Logo BeritaSatu

Darmawan Capital Dapatkan Persetujuan Kelola Gudang Komoditi Timah

Senin, 29 Agustus 2022 | 20:23 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - PT Darmawan Capital mendapat Persetujuan sebagai Pengelola Gudang Sistem Resi Gudang (SRG) untuk mengelola gudang komoditi timah dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) pada pertengahan Agustus 2022.

Sistem Resi Gudang merupakan instrumen perdagangan atau keuangan yang memungkinkan komoditas disimpan dalam gudang untuk memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan tanpa jaminan. Sehingga dapat meningkatkan akses kredit kepada para pelaku usaha.

CEO PT Darmawan Capital Oscar Darmawan selaku menyebutkan adanya Sistem Resi Gudang bertujuan untuk membuka akses terhadap pembiayaan bagi pelaku usaha. Hal ini dimungkinkan karena dalam Sistem Resi Gudang Pengelola Gudang dapat menerbitkan bukti kepemilikan atas barang yang disimpan di gudangnya dan bukti tersebut dapat berlaku selayaknya surat berharga seperti sertifikat tanah atau BPKB kendaraan.

Untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem ini diperlukan integritas dan komitmen pengelola gudang dalam menjaga barang yang disimpan di gudangnya tersebut.

Lebih lanjut Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas Widiastuti menyampaikan apresiasinya kepada PT DMK telah secara sukarela turut serta memanfaatkan Sistem Resi Gudang. Dia juga berharap Darmawan Capital mampu menjadi pengelola gudang SRG yang profesional, terpercaya dan inovatif.

"Kami tunggu kiprah Darmawan Capital untuk penerbitan Resi Gudang Timah demi kemajuan industri ini di Indonesia," tutur Widiastuti saat menyerahkan Sertifikat Persetujuan Pengelola Gudang SRG komoditas Timah.

Sistem Resi Gudang yang merupakan salah satu program kegiatan Bappebti di bawah Kementrian Perdagangan ini sendiri adalah salah satu program prioritas nasional yang diharapkan mampu menggerakan roda perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan petani.

"Saat ini Darmawan Capital sendiri aktif sebagai perusahaan yang bergerak di supply chain berbagai komoditas ayam karkas, beras, timah dan berbagai produk lainnya." ungkap Oscar Darmawan yang hari ini baru saja menyelesaikan pengiriman 45 ton beras untuk memenuhi kebutuhan di Pulau Jawa

Selain itu, Oscar juga mengungkapkan SRG bisa menjadi solusi masyarakat dalam menjaga harga supaya ada kepastian dalam pasar komoditas fisik. Adanya Sistem Resi Gudang dipicu karena akses terhadap pembiayaan kegiatan pertanian merupakan masalah yang masih dihadapi petani Indonesia. Persyaratan kredit lembaga pembiayaan menuntut agunan seperti sertifikat tanah.

Selain itu, proses selama menanam hingga memanen membutuhkan waktu yang cukup lama. Maka dari itu dibutuhkan instrumen lain yang dapat dijadikan agunan para pelaku usaha khususnya petani

Oscar Darmawan juga mengungkapkan ketersediaan gudang menjadi tantangan bagi para petani sehingga resi gudang menjadi sebuah solusi khususnya sehubungan ongkos logistik yang tinggi bagi petani dari tempat panen ke konsumen akhir. Untuk itu selanjutnya Darmawan Capital akan menunjukkan komitmennya menjalankan SRG di Indonesia dengan mendaftarkan dan menjalankan gudang-gudang lainnya yang dimilikinya sebagai gudang SRG.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wall Street Ditutup Melemah, Investor Tunggu Data Inflasi

Wall Street menutup sesi volatil dengan sebagian besar indeks utama terkoreksi pada perdagangan Rabu (7/12/2022) waktu setempat.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Konglomerat Batu Bara Low Tuck Kwong Bakal Jadi Orang Terkaya RI?

Kekayaan Low Tuck Kwong, pemilik PT Bayan Resources Tbk (BYAN), makin menggunung hingga mencapai US$ 20,8 miliar atau setara Rp 324 triliun.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Go Private, Tunas Ridean Sudah Buyback 97,6% Saham Publik

Go Private, PT Tunas Ridean Tbk (TURI) melakukan buyback seluruh saham yang dimiliki publik sejumlah 419.982.000 saham di harga Rp 1.700.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Tarik-menarik Sentimen Inflasi dengan Window Dressing, IHSG Berpotensi Rebound

Koreksi IHSG yang terjadi selama dua hari berturut-turut diakibatkan kekhawatiran pasar akan inflasi Amerika Serikat (AS) yang berkepanjangan.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Bermasalah, 13 Perusahaan Asuransi dalam Pengawasan Khusus OJK

Sebanyak 13 perusahaan asuransi yang kini dalam status pengawasan khusus dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

EKONOMI | 8 Desember 2022

IHSG Masih Tertekan, Ini 7 Saham Rekomendasi Yugen Sekuritas

Yugen Bertumbuh Sekuritas memprediksi IHSG masih tertekan dan akan diperdagangkan pada rentang 6.721 – 7.027.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Link Net Gelar Malam Penghargaan untuk Pelanggan Setia

PT Link Net Tbk menyelanggarakan Link Net Enterprise Customer Award 2022 di Hotel Westin Jakarta, Rabu (7/12/2022).

EKONOMI | 8 Desember 2022

Grup Pertamina, PalmCo, dan Pupuk Kaltim Masuk Daftar IPO BUMN 2023

Kementerian BUMN siap membawa empat BUMN melantai di bursa pada tahun depan. Dua di antaranya dari grup Pertamina, PalmCo, dan Pupuk Kaltim.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Sri Mulyani: Nilai Aset Negara Capai Rp 11.454 Triliun

Kementerian Keuangan menyatakan valuasi dan kualitas aset barang milik negara dan aset milik negara hingga tahun 2021 telah mencapai Rp 11.454 triliun.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Pemprov DKI Dukung Pengembangan UMKM Lewat Jakpreneur

Untuk mendukung kemajuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menggulirkan program Jakpreneur.

EKONOMI | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Lanjutkan Pelemahan, IHSG Dibuka Terkoreksi ke 6.783

Lanjutkan Pelemahan, IHSG Dibuka Terkoreksi ke 6.783

EKONOMI | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE