Logo BeritaSatu

2022 Bukalapak Incar Pendapatan Melonjak Hingga 61%

Senin, 27 Juni 2022 | 08:18 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) menargetkan bisa meraup pendapatan sebesar Rp 2,7- Rp 3 triliun sepanjang 2022 atau naik 44%-61% dibandingkan 2021 sebesar Rp 1,87 triliun. Proyeksi tersebut masuk rentang taksiran konsensus para analis pada tahun 2022, di mana emiten perdagangan elektronik (e-commerce) itu diperkirakan bisa meraup pendapatan Rp 2,96 triliun atau naik 58% dibanding tahun 2021.

Perkiraan itu terlampir dalam bahan paparan publik PT Bukalapak.com yang akan dilaksanakan Rabu (29/6/2022) secara virtual seperti diunggah pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/6/2022) kemarin.

Adapun, Total Processing Value (TPV) diprediksi mencapai Rp 170 triliun-180 triliun atau naik 39%-47% dibandingkan tahun 2021 sebesar Rp 122,61 triliun. Rata-rata proyeksi konsensus analis mencapai Rp 170,36 triliun atau naik 39% yoy.

Sayangnya, perseroan memperkirakan masih mengalami rugi sebelum bunga, depresiasi, amortisasi dan pajak (EBITDA) sebesar Rp 1,4-Rp 1,5 triliun atau membengkak 1%-6% dibandingkan 2021 yang tercatat rugi sebelum pajak, bunga, amortisasi dan depresisasi Rp 1,41 triliun.

Sebelumnya, pada kuartal I 2022, Bukalapak membukukan adjusted earning before interest, taxes, depreciation, and amortization (adjusted EBITDA) minus Rp 372 miliar, di mana rasio adjusted EBITDA terhadap TPV menunjukkan peningkatan dari -1,2% menjadi -1,1%. Namun, Bukalapak berhasil membukukan laba operasional sebesar Rp 14,42 triliun atau meningkat drastis 4.497% dari rugi operasional Rp 328 miliar pada kuartal I-2021.

Hal itu terutama disebabkan oleh laba nilai investasi dari PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI). “Oleh karena itu, perseroan juga mencatat laba bersih sebesar Rp 14,54 triliun atau meningkat sebesar 4.593% dari rugi bersih Rp 324 miliar,” ujar manajemen.

Di samping peningkatan efisiensi yang diiringi pertumbuhan kuat, Bukalapak memiliki permodalan dengan posisi kas perseroan sebesar Rp 20 triliun pada akhir bulan Maret 2022.

Adapun,TPV selama kuartal I 2022 tumbuh 25% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menjadi Rp 34,1 triliun. Pertumbuhan TPV perseroan didukung oleh peningkatan jumlah transaksi sebesar 34%. Di mana, 74% TPV berasal dari luar daerah Tier 1 di Indonesia, di mana penetrasi all-commerce dan tren digitalisasi warung serta toko ritel tradisional terus menunjukan pertumbuhan yang kuat.

Mitra Bukalapak merupakan penggerak utama pertumbuhan perseroan, di mana TPV Mitra bertambah 78% menjadi Rp 17,3 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kontribusi Mitra terhadap TPV meningkat dari 35% menjadi 51% pada kuartal I 2022. Pertumbuhan Mitra ini didukung oleh berkembangnya variasi produk dan jasa yang ditawarkan oleh Bukalapak kepada para Mitra. Pada akhir bulan Maret 2022, jumlah Mitra yang telah terdaftar mencapai 13,1 juta, meningkat dari 11,8 juta pada akhir Desember 2021.

Alhasil, pendapatan Bukalapak tumbuh sebesar 86% menjadi Rp 788 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya, sementara itu pendapatan Mitra meningkat sebesar 227% menjadi Rp 472 miliar, atau naik sebesar 47%. Kontribusi Mitra Bukalapak terhadap pendapatan perseroan menunjukkan peningkatan dari 34% menjadi 60%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rangkul Startup, Mandiri Capital Luncurkan Program Xponent

PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) meluncurkan program Xponent sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem digital di tanah air.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

BLT Jadi Katalis Positif Tingkat Kepuasan untuk Jokowi

BLT ke masyarakat kecil di tengah kenaikan harga BBM memberikan memberikan katalis positif terhadap peningkatan kepuasan bagi Jokowi.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Askrindo Pangkas Portofolio Produk Asuransi Kredit

PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) mulai menghentikan pemasaran produk asuransi kredit konsumtif sejak 2021.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Centratama Borong 397 Menara PTAC Senilai Rp 1,17 Triliun

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) mengakuisisi 397 menara telekomunikasi PT Anugerah Communication (PTAC) senilai Rp 1,17 triliun.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Pasar Kripto Perlahan Mulai Bangkit Menuju Zona Hijau

Pergerakan pasar kripto mengikuti performa apik di indeks saham AS, yang mulai bangkit kembali melaju ke zona hijau.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Sektor Teknologi Penopang Kenaikan IHSG ke7.065 di Sesi I

Volume perdagangan IHSG hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 150,4 miliar saham senilai Rp 7,6 triliun.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Tingkatkan Produksi, Dewi Shri Bangun Peternakan Baru

PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI) sedang mempersiapkan pembangunan peternakan kedua di Kabupaten Cianjur.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

SIG Berpartisipasi dalam Penataan Trotoar Ramah Lingkungan

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) atau SIG berpartisipasi pada pembangunan trotoar ramah lingkungan dengan mengaplikasikan produk beton perusahaan.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

Program Kartu Prakerja Berlanjut di 2023, Skema Berubah

Program Kartu Prakerja akan lebih fokus pada peningkatan kompetensi angkatan kerja sebagaimana konsep awal program ini.

EKONOMI | 4 Oktober 2022

55 Menit Perdagangan, Rupiah Berada di Level Rp 15.302

Transaksi mata uang Garuda atau rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 15.281- Rp 15.312 per dolar AS.

EKONOMI | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Masyarakat Papua Diharapkan Tinggalkan Kediaman Lukas Enembe

Masyarakat Papua Diharapkan Tinggalkan Kediaman Lukas Enembe

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings