Logo BeritaSatu

Aman! Tidak Ada PHK Akibat Pandemi dan Digitalisasi di BRI

Rabu, 29 Juni 2022 | 14:51 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI menyatakan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak pandemi virus corona (Covid-19). BRI juga tidak akan melakukan PHK sebagai dampak dari digitalisasi industri perbankan.

“Tidak ada PHK karena pandemi, tidak ada PHK karena digitalisasi perbankan, terutama pegawai tetap. Korban dari digitalisasi ini akan jadi penyuluh digital,” kata Direktur Utama BRI Sunarso dalam acara 30 Minutes di BeritaSatu TV, Rabu (29/6/2022).

Sunarso mengatakan, digitalisasi di BRI adalah suatu kebutuhan sebagai bagian dari adaptasi atas segala perubahan. Namun BRI yang titahnya fokus pada UMKM tidak akan meninggalkan konvensional, apalagi nasabah BRI banyak yang tinggal di pelosok pedesaan. Untuk itu, BRI lebih mengedepankan konsep hybrid antara digital dan konvensional.

Transaksi konvensional sebut Sunarso saat ini tinggal hanya 3%. Sedangkan, sisanya 96,7% sudah transaksi digital baik e-channel maupun mobile banking. Meski begitu, kembali ia menegaskan bahwa BRI tidak bisa 100% menjadi bank yang fully digital di tahun ini.

“Bagi BRI tidak memungkinkan untuk fully digital hari ini, tetapi kita siapkan di beberapa tahun ke depan, tanpa meninggalkan konvensional karena masih dibutuhkan," ungkapnya.

Bahkan, menurutnya BRI yang saat ini memiliki 120.000 karyawan dan 530.000 agen BRI Link ini masih dibutuhkan kehadiran kantor fisiknya, termasuk di ibukota sekalipun.

Oleh karena itu, untuk pegawai tetap, Sunarso mengatakan, BRI tidak akan melakukan PHK dan mendorong pegawai yang pekerjaannya diambil alih oleh komputer untuk menjadi penyuluh digital sekaligus marketing. Apalagi, tugas penyuluh digital tidak mudah. Setidaknya ada tiga tugas penyuluh digital yang dipetakan oleh BRI, yaitu mengajari masyarakat membuka rekening digital, mengajari masyarakat bertransaksi digital, dan memastikan dan mewanti-wanti masyarakat berhati-hati terhadap kejahatan digital.

"Mengajari dan mewanti-wanti masyarakat terhadap kejahatan digital, seperti skimming dan rekayasa lainnya. Ini bukan hanya bicara, kami sedang membuat sistemnya," tegas Sunarso.

Sebelumnya, Sunarso mengungkapkan ada dua tujuan dalam melakukan transformasi digital sejak 2016. Kedua tujuan ini ditetapkan BRI demi mendapat diversifikasi pemasukan, manajemen risiko yang lebih baik, dan memperkuat basis nasabah perseroan.

Adapun, kedua tujuan transformasi digital yang dilakukan BRI adalah efisiensi dan digitalisasi model bisnis untuk membuat model bisnis dan value baru. Transformasi digital BRI tersebut diberi nama BRIVolution 2.0, meneruskan transformasi BRIVolution 1.0 yang dimulai pada 2016 lalu.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

SKK Migas Ajak Investasi, ADPMET Keluhkan Kendala Dana

Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET) mengeluhkan keterbatasan dana daerah untuk menyambut investasi di sektor migas.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Inflasi September 2022 Tertinggi Sejak Desember 2014

Jika dilihat penyumbang inflasi September 2022 ini dari kenaikan bensin, tarif angkutan dalam kota.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Investor Daily Summit Bangun Optimisme di Tengah Ketidakpastian

Investor Daily Summit (IDS) 2022 yang mengusung tema “Optimism in Uncertainty” akan digelar di Jakarta Convention Center, pada 11-12 Oktober 2022.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Inflasi September 1,17%, Ini Komoditas Penyumbangnya

Inflasi September 2022 ini terjadi karena kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Jokowi: Jangan Pabrik Kelihatan Tinggi, tetapi Lingkungan Sekitar Miskin

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan perusahaan besar harus dapat memperhatikan dan membina usaha kecil yang ada di sekitar pabrik.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Presiden Jokowi Kagum Impor Jagung Menurun Tajam

Presiden Jokowi mengungkapkan kekagumannya melihat impor jagung di Tanah Air mengalami penurunan yang cukup tajam selama 7 tahun terakhir ini.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Hadapi Krisis Global, Jokowi: Kuncinya Kompak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kekompakan merupakan kunci untuk menghadapi krisis global dalam sektor keuangan, pangan maupun energi.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Resesi Mengancam, Pasar Modal Diyakini Tetap Menjanjikan

Pasar modal Indonesia dinilai tetap menjanjikan dan masih kuat meski dibayang-bayangi awan kelabu resesi ekonomi global.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Industri Asuransi Didorong Sebar Risiko Domestik ke Luar Negeri

Berbagai risiko yang diserap industri asuransi nasional untuk wilayah Indonesia belum banyak disebar ke luar negeri.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Modern Hub Lengkapi Fasilitas Lifestyle di Kota Modern

PT Modernland Realty Tbk resmi meluncurkan Modern Hub, pusat kuliner dan belanja paling hype di dalam Kota Modern, Tangerang.

EKONOMI | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
SKK Migas Ajak Investasi, ADPMET Keluhkan Kendala Dana

SKK Migas Ajak Investasi, ADPMET Keluhkan Kendala Dana

EKONOMI | 15 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings