Logo BeritaSatu

BI Perluas QRIS melalui Face Recognotion di Pesantren

Sabtu, 16 Juli 2022 | 12:44 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Badung, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) berencana memperluas penggunaan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) untuk santri dan santriwati untuk menunjang kebutuhan finansial di pesantren melalui sistem face Recognition.

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Filianingsih Hendarta mengatakan rencana penggunaan sistem face recognitionatau pengenalan wajah pada QRIS akan semakin mempermudah proses transaksi pembayaran di pesantren karena selama ini santri dan santriwati tidak diperbolehkan menggunakan gawai. "Melalui teknologi ini, nantinya santri dan santriwati ini hanya perlu memindai wajahnya lalu sistem akan langsung menghubungkan dengan data rekening santri dan memotong uang di rekening sesuai dengan jumlah yang dibayarkan," kata dia dalam Side Event G20- Digital Finance to Support Financial Inclusion, Sabtu (16/7/2022).

Adapun face recognition merupakan teknologi yang dapat mengidentifikasi biometrik wajah secara real time dengan mengambil fitur-fitur wajah. "Kita tahu bahwa pesantren mereka tidak mengizinkan ustaz, santri untuk membawa handphone," ujar Filianingsih.

Rencana penggunaan fitur pembayaran ini sudah masuk dalam tahap uji coba dan BI sudah bekerja sama dengan lembaga bank dan nonbank. Meski demikian belum dapat dipastikan kapan penerapannya mulai dilaksanakan. "Jadi saat ini sandbox kita sudah ada, bersama dengan beberapa provider bank dan nonbank akan kita gunakan face recognition untuk mereka," kata dia.

Menurutnya penggunaan BI Fast dan QRIS akan terus diperluas melalui edukasi dan kampanye dengan kementerian lain. Bahkan untuk tahun ini BI bersama Kemendag menargetkan 250 lebih dan pasar tradisional akan menggunakan QRIS. "QRIS merupakan bentuk protokol kesehatan yang sangat cocok karena tidak bersentuhan, tidak berinteraksi, berinteraksi langsung," jelasnya.

Adapun berdasarkan data dari laman ditpdpontren.kemenag.go.id, jumlah santri di seluruh Indonesia sebanyak 4,17 juta orang yang tersebar di 27.722 pesantren.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kolaborasi Anak Usaha MCAS Rambah Bisnis Kendaraan Listrik

Tergabung dalam satu naungan group PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) dan Volta, berkolaborasi merambah bisnis kendaraan listrik.

EKONOMI | 28 November 2022

Alami Kenaikan, Ini Daftar UMP 2023 di 10 Provinsi

Berikut sepuluh provinsi yang telah mengumumkan UMP pada hari ini yang seluruhnya mengalami kenaikan nilai dibandingkan UMP 2022.

EKONOMI | 28 November 2022

Ini Alasan OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengumumkan perpanjangan program restrukturisasi kredit/pembiayaan sampai dengan 31 Maret 2024.

EKONOMI | 28 November 2022

Tok! Ganjar Pranowo Naikkan UMP Jawa Tengah Sebesar 8,01%

Ganjar Pranowo resmi mengumumkan kenaikan upah minimun provinsi (UMP) Jateng 2023 naik sebesar Rp 145.234 atau 8,01 persen.

EKONOMI | 28 November 2022

FTX Runtuh, DEX Jadi Alternatif Perdagangan Kripto

DEX (decentralized crypto exchange) menawarkan kode kontrak yang terbuka dan transparan di blockchain, tanpa campur tangan pihak ketiga.

EKONOMI | 28 November 2022

Cetak Rekor Baru, Laba Pradiksi Gunatama Melesat 74%

PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 123 miliar pada kuartal III 2022.

EKONOMI | 28 November 2022

Indonesia-Jepang Kerja Sama Penerimaan Peserta Magang

Indoensia gandeng JOE Cooperative sebagai agency yang menaungi perusahaan-perusahaan penerima peserta magang di Jepang.

EKONOMI | 28 November 2022

Per Oktober, Utang Pemerintah Capai Rp 7.496,7 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah mencapai 7.496,70 per 31 Oktober 2022, naik Rp 76,23 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022

Kontribusi Asuransi Syariah Diproyeksikan Tumbuh 15%

Industri asuransi syariah ditargetkan mencatatkan pertumbuhan premi atau kontribusi sebesar 10%-15% pada tahun 2023.

EKONOMI | 28 November 2022

Harga Beras di Bandung Mulai Meningkat, Ini Pemicunya

Harga beras di sejumlah pasar tradisional, Kota Bandung, Senin (28/11/2022) Naik hingga Rp 1.000 per kilogram (kg) akibat panen kurang melimpah.

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
<em>Update</em> Korban Gempa Cianjur: 323 Meninggal Dunia dan 9 Orang Hilang

Update Korban Gempa Cianjur: 323 Meninggal Dunia dan 9 Orang Hilang

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE