Logo BeritaSatu

Ombudsman Nilai Naikkan Harga BBM Tidak Tepat, Ini Alasannya

Kamis, 25 Agustus 2022 | 17:15 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Ombudsman menilai opsi menaikkan harga BBM bersubsidi bukan pilihan tepat dan bijak saat ini. Alasannya, kenaikan harga pertalite dan solar, yang proporsi jumlah konsumennya di atas 70% akan mendorong inflasi dan menyulut keresahan ekonomi masyarakat.

“Jika pertalite naik jadi Rp 10.000 per liter, maka kontribusinya terhadap inflasi diprediksi mencapai 0,97%. Karena itu, pemerintah diminta agar tidak menaikkan harga BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar yang paling banyak dibutuhkan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah,” kata Anggota Ombudsman Hery Susanto dalam konferensi pers terkait pembatasan BBM bersubsidi secara hybrid, Kamis (25/8/2022).

Hery menyampaikan, pemerintah hendaknya menetapkan kriteria kendaraan yang berhak menggunakan BBM subsidi daripada langsung menaikkan harga BBM bersubsidi, yaitu kendaraan roda dua (di bawah 250 cc) dan angkutan umum. Selain kedua moda transportasi tersebut, diwajibkan menggunakan BBM nonsubsidi seperti pertamax dan jenis di atasnya. Distribusi BBM bersubsidi juga perlu pengaturan batas pengisian BBM per harinya.

“Kriteria sepeda motor dan kendaraan angkutan umum yang menggunakan BBM bersubsidi jenis pertalite dan solar agar dimasukkan ke dalam revisi Perpres No 191 tahun 2014 Tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak,” tambahnya.

Pemerintah melalui PT Pertamina Patra Niaga menurutnya juga mesti melakukan edukasi kepada masyarakat yang diprioritaskan mendapatkan BBM bersubsidi, mengingat masih banyak masyarakat yang belum mengetahui atau mengerti cara mendaftar dan membeli BBM subsidi melalui aplikasi MyPertamina. Kemudian, perlu dilakukan aktivitas pengisian BBM secara mobile ke lokasi-lokasi basis perekonomian masyarakat. Misal kelompok petani, nelayan, pedagang pasar, dan lain-lainnya.

“Selain itu, harus dilakukan optimalisasi pengawasan dan penegakkan sanksi tegas terhadap bentuk-bentuk penyimpangan praktek penyalahgunaan BBM bersubsidi agar penyaluran BBM bersubsidi lebih tepat sasaran,” kata Hery.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Humpuss Internasional Berkomitmen Wujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim

Kehadiran Humpuss di kancah industri kemaritiman Indonesia berperan penting pada kemajuan perekonomian nasional, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja.

EKONOMI | 9 Desember 2022

Ganjar Pranowo Proyeksikan KIK Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Investor asing dari 11 negara mendirikan pabriknya di KIK, Ganjar Pranowo pun memproyeksikannya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

EKONOMI | 9 Desember 2022

SF Sekuritas Ajak Generasi Muda Melek Pasar Modal

PT Surya Fajar Sekuritas (SF Sekuritas) yang merupakan bagian dari grup usaha PT Surya Fajar Capital Tbk (SF Capital) terus melakukan edukasi pasar modal

EKONOMI | 9 Desember 2022

Indosat Ooredoo Hutchison Tuntas Matikan Jaringan 3G

Operator telekomunikasi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) sudah tuntas mematikan jaringan 3G di Tanah Air.

EKONOMI | 9 Desember 2022

Penutupan Akhir Pekan, IHSG Terjungkal ke 6.715

IHSG ditutup melemah 89,1 poin (1,31%) ke level 6.715,12. IHSG hari ini bergerak bervariasi dengan rentang 6.695,4–6.804,2.

EKONOMI | 9 Desember 2022

Hasil Merger, Pelanggan Indosat Ooredoo Hutchison Capai 100 Juta

Pascamerger, pengguna Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) saat ini mencapai 100 juta pengguna aktif.

EKONOMI | 9 Desember 2022

Sembilan CEO Raih Gelar Tokoh Finansial Indonesia 2022 Versi Investor Daily

Majalah Investor kembali menganugerahkan penghargaan Tokoh Finansial Indonesia (TFI) untuk para Chief Executive Officer Terbaik dari berbagai bidang usaha.

EKONOMI | 9 Desember 2022

BPJS Ketenagakerjaan Catat Peserta Aktif Capai 36 Juta Tenaga Kerja

Jumlah kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 36 juta tenaga kerja tahun ini meningkat 6 juta dari tahun sebelumnya.

EKONOMI | 9 Desember 2022

Kurs Rupiah Terapresiasi ke Kisaran Rp 15.500

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Jumat(9/12/2022) terpantau menguat ke kisaran Rp 15.500.

EKONOMI | 9 Desember 2022

BI Perkirakan Suku Bunga Acuan The Fed Naik 50 Bps di Desember

Bank Indonesia memperkirakan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) atau fed fund rate dikerek naik sebesar 50 basis poin (bps) di Desember 2022.

EKONOMI | 9 Desember 2022


TAG POPULER

# Muhammad Fadli


# Pernikahan Kaesang


# Kuat Ma'ruf


# Bom Bandung


# Gempa Terkini


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Midodareni, Keluarga Kaesang Pangarep Datangi Rumah Erina Gudono

Midodareni, Keluarga Kaesang Pangarep Datangi Rumah Erina Gudono

LIFESTYLE | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE