keluarga; BT PKL WN Rp 1,3 triliun dan realisasi program Kartu Pra Kerja sebesar Rp 4,4 triliun untuk 1,23 juta peserta.

“Untuk perlindungan masyarakat relatif tinggi 36,9% seiring dengan pemerintah mencoba memberikan bantalan sosial lebih cepat dan lebih tinggi pada masyarakat di tengah guncangan harga-harga yang meningkat,” ucap Sri Mulyani.

Klaster ketiga penguatan pemulihan ekonomi yang baru dibelanjakan Rp 28,8 triliun atau 16,2% dari pagu Rp 178,32 triliun. Anggaran ini digunakan untuk program padat karya sebesar Rp 5,5 triliun; pariwisata dan ekonomi kreatif sebesar Rp 900 miliar; ketahanan pangan sebesar Rp 6 triliun; ICT sebesar Rp 1,6 triliun; kawasan industri sebesar Rp 600 miliar; dukungan UMKM sebesar Rp 8,23 triliun; dan insentif perpajakan sebesar Rp 6 triliun.

“Klaster pemulihan ekonomi masih sangat kecil yaitu Rp 28,8 triliun atau hanya 16,2% dari 178,32 triliun, ini menggambarkan bahwa sisi belanja masih belum perform,” pungkas Sri Mulyani.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bank Neo Targetkan Raup Laba Operasional Tahun Depan

PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) menargetkan bisa mengantongi laba operasional pada tahun 2023.

EKONOMI | 4 Juli 2022

BCA Dorong Generasi Muda Miliki Hard Skill dan Soft Skill

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendorong generasi muda berintegritas serta memiliki hard skill dan soft skill menghadapi era 4.0.

EKONOMI | 4 Juli 2022

Dinilai Sukses, Apindo Apresiasi Pencapaian Program PPS

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengapresiasi pencapaian Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang berakhir pada 30 Juni 2022.

EKONOMI | 4 Juli 2022

Tarif Kapitasi dan INA CBGs Akan Naik, Ini Pertimbangan Menkes

Menkes menegaskan, penyesuaian tarif kapitasi dan INA CBGs, menyusul rencana penerapan kelas rawat inap standar (KRIS).

EKONOMI | 4 Juli 2022

Pengusaha Minta DJP Perkuat Basis Data Pajak Hasil PPS

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap basis data wajib pajak menjadi lebih terukur setelah program pengungkapan sukarela (PPS) terlaksana.

EKONOMI | 4 Juli 2022

Iuran BPJS Kesehatan Bakal Ditinjau dari Uji Coba KRIS JKN

Besaran iuran BPJS Kesehatan akan disesuaikan seiring dengan implementasi kelas rawat inap standar pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

EKONOMI | 4 Juli 2022

Masuki Semester II, Angkasa Pura Supports Terus Lakukan Perubahan

Sebagai perusahaan yang bergerak pada layanan penyedia jasa, Angkasa Pura Supports menjadi penunjang kegiatan operasional bandar udara di 15 kota di Indonesia

EKONOMI | 4 Juli 2022

Beasiswa LPDP Tahap II Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Masyarakat dapat mendaftarkan diri pada berbagai kategori beasiswa LPDP yang telah disiapkan dari 4 Juli 2022 hingga 5 Agustus 2022.

EKONOMI | 4 Juli 2022

Finnet Gandeng Topindoku Majukan Digital Payment di Kalimantan

Finnet bekerja sama dengan n Topindo Solusi Komunika untuk layanan source of fund uang elektronik dan QRIS (Finpay Money).

EKONOMI | 4 Juli 2022

Penyaluran KUR BRI Diestimasi Serap 32,1 Juta Lapangan Kerja

Penyaluran KUR oleh BRI diestimasi dapat menyerap 32,1 juta lapangan kerja. Setiap akses KUR berpotensi meningkatkan penyerapan tenaga kerja sebanyak 3 orang.

EKONOMI | 4 Juli 2022


TAG POPULER

# Apriyani/Fadia Juara


# Elon Musk


# Yusuf Mansur


# Ahmad Dhani


# KM Setia Makmur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
3 Pekan Kasus Iko Uwais, Penyidik Belum Tetapkan Tersangka

3 Pekan Kasus Iko Uwais, Penyidik Belum Tetapkan Tersangka

NEWS | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings