Logo BeritaSatu

Dirut Garuda Beberkan Alasan Tunda Bahas Right Issue

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 05:17 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) memutuskan untuk menunda pembahasan mengenai penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue dan non-HMETD.

Direktur Utama Garuda Irfan Setiaputra membeberkan bahwa alasan penundaan tersebut karena perseroan diminta menuntaskan terlebih dahulu laporan keuangan tengah tahunan. "Jadi, memang alasan atau persyaratan awal adalah kita mesti menyelesaikan laporan keuangan terlebih dahulu dan diaudit. Kemudian, nanti ada nilai independen terhadap harga saham," jelas Irfan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Pasalnya, lanjut Irfan, laporan keuangan Garuda tengah tahunan tersebut menjadi dasar di dalam penentuan nilai dan angka untuk memastikak HMETD dan non-HMETD bisa berjalan sebaik dan seadil mungkin.

Irfan mengaku, agak menyayangkan tertundanya pembahasan HMETD dan non-HMETD dalam RUPSLB. "Disayangkan bahwa kita melewati batas-batas waktu ada Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang memungkinkan untuk menggunakan buku (laporan keuangan) 2021 sebagai basis HMETD," katanya.

Kendati begitu, perseroan sudah memutuskan akan menjadwalkan kembali pembahasan terkait right issue pada RUPSLB yang rencananya dilaksanakan pada 26 September 2022.

Untuk diketahui, rencananya perseroan melangsungkan right issue seiring dengan keputusan pemerintah menyetujui injeksi Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 7,5 triliun.

Irfan menginginlan, PMN tersebut bisa cair pada tahun ini. Sebab, sebelumnya perseroan sudah menyepakati hasil rapat dan diharuskan untuk mengikuti seluruh rangkaian prosesnya.

"Karena ada peraturan presiden, injeksi, termasuk kepemilikan pemegang saham lain, dinilai saham berapa ini kan membutuhkan kehati-hatian dan memastikan smeua orang diperlakukan fair. Saya pengennya, minggu depan (cair)," pungkas Irfan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Industri Asuransi Didorong Sebar Risiko Domestik ke Luar Negeri

Berbagai risiko yang diserap industri asuransi nasional untuk wilayah Indonesia belum banyak disebar ke luar negeri.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Modern Hub Lengkapi Fasilitas Lifestyle di Kota Modern

PT Modernland Realty Tbk resmi meluncurkan Modern Hub, pusat kuliner dan belanja paling hype di dalam Kota Modern, Tangerang.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

OPEC+ Akan Kurangi Produksi Minyak 1 Juta Bph, Ini Alasannya

OPEC+ akan mempertimbangkan pengurangan produksi minyak lebih 1 juta barel per hari (bph) minggu depan.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Fokus Aspek Lingkungan, NavaPark Raih Sertifikasi "Hijau"

NavaPark BSD City, mixed-use residential pertama di Indonesia meraih sertifikasi Greenship Neighborhood dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Masalah Asuransi Kredit Berpotensi Berdampak Sistemik

Sejumlah perusahaan reasuransi dikabarkan mulai kesulitan membayar klaim imbas praktik tidak sehat dari bisnis asuransi kredit.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Digitalisasi Warung Berpeluang Tingkatkan Pendapatan 100%

Flourish Ventures merilis studi soal pentingnya toko kelontong di Indonesia (warung), sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di masa depan.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Mahkota Alam Berdayakan Tenaga Lokal untuk Kurangi Pengangguran

Mahkota Alam Selayar berupaya membantu pembangunan ekonomi daerah dengan mempekerjakan mayoritas tenaga kerja lokal di perusahaannya.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Pacu DPK, Bank BTN Road Show Tabungan Bisnis di Surabaya

Direktur Distribution and Funding Bank BTN Jasmin mengatakan, Tabungan BTN Bisnis ditargetkan mampu meraih dana murah mencapai Rp 7 triliun.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Mindset Positif Modal Utama Startup Hadapi Masa Sulit

CEO Tancorp, Hermanto Tanoko, mengatakan, agar startup bisa bertahan dan berkembang di masa sulit, harus memiliki mindset atau pola pikir positif.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Mitra Driver Minta Potongan Komisi Dipangkas, Ini Kata Grab

Triza menegaskan, penyesuaian tarif telah dihitung sesuai aturan pemerintah, sekaligus dirancang untuk menjaga kesejahteraan mitra pengemudi Grab.

EKONOMI | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
MU Dibantai Man City, Erik ten Hag Sebut Timnya Kurang <em>Pede</em>

MU Dibantai Man City, Erik ten Hag Sebut Timnya Kurang Pede

BOLA | 25 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings