Logo BeritaSatu

Lebaran Jadi Penyelamat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Q-II 2022

Minggu, 7 Agustus 2022 | 14:39 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto mengatakan, adanya momentum musiman yaitu Lebaran menjadi faktor utama pendorong kenaikan pertumbuhan ekonomi triwulan II 2022 yang mencapai 5,44% year-on-year (yoy). Terlebih lagi pada situasi Lebaran tahun ini, pergerakan pemudik telah melampaui kondisi sebelum pandemi di 2019.

Pemerintah juga memperpanjang periode libur Lebaran yang mendorong peningkatan konsumsi di masa liburan. Hal ini terlihat dari kinerja pertumbuhan ekonomi triwulan II 2022, di mana konsumsi rumah tangga sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,51% yoy, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan triwulan I 2022 yang sebesar 4,34% yoy.

"Di triwulan II 2022 kemarin mampu tumbuh 5,44% secara yoy tidak lepas karena momentum Lebaran. Jadi bisa dikatakan Lebaran itu penyelamat perekonomian di triwulan II 2022, karena memang momentum kemarin di mana ada Lebaran, masyarakat diizinkan untuk mudik, bahkan jumlahnya lebih besar dari 2019, lalu ada kebijakan memperpanjang periode libur Lebaran, saya rasa ini punya dampak positif bagi perekonomian Indonesia," kata Eko Listiyanto dalam acara evaluasi kinerja ekonomi triwulan II 2022 yang digelar Indef, Minggu (7/8/2022).

Dari sisi PDB sektoral, Lebaran yang terjadi di periode triwulan II 2022 juga mengakselerasi kinerja pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan yang mencapai 21,27% yoy, lebih tinggi dari laju triwulan I 2022 yang sebesar 15,79%. Selain itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum juga mengalami pertumbuhan sebesar 9,76% yoy.

Dari kondisi ini, Eko mengingatkan risiko yang bisa muncul di triwulan III karena sudah tidak ada lagi momentum Lebaran yang bisa mengerek pertumbuhan ekonomi.

"Ketiadaan momentum hari besar keagamaan seperti Lebaran pada triwulan II berisiko membuat laju konsumsi rumah tangga melambat. Lebih dari itu, tekanan inflasi di triwulan III 202 juga semakin meningkat yang mulai berdampak pada tergerusnya daya beli," ujarnya.

Karenanya, menurut Eko sangat penting bagi pemerintah untuk setidaknya mampu menjaga daya beli bertahan di laju 5%-an, agar ekonomi triwulan III 2022 tidak mengalami penurunan kinerja.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

IFG: Kapabilitas Reasuransi Nasional Kurang Proporsional

IFG Progress dalam risetnya berjudul "Reasuransi 101" membeberkan bahwa peran reasuransi cukup besar dalam mem-backup risiko di industri asuransi.

EKONOMI | 25 September 2022

AXA Financial dan BAV Kerja Sama Proteksi Asuransi bagi UMKM

AXA Financial Indonesia bersama Bina Artha Ventura (BAV) menjalin kerja sama menyasar pelaku UMKM mendapat perlindungan asuransi.

EKONOMI | 25 September 2022

Hindari Penyalahgunaan Data BSU, BP Jamsostek Imbau Pekerja Gunakan Kanal Resmi

Menurut data BP Jamsostek, sampai saat ini sudah sebanyak 7,5 juta data calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang diserahkan kepada Kemnaker.

EKONOMI | 25 September 2022

Sandiaga: Upskilling dan Kolaborasi Majukan Pariwisata

Sandiaga Uno menyoroti perlunya reskilling dan upskilling untuk masa depan industri perhotelan dan pariwisata yang lebih cerah.

EKONOMI | 25 September 2022

Bank BJB Kini Tangani Nasabah Dana Pensiun Kimia Farma

Bank BJB bersama Dana Pensiun (Dapen) Kimia Farma kini menangani pembayaran manfaat pensiun bagi pensiunan Kimia Farma.

EKONOMI | 25 September 2022

Hingga Agustus, Produksi Migas PHE Capai 963.000 BOEPD

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) hingga Agustus 2022 mencatat realisasi produksi minyak dan gas (migas) mencapai 963.000 barel setara minyak per hari.

EKONOMI | 25 September 2022

Bank BJB Bangun Sinergitas Dukung Ketahanan Pangan Nasional

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau bank bjb mendukung program ketahanan pangan nasional.

EKONOMI | 25 September 2022

Dituduh Rasis, McDonald's Dituntut Rp 150 Triliun

Raksasa makanan cepat saji McDonald's menghadapi tuntutan US$ 10 miliar (Rp 150 triliun) karena dituduh bersikap rasis dalam beriklan.

EKONOMI | 25 September 2022

Harga Tiket Pesawat Diprediksi Akan Naik Lebih Tinggi

Harga tiket pesawat diperkirakan akan naik lebih tinggi. Industri transportasi udara menghadapi kenaikan biaya bahan bakar jet dan masalah keuangan

EKONOMI | 25 September 2022

Supersibuk, Elon Musk Punya 27 Tangan Kanan di Tesla

CEO Tesla Elon Musk disebut memiliki 27 orang deputi di Tesla yang melapor langsung ke dirinya. Ini belum termasuk eksekutif di SpaceX dan Boring Co.

EKONOMI | 25 September 2022


TAG POPULER

# OTT Hakim Agung


# Penipuan Jam Tangan


# Pertalite


# Curacao


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hadiri Pemakaman Shinzo Abe, Wapres Ma'ruf Amin Tiba di Tokyo

Hadiri Pemakaman Shinzo Abe, Wapres Ma'ruf Amin Tiba di Tokyo

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings