Nurdin sesalkan keputusan BK

Nurdin sesalkan keputusan BK
Kamis, 7 Juli 2011 | 14:16 WIB

Keputusan BK DPR yang mencopotnya dari wakil ketua Komisi VI DPR dianggap sebagai pelanggaran dan pembunuhan karakter.

Nurdin Tampubolon, Anggota DPR dari Fraksi Hanura menyesalkan keputusan Badan Kehormatan DPR yang memberhentikan dirinya sebagai wakil ketua Komisi VI DPR.
 
Dia menyatakan, BK seharusnya tidak memproses kasusnya karena kasus perdata yang membelit dirinya sudah selesai.

"Saya sudah bayar lunas tanggal 18 November 2010, jadi tidak ada masalah lagi. Kenapa masih terus dilanjutkan oleh BK," kata Nurdin Tampubolon, di Ruang Pers DPR, Jakarta, hari ini.

Dia menilai, keputusan BK adalah sepihak karena tidak dikomunikasikan terlebih dahulu dengan fraksi.

" Menurut kami ini pelecehan dan pelanggaran. Pembunuhan karakter," kata dia.

Awal pekan ini, BK memberhentikan Nurdin sebagai wakil ketua Komisi VI karena dianggap melanggar kode etik soal kasus perdata dan tidak memenuhi panggilan BK untuk dimintai keterangan.

"BK harus cabut keputusan mereka," kata dia lagi.
 
Tidak bisa berubah
Menanggapi protes Nurdin, Wakil Ketua DPR, Anis Matta menilai surat keputusan BK kemungkinan tidak bisa diubah.

"Proses ini akan kita bawa ke rapat pimpinan, saya rasa tidak bisa berubah," kata Anis.

Dia juga menyatakan, ketiadaan anggota Fraksi Hanura di BK juga sulit diubah karena jumlah anggota BK sudah tetap.

"Setelah dibahas kembali sudah tidak mungkin memberikan kursi ke Hanura," katanya.
Sumber: -