Logo BeritaSatu

Siap-siap! Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Harga BBM

Jumat, 12 Agustus 2022 | 18:45 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / WBP

Jakarta, Beritasatu.com -Pemerintah memberikan sinyal akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) menyusul gejolak perekonomian global yang menyebabkan fluktuasi harga komoditas. Saat ini pemerintah sudah menganggarkan subsidi BBM sebesar Rp 502 triliun.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan rata-rata harga minyak dunia dari Januari sampai Juli 2022 mencapai US$ 105 per barel. Sedangkan asumsi makro harga minyak di APBN 2022 sebesar US$ 65 sampai US$ 70 per barel. Asumsi kurs dolar dalam APBN adalah Rp 14.500 tetapi rata-rata kurs dollar saat ini adalah Rp 14.750. Begitu juga dengan kuota subsidi dari 23 juta kiloliter menjadi 29 juta kiloliter.

"Tolong teman-teman wartawan sampaikan kepada rakyat, bahwa rasa-rasanya sih untuk menahan terus dengan harga BBM seperti sekarang, feeling saya harus kita siap-siap kalau katakanlah kenaikan BBM itu terjadi," ucap Bahlil kepada awak media dalam konferensi pers secara hibrida di Kantor Kementerian Investasi/BKPM pada Jumat (12/8/2022).

Saat ini pemerintah membutuhkan anggaran Rp 500 triliun hingga Rp 600 triliun dari APBN untuk subsidi BBM. Angka tersebut sama dengan 25% total pendapatan APBN. “Menurut saya agak tidak sehat, kalau beban negaranya tinggi. Mungkin ini momentum untuk gotong royong, karena untuk menjaga fiskal kita juga agar sehat," kata Bahlil.

Bahlil mengatakan selama ini pemberian subsidi BBM tidak berjalan secara tepat sasaran. Misalnya BBM bersubsidi diberikan kepada mobil dengan kapasitas di atas 500 cc. Menurut Bahlil hal ini tidak fair bagi masyarakat yang seharusnya memakai BBM bersubsidi. Untuk ke depannya pemerintah akan mengarahkan BBM bersubsidi terhadap kendaraan menengah bawah seperti motor di bawah 250cc, angkutan umum, untuk logistik kepentingan rakyat. “Kalau yang lainya mungkin tidak subsidi. Sebagiannya tetap akan kita subsidi, mungkin ada akan ada perubahan, karena apbn kita terlalu tinggi sekali,” kata Bahlil.

Dia mendukung pelaksanaan penggunaan aplikasi MyPertamina agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran. My Pertamina menjadi instrumen digitalisasi untuk kanalisasi agar subsidi BBM tepat sasaran. Sebab minyak subsidi ini bukan untuk orang kaya, jika tidak ada MyPertamina pemerintah tidak bisa mengetahui siapa saja masyarakat yang menikmati BBM bersubsidi.

Baca selanjutnya
“Pengalaman saya waktu jadi pengusaha, minyak yang dipakai buat tambang bisa ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kepemilikan Asing di SBN Turun, Ternyata Ada Untungnya

Menurunnya porsi kepemilikan asing terhadap SBN Indonesia saat ini justru memberikan keuntungan bagi Indonesia karena tidak mudah terguncang.

EKONOMI | 30 September 2022

500 Pakar dan Praktisi Diajak Majukan Ekonomi Digital Indonesia

Dentsu Indonesia menyebut potensi ekonomi digital Indonesia sangat besar dan diprediksi bisa tumbuh secara eksponensial

EKONOMI | 30 September 2022

WIR Asia Optimistis Laba Bersih Melesat 87% di Akhir 2022

Perusahaan teknologi, PT WIR Asia Tbk (WIRG) atau WIR Group memproyeksikan mengantongi laba bersih Rp 45,9 miliar sampai akhir 2022, naik 87%.

EKONOMI | 30 September 2022

World Bank Sebut Warga Miskin Bertambah 13 Juta, DTKS Diubah?

Akibat perubahan batas garis kemiskinan World Bank membuat warga miskin di Indonesia bertambah.

EKONOMI | 30 September 2022

Bantuan Subsidi Upah Dinilai Lambat, Ini Penyebabnya

Bantuan subsidi upah lambat penyalurannya karena harus melalui proses verifikasi sehingga pihak penerima tepat sasaran.

EKONOMI | 30 September 2022

Staf Sri Mulyani Klarifikasi Soal Teriakan Slogan NasDem dan Demokrat

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati sempat meneriakkan slogan NasDem dan Demokrat, apa maksudnya?

EKONOMI | 30 September 2022

Pengamat: BLT Bantu Ekonomi Masyarakat Kelompok Rentan

Keputusan Presiden Jokowi memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat rentan dipandang sebagai langkah yang tepat.

EKONOMI | 30 September 2022

Gandeng Asparindo, KEK Morotai Bangun Pusat Industri Laut

Kawasan industri kelautan mencakup pengolahan, perdagangan, budidaya, pemasaran, serta pelatihan peningkatan SDM di KEK Morotai.

EKONOMI | 30 September 2022

Waskita Divestasi Tol Semarang-Batang Rp 3,8 T ke Hong Kong

PT Waskita Toll Road (WTR) mendivestasi (melepas) sebanyak 40% saham atau setara Rp 3,8 triliun kepemilikannya di PT Jasamarga Semarang Batang (JSB).

EKONOMI | 30 September 2022

Askrindo Raih Penghargaan Stellar Workplace Award 2022

PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo meraih penghargaan dalam Stellar Workplace Award 2022, Kamis (29/9/2022).

EKONOMI | 30 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kepemilikan Asing di SBN Turun, Ternyata Ada Untungnya

Kepemilikan Asing di SBN Turun, Ternyata Ada Untungnya

EKONOMI | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings