Logo BeritaSatu

Ancaman Inflasi, Pemerintah dan BI Perlu Perkuat Koordinasi dan Komunikasi

Sabtu, 9 Juli 2022 | 00:07 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Lonjakan inflasi yang terjadi di negara-negara Asia belakangan ini memaksa para pemerintah berpikir keras untuk mengambil langkah-langkah strategis. Pasalnya, lonjakan inflasi yang dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina membawa efek domino pada rantai pasokan yang masih terganggu karena pandemi.

Hal ini juga membuat bank sentral bertindak agresif untuk mengetatkan kebijakan moneternya dan meningkatkan kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Berbagai upaya telah dilakukan oleh negara - negara di Asia untuk menekan laju inflasi.

Menurut Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, inflasi Indonesia pada Juni 2022 yang tercatat 4,35% masih tergolong moderat dibandingkan negara lain. Meskipun inflasi pada bulan Juni 2022 ini merupakan yang tertinggi sejak Juni 2017, yang mana pada waktu itu berada di level 4,37% YoY.

Febrio Kacaribu juga menambahkan, melalui instrumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pemerintah berhasil meredam tingginya tekanan inflasi global, sehingga daya beli masyarakat serta momentum pemulihan ekonomi nasional masih tetap dapat dijaga.

Johanna Gani, CEO Grant Thornton Indonesia mengatakan, seperti negara-negara lainnya, banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya inflasi di Indonesia, antara lain adanya pengaruh global seperti situasi perang Rusia - Ukraina yang telah menyulut kenaikan harga komoditas.

'Meskipun demikian, inflasi di Indonesia masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia lainnya," ujar Johanna dalam keterangannya, Jumat (8/7/2022).

Inflasi tersebut dikatakan Johanna juga telah menyebabkan kenaikan harga pangan dalam negeri seperti minyak goreng, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan telur ayam.

"Hal ini tentunya akan mengganggu proses pemulihan ekonomi terutama terhadap konsumsi rumah tangga,” sambung Johanna.

“Oleh sebab itu, pemerintah dan BI perlu memperkuat koordinasi dan komunikasi terutama terkait dengan rencana penyesuaian harga yang diatur pemerintah, sehingga dapat mengatur kebijakan moneter dan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Pemerintah juga perlu melakukan stabilisasi harga pangan dengan memastikan pasokannya terutama harga minyak goreng, sehingga diharapkan tekanan inflasi tidak meningkat signifikan dan masih dapat terkendali,” tutup Johanna.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

500 Pakar dan Praktisi Diajak Majukan Ekonomi Digital Indonesia

Dentsu Indonesia menyebut potensi ekonomi digital Indonesia sangat besar dan diprediksi bisa tumbuh secara eksponensial

EKONOMI | 30 September 2022

WIR Asia Optimistis Laba Bersih Melesat 87% di Akhir 2022

Perusahaan teknologi, PT WIR Asia Tbk (WIRG) atau WIR Group memproyeksikan mengantongi laba bersih Rp 45,9 miliar sampai akhir 2022, naik 87%.

EKONOMI | 30 September 2022

World Bank Sebut Warga Miskin Bertambah 13 Juta, DTKS Diubah?

Akibat perubahan batas garis kemiskinan World Bank membuat warga miskin di Indonesia bertambah.

EKONOMI | 30 September 2022

Bantuan Subsidi Upah Dinilai Lambat, Ini Penyebabnya

Bantuan subsidi upah lambat penyalurannya karena harus melalui proses verifikasi sehingga pihak penerima tepat sasaran.

EKONOMI | 30 September 2022

Sri Mulyani Teriakan Slogan NasDem dan Demokrat, Kemenkeu Buka Suara

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati sempat meneriakkan slogan NasDem dan Demokrat, apa maksudnya?

EKONOMI | 30 September 2022

Pengamat: BLT Bantu Ekonomi Masyarakat Kelompok Rentan

Keputusan Presiden Jokowi memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat rentan dipandang sebagai langkah yang tepat.

EKONOMI | 30 September 2022

Gandeng Asparindo, KEK Morotai Bangun Pusat Industri Laut

Kawasan industri kelautan mencakup pengolahan, perdagangan, budidaya, pemasaran, serta pelatihan peningkatan SDM di KEK Morotai.

EKONOMI | 30 September 2022

Waskita Divestasi Tol Semarang-Batang Rp 3,8 T ke Hong Kong

PT Waskita Toll Road (WTR) mendivestasi (melepas) sebanyak 40% saham atau setara Rp 3,8 triliun kepemilikannya di PT Jasamarga Semarang Batang (JSB).

EKONOMI | 30 September 2022

Askrindo Raih Penghargaan Stellar Workplace Award 2022

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo meraih penghargaan dalam Stellar Workplace Award 2022, Kamis (29/9/2022).

EKONOMI | 30 September 2022

Bansos Kartu Sembako dan PKH Cair Lagi Pekan Depan

Pemerintah akan mencairkan kembali bantuan sosial (bansos) kartu sembako dan bansos program keluarga harapan (PKH) mulai Oktober 2022.

EKONOMI | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Xurya Bantu Perusahan Beralih ke Energi Ramah Lingkungan

Xurya Bantu Perusahan Beralih ke Energi Ramah Lingkungan

EKONOMI | 10 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings