Logo BeritaSatu

Program Makmur Petrokimia Gresik dan PTPN X Tingkatkan Hasil Petani Tebu Kediri

Sabtu, 2 Juli 2022 | 12:31 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Kediri, Beritasatu.com- Program Makmur kolaborasi antara PT Petrokimia Gresik dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X berhasil meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani tebu di Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dalam acara Panen dan Tanam Demonstration Plot (Demplot) Program Makmur, Jumat (1/7/2022).

Advertisement

“Hasil produktivitas tebu naik dari sebelumnya 116,5 ton per hektare menjadi 159,7 ton per hektare (37 persen). Ini merupakan capaian yang sangat berarti untuk membantu meningkatkan pendapatan petani tebu yang juga naik dari Rp 25,8 juta per hektare menjadi Rp 46,5 juta per hektar,” ungkap Dwi Satriyo.

Tahun ini, Petrokimia Gresik mendapatkan tugas merealisasikan Program Makmur dari Pupuk Indonesia di lahan seluas 85.000 Ha yang terbagi di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta, Jawa Timur, Bali Nusa, Sumatera dan Kalimantan. Sementara hingga Juni 2022 realisasinya mencapai 57.820 Ha atau 68 persen dari target dengan melibatkan 31.740 petani.

Untuk komoditas tebu, realisasi yang dicapai Petrokimia Gresik mencapai 34.894 Ha, dan menjadi komoditas terbesar. Realisasi tersebut salah satunya berhasil dicapai melalui kerja sama dengan PTPN X, seperti di Kediri ini.

Selain PTPN, program Makmur di Kediri ini juga melibatkan sejumlah stakeholder penting lainnya, seperti Pemerintah Kabupaten Kediri, Bank BNI, RNI dan sebagainya. Dengan demikian, program Makmur ini menjadi kolaborasi di antara perusahaan BUMN, sekaligus ekosistem yang saling terintegrasi dan berkelanjutan yang melibatkan stakeholder pada hulu dan hilir bidang usaha pertanian.

Program Makmur Petrokimia Gresik dan PTPN X Tingkatkan Hasil Petani Tebu Kediri
Program Makmur dari PT Petrokimia Gresik dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X melakukan tanam bersama demplot tebu menggunakan produk pupuk baru Petrokimia Gresik yaitu ZA Plus, Petroganik Premium, dan NPK Petrocane.

“Sebagai bagian dari Pupuk Indonesia dan BUMN, Petrokimia akan terus mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani, khususnya di masa kebangkitan ekonomi nasional pasca pandemi seperti sekarang ini,” ujarnya.'

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Gusrizal menyebutkan bahwa pada tahun 2022 Pupuk Indonesia memiliki target program Makmur pada lahan seluas 250.000 hektar untuk semua komoditas. Hingga Mei 2022, program Makmur telah terlaksana di atas lahan seluas 104.108 hektare dengan jumlah petani yang mengikutinya sebanyak 66.474 orang.

Melalui Program Makmur, Pupuk Indonesia dan anak usahanya memastikan ketersediaan pupuk non-subsidi di tingkat distributor dan kios, serta turut mengawal budidaya pertanian.

“Pastinya dalam perjalanan Program Makmur ini menghadapi berbagai tantangan, namun syukur Alhamdulillah pada hari ini kita dapat melakukan panen dan sekaligus menanam tebu, hal ini dilakukan untuk mendukung peningkatan produksi gula nasional yang merupakan salah satu komoditi pangan strategis,” jelas Gusrizal.

Sementara itu, Direktur PTPN X, Tuhu Bangun menyampaikan bahwa Program Makmur merupakan solusi bagi petani tebu yang saat ini kebutuhannya belum tercukupi dari pupuk bersubsidi. PTPN X pun mendukung pelaksanaan Program Makmur khususnya pada komoditas tebu yang saat ini sedang didorong produksinya untuk dapat mencapai swasembada gula nasional.

“Program Makmur sangat membantu petani memperoleh pupuk tepat waktu sehingga permasalahan pupuk yang dihadapi petani tebu bisa teratasi,” ungkapnya.

