Logo BeritaSatu

Kemudahan Akses Informasi Tingkatkan UMKM Gunakan QRIS

Kamis, 28 Juli 2022 | 13:26 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – MicroSave Consulting (MSC), perusahaan konsultasi global bidang ekonomi, sosial, dan inklusi keuangan, merilis hasil studi terbarunya berjudul QRIS implementation and opportunities to increase its adoption in Indonesia. Studi tersebut menunjukkan bahwa pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) memiliki tingkat awareness tinggi mengenai QRIS sebagai metode pembayaran digital aman dan murah dalam menjangkau lebih banyak konsumen.

Country Director MSC Grace Retnowati mengatakan studi mengungkapkan sebagian besar pelaku usaha pengguna QRIS sudah memahami manfaat di antaranya proses pembayaran lebih cepat (94%) serta satu kode QR dapat digunakan beberapa penyedia layanan (87%). "Untuk pelaku usaha yang belum menggunakan QRIS, sekitar 60% mengungkapkan minatnya menggunakan QRIS jika memperoleh bantuan onboarding dan informasi dari penyedia layanan," kata Grace saat merilis hasil studi seperti dikutip dalam keterangam tertulisnya Kamis (28/7/2022).

Studi MSC dilakukan sesuai arahan Bank Indonesia (BI) dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) dengan tujuan mengkaji penerapan QRIS di seluruh Indonesia dan kontribusinya dalam mencapai inklusi keuangan bagi UMKM. Kajian ini melibatkan 600 pelaku usaha di seluruh Indonesia. Perinciannya, 79% telah menerapkan QRIS, 86% berlokasi di perkotaan, dan 74% merupakan pelaku usaha di bawah 39 tahun.

Dia mengatakan, studi ini untuk memperoleh pemahaman lebih baik mengenai tren penggunaan QRIS di kalangan pelaku usaha kecil dan mikro yang tipikalnya merupakan segmen berpenghasilan rendah di Indonesia. "Temuan kami menunjukkan bertumbuhnya awareness pelaku usaha serta preferensi konsumen menggunakan QRIS seiring keduanya menganggap QRIS sebagai metode pembayaran yang ekonomis,” kata dia.

Menurut studi ini, sebagian besar pelaku usaha yang menerapkan QRIS merupakan pengguna aktif atau occasional di daerah perkotaan. Lebih lanjut dari sisi pelanggan, QRIS telah menjadi pilihan kedua bagi 71% pelanggan apabila pembayaran tunai tidak tersedia. "Temuan ini menunjukkan bahwa pelaku usaha dan konsumen telah merasakan nilai tambah dan kenyamanan saat menggunakan QRIS," kata Grace.

Studi ini menghadirkan sejumlah rekomendasi untuk meningkatkan penggunaan QRIS melalui digitalisasi di segmen lainnya, seperti pembayaran supply chain, pembayaran point-of-sale (misalnya untuk layanan parkir dan pembelian menggunakan vending machine), pembayaran government-to-person (misalnya penyaluran bantuan sosial), dan pembayaran citizen-to-government (misalnya pembayaran pajak).

Dalam kesempatam yang sama Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Fitria Irmi Triswati mengatakan, studi MSC bermanfaat tidak hanya bagi regulator sebagai referensi, tetapi industri untuk meningkatkan pelayanan kepada pelaku usaha dan pengguna.

Transaksi QRIS menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah pandemi, termasuk dari sisi nilai dan volume. Di sisi penawaran/supply, pelaku usaha yang menggunakan QRIS telah mencapai 19 juta merchant dengan 90,3% di antaranya adalah UMKM. Dari sisi permintaan/demand, Bank Indonesia menargetkan penambahan 15 juta pengguna baru pada tahun 2022. Pencapaian ini didukung oleh ekosistem QRIS yang memiliki interkoneksi dengan 81 penyedia jasa pembayaran dan empat penyelenggara infrastruktur sistem pembayaran.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Didukung KBRI Den Haag, Belanda Siap Impor Komoditas Pertanian

Belanda siap mengimpor komoditas pertanian Indonesia dengan dukungan KBRI Den Haag. 

EKONOMI | 30 November 2022

Kemenaker Minta Seluruh Pihak Patuhi Upah Minimum 2023

Kemenaker mendorong semua pihak untuk memperkuat dialog sosial agar implementasi upah minimum 2023 berjalan kondusif.

EKONOMI | 30 November 2022

Meski Tertekan, Industri Penerbangan Tak Boleh Abaikan Pelayanan

Persoalan yang mengimpit industri penerbangan membuat sejumlah maskapai lalai pada aspek pelayanan. Sebut saja kasus Aris Lasso yang ditinggal Batik Air. 

EKONOMI | 30 November 2022

Rupiah Melemah Mendekati Kisaran Rp 15.800

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (30/11/2022) terpantau melemah ke kisaran Rp 15.745.

EKONOMI | 30 November 2022

Reformasi Perpajakan Sumbang Penerimaan Negara, Berapa?

Kemenkeu sebut implementasi reformasi perpajakan menambah penerimaan pajak hingga Oktober 2022.

EKONOMI | 30 November 2022

IHSG Dibuka Menguat di Tengah Koreksi Bursa Asia

IHSG dibuka melemah 15,67 poin (0,22%) di posisi 6.996,39 pada perdagangan sesi I, Rabu (30/11/2022).

EKONOMI | 30 November 2022

Tingkatkan Penerimaan Pajak 2023, DJP Fokus ke Orang Kaya dan Ekonomi Digital

Tingkatkan penerimaan pajak, DJP prioritas pengawasan atas WP high wealth individual berserta WP grup dan ekonomi digital.

EKONOMI | 30 November 2022

Wall Street Melemah 3 Hari Berturut-turut, Pasar Tunggu Pidato Powell

S&P 500 dan Nasdaq Composite ditutup lebih rendah untuk sesi ketiga berturut-turut Wall Street pada hari Selasa (29/11/2022).

EKONOMI | 30 November 2022

IHSG Dinilai Kuat Hadapi Sinyal Kenaikan FFR dan Demo Tiongkok

IHSG dinilai sejumlah analis, akan kuat menghadapi isu rencana kenaikan Fed Fund Rate (FFR) serta adanya demonstrasi di Tiongkok.

EKONOMI | 30 November 2022

Serikat Pekerja Asuransi Jiwasraya Tolak Di-PHK

Kementerian BUMN disebut berencana untuk menutup bisnis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada semester I-2022.

EKONOMI | 30 November 2022


TAG POPULER

# Ferdy Sambo


# Impor Beras


# UMP DKI Jakarta


# Pemimpin Berambut Putih


# Adian Napitupulu


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mangkir dari Pemeriksaan soal Tambang Ilegal, Ismail Bolong Berdalih Sakit

Mangkir dari Pemeriksaan soal Tambang Ilegal, Ismail Bolong Berdalih Sakit

NEWS | 21 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE