Logo BeritaSatu

Forum Dialog B20-G20 Bahas Pembiayaan Berkelanjutan

Kamis, 14 Juli 2022 | 15:19 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- B20 Finance & Infrastructure Task Force menggelar forum dialog B20-G20 Indonesia yang membahas pembiayaan berkelanjutan demi pemulihan global di Bali, Kamis (14/7/2022). Dialog bersama ini mengambil tema “Building Coalitions to Enable Greener and Smarter Infrastructure Development at Scale” yang menekankan pada pembiayaan berkelanjutan demi pemulihan global.

Sesudah acara bersama B20 Finance & Infrastructure Task Force, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari seluruh negara anggota G-20 juga akan bertemu secara terpisah di Bali pada 15-16 Juli 2022.

Dialog B20-G20 Indonesia diinisiasi oleh B20 Finance & Infrastructure Task Force bersama dengan PwC Indonesia sebagai Knowledge Partner. Sesi ini dimulai dengan opening remarks dari Chair of B20 Finance & Infrastructure Task Force/CEO Indonesia Investment Authority (INA) Dr. Ridha Wirakusumah, dilanjutkan dengan sambutan dari Chair of B20 Indonesia Shinta Kamdani, dan Chairman of Indonesian Chamber of Commerce and Industry (KADIN) Arsjad Rasjid.

Selain itu, acara ini juga mendatangkan beberapa menteri kabinet dan perwakilan kementerian, antara lain Menteri Bappenas RI Suharso Monoarfa, Menteri ESDM RI Arifin Tasrif, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Wakil Menkeu RI Suahasil Nazara serta Deputy of Economic Affairs Bappenas, Ministry of National Development Planning of Indonesia Amalia Adininggar Widyasanti.

Gubernur BI Perry Warjiyo, Managing Director of Development Policy and Partnerships World Bank Mari Elka Pangestu dan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan RI Luky Alfirman serta Deputy Chair Finance & Infrastructure Task Force/Deputy CEO Indonesia Investment Authority (INA) Arief Budiman turut pula hadir dalam forum ini.

Chair of B20 Indonesia Shinta Kamdani mengatakan tujuan dari acara ini adalah untuk mengkomunikasikan dan mendiskusikan rekomendasi kebijakan yang telah dihasilkan B20 Finance & Infrastructure Task Force dan bagaimana mengimplementasikan rekomendasi tersebut untuk menghasilkan dampak yang lebih besar.

“Pandemi Covid-19 telah memengaruhi investasi pemerintah dan sektor swasta untuk pengembangan infrastruktur sekaligus terhadap akses pembiayaan. Untuk itu, dalam pertemuan ini para pebisnis, menkeu dan gubernur bank sentral harus berkomitmen untuk berkolaborasi mengupayakan peningkatan sumber pembiayaan untuk infrastruktur dengan cara yang berkelanjutan, inklusif, mudah diakses dan terjangkau,” jelas Shinta, Rabu (13/7/2022).

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KADIN Indonesia Arsjad Rasjid menyetujui langkah revitalisasi pembiayaan dan infrastruktur global yang berkelanjutan, inklusif, mudah diakses dan terjangkau perlu diakselerasi dengan keterlibatan sektor swasta untuk mendukung investasi publik dan lembaga keuangan internasional.

“Hal ini sejalan dengan G20 Roadmap to Infrastructure. Mobilisasi investasi infrastruktur juga dilakukan untuk meningkatkan inklusi sosial dan mengatasi kesenjangan antar wilayah. Dalam rangka mendukung inisiatif tersebut, lembaga keuangan internasional perlu memfasilitasi melalui penyediaan trust fund guna membantu negara miskin dan berkembang,” jelas Arsjad.

Dalam kesempatan ini, Chair Finance & Infrastructure Task Force/CEO Indonesia Investment Authority (INA) Dr. Ridha Wirakusumah menyampaikan bahwa selama 10 bulan ini, gugus tugas Finance & Infrastructure yang terdiri dari 115 anggota dari 25 negara, telah merumuskan empat butir rekomendasi kebijakan yang didiskusikan bersama pada acara B20-G20 Dialogue. Rumusan final rekomendasi selanjutnya akan diajukan dalam KTT G--20.

Empat rekomendasi yang dirumuskan adalah, pertama, meningkatkan akses ke sumber pembiayaan yang terjangkau dan sesuai. Kedua, mendorong kolaborasi antar negara untuk mempercepat transisi yang adil menuju net-zero -yakni jumlah emisi karbon yang dilepaskan ke atmosfer, tidak melebihi jumlah emisi yang mampu diserap oleh bumi.

Rekomendasi ketiga, mempercepat pengembangan dan adopsi infrastruktur digital dan cerdas serta yang keempat, memperbaiki regulasi jasa keuangan global untuk mencapai keseimbangan yang lebih baik antara pertumbuhan ekonomi, produktivitas dan stabilitas.

Keempat rekomendasi dari gugus tugas Finance & Infrastructure berangkat dari fakta bahwa saat ini masih terdapat sebuah kesenjangan infrastruktur, perbedaan yang signifikan antara perkiraan kebutuhan infrastruktur dan realisasi penyediaan infrastruktur.

Sebagian besar hal tersebut disebabkan oleh kurangnya pendanaan pemerintah dan ketidaktersediaan pembiayaan swasta untuk mengisi kesenjangan yang ada. Kesenjangan infrastruktur yang semakin besar ini, juga diperparah oleh pandemi Covid-19.

Diperkirakan, kesenjangan infrastruktur secara kumulatif akan mencapai US$$ 10,6 triliun pada tahun 2040 di negara-negara G-20 dan US$ 15 triliun di seluruh dunia. Keadaan ini lebih signifikan terlihat pada negara-negara berkembang, seperti Indonesia.

Inti dari forum dialog ini adalah sesi panel di mana Co-Chairs dari B20 Finance and Infrastructure Task Force yang mewakili perusahaan multinasional terkemuka, bersama dengan perwakilan pemerintah Indonesia akan berbagi pemikiran mereka tentang sorotan utama dari setiap rekomendasi. Sesi panel ini merupakan dialog yang terbuka bagi publik. Masyarakat yang ingin mengikuti forum ini bisa mendaftarkan diri melalui tautan ini https://bit.ly/B20G20FinaInfraTF-ONLINE

Sesi diskusi panel pertama, dimoderasikan oleh Radju Munusamy selaku Finance and Infrastructure Task Force Policy Manager dan Partner di PwC Indonesia, yang membahas empat tema rekomendasi tersebut. Panel pertama diisi oleh Vice Chairman, ASEAN & President Commissioner, Indonesia Standard Chartered, Task Force Deputy Co-Chair Rino Donosepoetro; Head of Fiscal Policy Agency Ministry of Finance Indonesia Febrio Kacaribu dan General Manager and Head of Commercial Banking South and SouthEast Asia HSBC, Amanda Murphy.

Sesi panel kedua dengan pembahas Executive Vice President & Head of CDPQ Global & Global Head of Sustainability, Task Force Co-Chair Marc-André Blanchard; Vice President for East Asia, Southeast Asia, and the Pacific, Asian Development Bank Ahmed M. Saeed; Deputy of Economic Affairs Bappenas, Ministry of National Development Planning of Indonesia Amalia Adininggar Widyasanti; Julian Smith selaku B20 Finance and Infrastructure Task Force Knowledge Partner Team Leader dan Infrastructure Leader di PwC Indonesia.

Pada acara penutupan, perwakilan dari Pemerintah India yang akan melanjutkan Presidensi G20-B20 2023 akan diwakilkan oleh Chief Economic Adviser to The Government India V. Anantha Nageswaran dan dari dunia usaha-industri India akan diwakilkan oleh Member of CII National Council, Chief Executive Officer and Managing Director of L&T SN Subrahmanyan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Era Inflasi Tinggi, Ini Respons Suku Bunga Bank Sentral Dunia

Inflasi di AS mencapai 8,3%, Inggris mencapai 9,9%, tetapi kedua negara ini tidak seberapa dibanding Turki yang ada di kisaran 80%.

EKONOMI | 25 September 2022

Info Loker, Freeport Buka 4 Lowongan Kerja di Jawa Timur

PT Freeport Indonesia (PTFI) membuka empat lowongan kerja bagi sarjana teknik untuk proyek smelter Manyar di Jawa Timur.

EKONOMI | 25 September 2022

PPM Manajemen Paparkan Kesiapan Menyambut Datangnya Generasi Z

PPM Manajemen menyelenggarakan customer gathering untuk menjamin para rekanannya yang berasal dari berbagai perusahaan BUMN, pemerintahan dan swasta.

EKONOMI | 24 September 2022

Peran PNM Lakukan Pendampingan Nasabah Mekaar Diapresiasi

Pendampingan yang dilakukan PNM terhadap nasabah Mekaar terkait literasi keuangan mendapatkan apresiasi dari Menteri Koperasi dan UKM serta Gubernur Sulut.

EKONOMI | 24 September 2022

BRIN Ingin Dekatkan Generasi Muda ke Aktivitas Riset

Melalui InaRIE, Badan Riset dan Inovasi NasionaI (BRIN) ingin generasi muda dapat lebih dekat dengan aktivitas riset dan inovasi.

EKONOMI | 24 September 2022

Pertemuan Menteri Pertanian G-20 Segera Digelar, Ini Isu yang Dibahas

Pertemuan para Menteri Pertanian G-20 nantinya akan membahas komitmen dan upaya bersama dalam sisi pangan berkelanjutan.

EKONOMI | 24 September 2022

Setiap Orang di Indonesia Buang Sampah 300 Kg Per Tahun

Kemenkop UKM mendorong pelaku UMKM menuju Indonesia bersih sampah, melalui kemitraan bank sampah dengan Primer Koperasi Pengelola Sampah (PKPS).

EKONOMI | 24 September 2022

Gandeng Supermarket Ukraina, Binance Aktifkan Pembayaran Kripto

Pelanggan yang menggunakan Dompet Binance Pay untuk membayar pesanan mereka akan memenuhi syarat untuk mengikuti program reward.

EKONOMI | 24 September 2022

MES Yakin Ekonomi Syariah Bisa Dorong Indonesia Jadi Negara Maju

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meyakini ekonomi dan keuangan syariah mempunyai peran sentral dalam mendorong Indonesia menjadi negara maju di 2045.

EKONOMI | 24 September 2022

Lintasarta Cloudeka Digischool Hadirkan Kurikulum Developer Gratis

Lintasarta lewat program CSR Lintasarta Cloudeka Digischool menghadirkan kurikulum developer gratis bersertifikasi global.

EKONOMI | 24 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Zelensky Klaim Ukraina Kehilangan 50 Tentara Per Hari

Zelensky Klaim Ukraina Kehilangan 50 Tentara Per Hari

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings