Logo BeritaSatu

Listing di Bursa, Saham Segar Kumala Melonjak 24,9%

Selasa, 9 Agustus 2022 | 13:37 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– Perusahaan importir dan pedagang buah-buahan dan sayuran di Indonesia PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) hari ini Selasa (9//8/2022) melakukan pencatatan saham perdana (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hingga sesi I siang ini, BUAH melonjak 96 poin (24,7%) menjadi Rp 484 per saham dari harga penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) Rp 388.

Mengacu data RTI, saham BUAH bergerak dalam rentang Rp 388-Rp 484 dengan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 484,5 miliar miliar. Saham Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) telah mencatatkan transaksi sebesar 49,5 juta saham senilai Rp 22,8 miliar.

Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) menjadi emiten ke-41 yang listing sepanjang 2022 dan ke-807 di BEI. Dalam IPO ini, Segar Kumala Indonesia melepas maksimal 20% sahamnya ke publik atau sebanyak-banyaknya 200 juta saham, sehingga perseroan memperoleh dana Rp 77,6 miliar.

“Hari ini kami berhasil mencapai milestone baru melalui IPO yang merupakan aksi korporasi strategis. Langkah ini tentunya akan semakin memperkuat bisnis perusahaan untuk memenuhi kebutuhan buah, sayur, dan unggas masyarakat di Tanah Air,” kata Direktur Utama PT Segar Kumala Indonesia Tbk Renny Lauren dalam acara listing BUAH di Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Renny menyebut, IPO ini menjadi momen penting bagi Segar Kumala Indonesia yang telah bertransformasi dari bisnis kecil keluarga menjadi perusahaan publik. Kini, perseroan memiliki akses keuangan dan jejaring bisnis yang terbuka lebar, sehingga perusahaan dapat mengoptimalkan peluang pasar yang bertumbuh cepat khususnya untuk mempermudah mobilitas masyarakat agar lebih efektif dan efisien.

Adapun dana IPO, untuk modal kerja perseroan dengan alokasi 75% dan sisanya untuk membuka cabang baru perseroan.

Dalam aksi korporasi ini BUAH menunjuk penjamin pelaksana emisi efek, yakni PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk.

Sejalan dengan tingginya permintaan buah segar, PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) optimis mampu membukukan pertumbuhan penjualan naik 50%. Untuk mendukung target itu, perseroan juga akan melakukan ekspansi.

Direktur PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) Vianita Januarini mengatakan saat ini fundamental perseroan sangat baik. Perseroan menarget pertumbuhan penjualan 40-50% tahun ini melihat permintaan masyarakat yang semakin tinggi akan produk segar buah dan sayuran. “Pada kuartal I 2022 ini kami telah mencatatkan penjualan sekitar Rp 200 miliar, kami optimistis kinerja tahun ini akan berjalan sesuai rencana yang kami tetapkan,” katanya.

Secara keseluruhan, BUAH berhasil mencatatkan tren pertumbuhan baik dalam 3 tahun terakhir kendati pandemi Covid-19 melanda di seluruh dunia. Bahkan, penjualan bersih tahun 2021 menjadi Rp 1,02 trilun atau mengalami peningkatan 32,79% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hal itu disebabkan peningkatan kebutuhan dan daya beli masyarakat untuk buah-buahan dan ketersediaan stok barang yang lebih stabil dari tahun sebelumnya terutama untuk apel, anggur, jeruk, dan pir.

Pada 2021 perseroan mencatatkan peningkatan laba bersih 35,54% menjadi Rp 37,28 miliar dibandingkan 2020. Dari sisi aset, naik sebesar 20,62% menjadi Rp 247,28 miliar pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Awas Tertipu Perangkat Bodong, Begini Cara Cek IMEI HP

Masyarakat diminta untuk memastikan nomor IMEI HP yang tercantum dalam kemasan dengan jumlah SIM yang digunakan agar tidak tertipu ponsel atau HP bodong.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BPJS Kesehatan Dukung Kemenkes Naikkan Tarif Layanan RS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mendukung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk kenaikan tarif layanan kesehatan rumah sakit (RS).

EKONOMI | 7 Desember 2022

APSI: Jasa Unlock IMEI Rugikan Industri dan Negara

Asosiasi Pengusaha Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) menilai jasa unlock IMEI untuk ponsel ilegal di marketplace telah merugikan industri dan negara.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Beda dengan Kripto, Digital Rupiah Akan Jadi Alat Pembayaran Sah

Berbeda dengan kripto, digital rupiah akan diterapkan menjadi alat pembayaran yang sah.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Rayu Investor AS, Airlangga Pamer Kinerja Ciamik Indonesia

Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia terbukti sebagai negara yang bertahan dari krisis dengan tetap menjamin ketahanan ekonomi dan politik.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Prospek TOD 2023 Cerah, Adhi Commuter Bidik Kinerja Positif

Gema Goeyardi pendiri sekaligus CEO Astronacci International menjadi anggota Forbes Finance Council. 

EKONOMI | 7 Desember 2022

BKPM Sudah Terbitkan 2,9 Juta Nomor Induk Berusaha

BKPM menyampaikan bahwa total Nomor Induk Berusaha (NIB) yang telah diterbitkan mencapai 2,9 juta NIB per 5 Desember 2022.

EKONOMI | 7 Desember 2022

BI: Cadangan Devisa November Naik Jadi US$ 134 Miliar

BI melaporkan posisi cadangan devisa (cadev) Indonesia pada November 2022 naik jadi US$ 134 miliar dari Oktober 2022 senilai US$ 130,2 miliar.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Ini Bedanya Mata Uang Rupiah Digital dengan Uang Tunai

Bank Indonesia (BI) dalam waktu dekat akan mengimplementasikan Central Bank Digital Currency (CBDC) atau rupiah digital.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Mayoritas Sektor Saham Merah, IHSG Ambles 67 Poin Sesi I

Selama sesi I, nilai perdagangan IHSG mencapai sekitar Rp 9,66 triliun dan frekuensi perdagangan mencapai 759.814 kali transaksi.

EKONOMI | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jenazah Pelaku Bom Astana Anyar Diautopsi di RS Bhayangkara Sartika Asih

Jenazah Pelaku Bom Astana Anyar Diautopsi di RS Bhayangkara Sartika Asih

NEWS | 22 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE