Logo BeritaSatu

SKK Migas: Pertamina Berkontribusi 60% Produksi Minyak Mentah Indonesia

Selasa, 9 Agustus 2022 | 13:19 WIB
Oleh : Primus Dorimulu / FMB

Pekanbaru, Beritasatu.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan, mayoritas produksi minyak mentah Indonesia berasal dari wilayah kerja (WK) yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero).

Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, sangat banyak WK yang sudah beralih pengelolaan ke Pertamina. Keberhasilan Pertamina mengelola WK tersebut membuat produksi minyak bumi dari total produksi nasional lebih dari 60%.

"Kalau kita bicara minyak sekarang ini sudah di atas 60%, mungkin 65-67% produksi minyak nasional sudah di Pertamina. Jadi itu meningkat sangat pesat sesuai cita-cita zaman dahulu. Ketika saya baru masuk (jadi dirut Pertamina] itu baru 24% produksi minyak nasional ada di Pertamina. Kami sangat senang peningkatannya sudah sangat panjang," kata Dwi di Pekanbaru, Riau, Senin (8/8/2022).

Dwi menuturkan, sikap Indonesia dalam pengelolaan minyak dan gas bumi berbeda dengan negara-negara lain. Sebab Indonesia berani menetapkan target produksi minyak bumi 1 juta barel per hari dan gas bumi sebanyak 12 billion cubic feet per hari di 2030. Sedangkan negara-negara lain ‘hening’ dalam pengelolaan migas di tengah isu transisi energi.

Dikatakannya, target 1 juta barel tersebut di situasi penurunan laju alamiah (decline) yang sudah berlangsung lebih dari 20 tahun di Indonesia. Alhasil, muncul paradigma penurunan produksi alamiah itu sebuah kenormalan.

"Kita sepakat menetapkan target cita-cita untuk incline (naik produksi), hari ini jujur kita dalam posisi stress struggle untuk menahan decline, bagaimana untuk incline itu karena 2030 sudah dekat. Kalau kita kehilangan momentum, kita lebih berat lagi mengangkatnya," ujarnya.

Baca selanjutnya
WK Rokan menjadi salah satu contoh keberhasilan pengelolaan Pertamina pasca-alih kelola. ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dijanjikan 600.000 Ton Beras, Bulog: Hanya Ada 166.000 Ton

Dirut Bulog, Budi Waseso (Buwas) mengungkapkan, dari data yang disampaikan Kementan sebanyak 600.000 ton, Bulog hanya bisa menyerap sebanyak 166.000 ton.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Awas Tertipu Perangkat Bodong, Begini Cara Cek IMEI HP

Masyarakat diminta untuk memastikan nomor IMEI HP yang tercantum dalam kemasan dengan jumlah SIM yang digunakan agar tidak tertipu ponsel atau HP bodong.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BPJS Kesehatan Dukung Kemenkes Naikkan Tarif Layanan RS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendukung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk kenaikan tarif layanan kesehatan rumah sakit (RS).

EKONOMI | 7 Desember 2022

APSI: Jasa Unlock IMEI Rugikan Industri dan Negara

Asosiasi Pengusaha Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) menilai jasa unlock IMEI untuk ponsel ilegal di marketplace telah merugikan industri dan negara.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Beda dengan Kripto, Digital Rupiah Akan Jadi Alat Pembayaran Sah

Berbeda dengan kripto, digital rupiah akan diterapkan menjadi alat pembayaran yang sah.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Rayu Investor AS, Airlangga Pamer Kinerja Ciamik Indonesia

Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia terbukti sebagai negara yang bertahan dari krisis dengan tetap menjamin ketahanan ekonomi dan politik.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Prospek TOD 2023 Cerah, Adhi Commuter Bidik Kinerja Positif

Gema Goeyardi pendiri sekaligus CEO Astronacci International menjadi anggota Forbes Finance Council. 

EKONOMI | 7 Desember 2022

BKPM Sudah Terbitkan 2,9 Juta Nomor Induk Berusaha

BKPM menyampaikan bahwa total Nomor Induk Berusaha (NIB) yang telah diterbitkan mencapai 2,9 juta NIB per 5 Desember 2022.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BI: Cadangan Devisa November Naik Jadi US$ 134 Miliar

BI melaporkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada November 2022 naik jadi US$ 134 miliar dari Oktober 2022 senilai US$ 130,2 miliar.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Ini Bedanya Mata Uang Rupiah Digital dengan Uang Tunai

Bank Indonesia (BI) dalam waktu dekat akan mengimplementasikan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau rupiah digital.

EKONOMI | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE