Logo BeritaSatu

Logam Bangun Setia Gelar Akad Massal Rumah Subsidi

Jumat, 1 Juli 2022 | 20:31 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Bekasi, Beritasatu.com - Perumahan Logam Bangun Setia 2 (LBS 2) yang dikembangkan oleh PT Saipul Putra Sakti, menggandeng Bank DKI untuk mempermudah konsumen miliki rumah subsidi dengan skema KPR FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).

Setelah menggandeng Bank DKI, PT Saipul Putra Sakti langsung menggelar akad kredit massal diikuti oleh 30 konsumen yang diadakan di Ballroom Marketing Gallery Logam Bangun Setia 2, Cibitung, Bekasi, Jawa Barat.

CEO Imanan Holding sekaligus Komisaris PT Saipul Putra Sakti, Firman Budiman menjelaskan, KPR FLPP diberikan untuk MBR yang berpenghasilan tetap atau karyawan swasta.

“Kegiatan proses akad kredit ini merupakan komitmen kami selaku developer kepada konsumen yang sudah memilih dan memesan unit rumah di Perumahan Logam Bangun Setia 2 yang memanfaatkan fasilitas KPR FLPP melalui Bank DKI,” kata Firman dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/7/2022).

Logam Bangun Setia Gelar Akad Massal Rumah Subsidi
Perumahan Logam Bangun Setia 2

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) ini menambahkan, Logam Bangun Setia 2, sejak tahun 2019 menempati posisi 3 terbanyak kontribusi realisasi nasional untuk penyaluran kredit rumah subsidi, dengan rata-rata realisasi sebanyak 1500 unit per tahunnya.

Memiliki luas mencapai 150 hektare, saat ini di LBS 2 telah membangun 6.000 unit rumah. Rencananya dalam waktu dekat akan ada pengembangan lahan dan jalan akses baru menuju jalan tol Cibitung-Marunda dengan akses pintu tol Tambun Utara.

“Tentu sangat menguntungkan, tentunya bagi konsumen Logam Bangun Setia karena jaraknya hanya 3 kilometer dari proyek kita (LBS 2). Jadi konsumen rumah subsidi dapat dengan mudah menjangkau mobilisasi dari tempat kerja ke rumah atau sebaliknya sehingga sangat efisien waktu bagi MBR,” kata Firman.

Baca selanjutnya
Selain itu, dengan berkembangnya kawasan Cibitung dan untuk merespon kebutuhan pasar, ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Utang Tembus Rp 7.496 T, Kemenkeu Pastikan Masih Terkendali

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut utang pemerintah hingga Oktober 2022 tercatat Rp 7.496,70 triliun atau naik Rp 76,23 triliun dari bulan sebelumnya.

EKONOMI | 29 November 2022

Kinerja Pasar Modal Membaik Ditopang Perlindungan Investor

Kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia semakin kuat sejalan langkah OJK dalam menerbitkan regulasi.

EKONOMI | 29 November 2022

Rupiah Terkoreksi Saat Mata Uang Asia di Zona Positif

Rupiah pukul 09.52 WIB di pasar spot exchange berada di level Rp 15.733 per dolar AS atau melemah 11,0 poin (0,07%) dibandingkan perdagangan sebelumnya.

EKONOMI | 29 November 2022

Awal Perdagangan, IHSG Terkena Aksi Jual Masuk ke Zona Merah

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka turun tipis 0,29 poin (0,00%) di posisi 7.017,06 pada awal perdagangan sesi I, Selasa (29/11/2022).

EKONOMI | 29 November 2022

Urus Film Horor hingga Kawasan Industri, Ini yang Dilakukan Danareksa Sekarang

Sejak diberi mandat sebagai BUMN transformasi, Danareksa bertugas menyehatkan BUMN sakit seperti Balai Pustaka hingga scaling up BUMN-BUMN lain.

EKONOMI | 29 November 2022

Mentan Yakin Produksi Beras Bisa Penuhi Kebutuhan Nasional

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo meyakini produksi beras lokal mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

EKONOMI | 29 November 2022

Buwas Beberkan Hal yang Harus Dibenahi agar Polemik Beras Tidak Terulang

Dirut Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas menyampaikan, hal yang perlu dibenahi agar polemik impor beras tidak lagi terjadi di kemudian hari.

EKONOMI | 29 November 2022

Kejar Target Penjualan, Emdeki Utama Fokus Pasar Domestik

Produsen kalsium karbida atau karbit, PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) tahun ini lebih berkonsentrasi di pasar domestik untuk mencapai target penjualan 22.006 ton.

EKONOMI | 29 November 2022

Gubernur Edy Tetapkan UMP Sumatera Utara 2023 Naik 7,45%

Pemprov Sumut resmi menetapkan upah minimum provinsi atau UMP Sumatera Utara 2023 naik 7,45% atau menjadi Rp 2.710.493,93. Senin (28/11/2022). 

EKONOMI | 29 November 2022

Dedi Mulyadi Beri Catatan jika Impor Beras Dilakukan

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi memberi catatan khusus jika nantinya impor beras menjadi opsi yang diambil untuk memenuhi cadangan beras pemerintah 

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Utang Tembus Rp 7.496 T, Kemenkeu Pastikan Masih Terkendali

Utang Tembus Rp 7.496 T, Kemenkeu Pastikan Masih Terkendali

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE