Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

APPBI Tegaskan Pusat Perbelanjaan Tetap Patuhi Prokes

Selasa, 5 Juli 2022 | 14:07 WIB
Oleh : Herman / JEM
Ilustrasi mal.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja menegaskan, pusat perbelanjaan selama ini tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, meskipun pemerintah sudah memberlakukan banyak pelonggaran terhadap fasilitas masyarakat lainnya seperti transportasi masal.

"Sampai dengan saat ini di pusat perbelanjaan masih diberlakukan dua protokol Covid-19 yaitu protokol wajib vaksinasi yang pemeriksaannya dilakukan melalui PeduliLindungi, dan protokol kesehatan yang sudah diberlakukan sejak awal pandemi seperti wajib masker, pemeriksaan suhu badan, cuci tangan, jaga jarak dan lain sebagainya," kata Alphonzus Widjaja kepada Beritasatu.com, Selasa (5/7/2022).

Alphonzus menambahkan, APPBI secara periodik dan berkala juga akan terus mengingatkan semua anggota pusat perbelanjaan untuk selalu memberlakukan dan menerapkan protokol wajib vaksinasi dan protokol kesehatan secara ketat, disiplin dan konsisten.

Di kesempatan sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Airlangga Hartaro mengungkapkan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi sudah mulai kendor di sejumlah mal atau pusat perbelanjaan.

“Kita lihat di beberapa mal tidak seketat sebelumnya. Jadi saya monitor di beberapa mal dan beberapa kegiatan itu aplikasinya, bar code-nya ada, tapi banyak pengunjung yang masuk tanpa scan,” kata Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan pers seusai menghadiri rapat evaluasi PPKM di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (4/7/2022).

Temuan ini menjadi catatan bagi pemerintah. Karenanya, pemerintah tetap ingin kebijakan scan bar code PeduliLindungi saat masuk ke dalam mal, restoran, sekolah, bioskop atau pusat keramaian tetap dilakukan dan diperketat. Begitu juga dengan penggunaan masker tetap dilakukan bila masyarakat berinteraksi dengan jarak dekat.

"Satgas juga sudah mengeluarkan surat edaran untuk kegiatan keramaian wajib dosis ketiga. Bapak presiden mengingatkan bahwa aplikasi PeduliLindungi di berbagai tempat untuk terus diperketat. Jadi tidak boleh kendor. Karena beberapa tempat termonitor agak kendor,” ujar Airlangga Hartarto.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

TERKINI