Selain panen, pada kesempatan yang sama juga dilakukan tanam bersama demplot tebu menggunakan produk pupuk baru Petrokimia Gresik yaitu ZA Plus, Petroganik Premium, dan NPK Petrocane.

ZA Plus merupakan produk non-subsidi baru dari Petrokimia Gresik, yaitu pupuk ZA yang diperkaya dengan tambahan unsur hara mikro yaitu Zinc sebesar 1.000 ppm. Sedangkan, pupuk NPK Petrocane adalah pupuk NPK spesifik untuk komoditi tebu dengan formula NPK 15-10-15 yang diharapkan dapat menjadi solusi dan andalan petani tebu untuk peningkatan produksi, produktivitas dan rendemen.

“Program Makmur sekaligus menjadi media edukasi bagi kami untuk petani agar mereka tidak tergantung dengan pupuk subsidi. Kita telah buktikan bersama jika penggunaan pupuk non-subsidi yang berkualitas dari kami mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani,” timpal Dwi Satriyo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dukung EBT, Gerai KFC Jalan Panjang Manfaatkan PLTS Atap

PLTS Atap dan SPKLU yang berada di Gerai KFC Jalan Panjang merupakan hasil kerja sama PT FFI dengan PT Agra Surya Energy dan PT PLN (Persero).

EKONOMI | 11 Agustus 2022

Pangkas Emisi Karbon, APL Manfaatkan Teknologi Panel Surya

Perusahaan penyedia jasa layanan bidang kesehatan, PT Anugerah Pharmindo Lestari (APL) meresmikan pemasangan panel surya kedua di Kota Medan, Sumatera Utara.

EKONOMI | 11 Agustus 2022

Wamendag Optimistis Ekspor Indonesia Tembus US$ 40 Miliar

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga optimistis kinerja ekspor Indonesia hingga akhir tahun 2022 akan mencapai lebih dari US$ 40 miliar.

EKONOMI | 11 Agustus 2022

Kinerja Positif, IFG Raih Peringkat idAAA dari Pefindo

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan rating idAAA (triple A, stable outlook) kepada Indonesia Financial Group (IFG).

EKONOMI | 11 Agustus 2022

Bantu Kembangkan Usaha, Ini Empat Solusi Desty Commerce

Desty Commerce menyediakan empat layanan utama untuk membantu merchant mengembangkan bisnis.

EKONOMI | 11 Agustus 2022

Pengendalian Inflasi, Pemerintah Diminta Jaga Stabilitas Harga

Kenaikan harga makanan dan energi mengerek inflasi bergerak naik, bahkan sampai kisaran yang anomali bagi inflasi pangan.

EKONOMI | 11 Agustus 2022

Anggaran PC PEN Baru Terserap 36,9%, Ini Kata Sri Mulyani

"Karena tahun ini pemulihan ekonomi sudah berjalan dan penanganan covid-19 makin baik, jadi realisasi PC-PEN agak tertahan,” ucap Sri Mulyani.

EKONOMI | 11 Agustus 2022

Kearifan Lokal Bisa Diandalkan untuk Atasi Krisis Iklim

Juru Bicara G-20 Maudy Ayunda menegaskan, salah satu cara yang paling tepat untuk mengatasi krisis iklim adalah melalui local wisdom atau kearifan lokal.

EKONOMI | 11 Agustus 2022

Solusi Digital Jadikan UMKM Tahan Menghadapi Gejolak Ekonomi

Teknologi digital diyakini akan terus menjadi kunci pertumbuhan UMKM di tengah pemulihan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 11 Agustus 2022

Lewat Edukasi, Noid Studio Dukung Industri Clothing Lokal

Noid Studio mendukung industri clothing atau busana lokal dengan memberikan edukasi terhadap terhadap bisnis fashion tersebut.

EKONOMI | 11 Agustus 2022


TAG POPULER

# Puan Maharani


# Pohon Koka


# Brigadir J


# Ferdy Sambo


# Mahfud MD


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Barcelona Terancam Kehilangan Kessie dan Christensen

Barcelona Terancam Kehilangan Kessie dan Christensen

BOLA | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings