ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Strategi BRI Finance Optimalkan Pembiayaan Konsumen

Penulis: Prisma Ardianto | Editor: FER
Rabu, 31 Agustus 2022 | 20:20 WIB
Direktur Utama BRI Finance (BRIF) zizatun Azhimah saat Launching Penggunaan Motor Listrik Untuk Kendaraan Operasional BRI Finance dalam Rangka Implementasi ESG di Jakarta, Selasa, 21 Juni 2022. Sepeda motor Smoot dari PT Smoot Motor Indonesia adalah produk Indonesia yang memiliki komitmen sama dengan BRI Finance untuk bergerak kea rah bisnis berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan.
Direktur Utama BRI Finance (BRIF) zizatun Azhimah saat Launching Penggunaan Motor Listrik Untuk Kendaraan Operasional BRI Finance dalam Rangka Implementasi ESG di Jakarta, Selasa, 21 Juni 2022. Sepeda motor Smoot dari PT Smoot Motor Indonesia adalah produk Indonesia yang memiliki komitmen sama dengan BRI Finance untuk bergerak kea rah bisnis berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal / Mohammad Defrizal)

Jakarta, Beritasatu.com - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) berupaya lebih mengoptimal menggarap potensi bisnis sebanyak 120 juta nasabah induknya yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. Strategi itu dilakukan melalui dua inisiatif yaitu implementasi digitalisasi dan branchless financing.

Direktur Utama BRI Finance Azizatun Azhimah menyampaikan, menyampaikan, langkah ini sejalan dengan semangat BRI Finance untuk meningkatkan kontribusi terhadap pencapaian kinerja induk dan mendukung peran strategis BRI Group dalam pemulihan ekonomi nasional.

Perseroan perlu terus berinovasi, menjalankan transformasi di berbagai proses bisnis dan operasional, menjadi lebih cepat, melalui proses fast track approval, hingga memperluas coverage pemasaran dengan penempatan relationship manager di gerai induk usaha yaitu BRI, dan lain-lain.

ADVERTISEMENT

"Sehingga terus mendorong BRI Finance bertransformasi menjadi multifinance yang fokus pada segmen konsumer dengan target komposisi pembiayaan naik menjadi kisaran 70% lebih, sisanya baru komersial," ujar Azizah dalam keterangannya, Rabu (31/8/2022).

Dia menerangkan, transformasi menjadi multifinance yang fokus pada segmen pembiayaan konsumen Grup BRI telah digelar BRI Finance sejak 2019. Namun baru pada 2022 ini perusahaan berhasil memacu pertumbuhan segmen konsumer secara lebih agresif di tengah permintaan tinggi di pasaran.

Porsi pembiayaan konsumen dibandingkan dengan pembiayaan komersial BRI Finance terus meningkat secara konsisten. Pada 2020 komposisinya masih 35:65, lalu berbalik menjadi 59:41 pada 2021, dan terus meningkat menjadi 68:32 per Mei 2022.

Untuk merealisasikan aspirasi tersebut, BRI Finance telah menerapkan beberapa inisiatif strategis. Pertama, implementasi branchless financing melalui penempatan tenaga pemasar di unit kerja BRI. BRI Finance sudah menempatkan tenaga pemasar di 175 unit kerja BRI. Ke depan, penempatan tenaga pemasar di cabang BRI pun akan diperluas.

Sebab, kata Azizah, BRI Finance ingin mengoptimalkan akses pada 120 juta nasabah potensial dari BRI Group yang tersebar di seluruh Indonesia dengan demografi yang beragam. Hal itu pun merupakan salah satu bentuk optimalisasi penunjukannya sebagai single gateway auto loan BRI Group atau pengalihan seluruh bisnis otomotif BRI Group ke Perusahaan yang sudah dilakukan sejak tahun 2020.

Kedua, pengembangan digitalisasi bisnis dan payment gateway. Salah satunya melalui pengembangan dan inovasi aplikasi MyBrif sebagai bagian dari transformasi digitalisasi proses bisnis. BRI Finance bekerjasama dengan ekosistem BRI Group termasuk super apps BRI yaitu BRIMo dan layanan branchless BRILink.

Sementara untuk pertumbuhan pangsa pasar di luar grup, BRI Finance melakukan kolaborasi digitalisasi bisnis bersama marketplace otomotif. Adapun pada 2022, perseroan membidik pembiayaan baru mencapai di atas Rp 4 triliun dan sudah terealisasi lebih dari Rp 2 triliun.

Terakhir yakni implementasi fast track approval untuk percepatan proses persetujuan pembiayaan. Inisiatif ini merupakan bagian dari reengineering proses bisnis melalui pemanfaatan credit scoring dan data digital sehingga diharapkan proses pengajuan pembiayaan hingga persetujuan menjadi lebih cepat dan efisien. "Inisiatif ini juga merupakan wujud dari komitmen kami untuk senantiasa memberikan layanan yang terbaik kepada debitur," tambah Azizah.



Bagikan

BERITA TERKAIT

Tumbuh 12,5 Persen Jadi Rp 1.250 Triliun, Kredit BRI di Atas Rata-rata Industri

Tumbuh 12,5 Persen Jadi Rp 1.250 Triliun, Kredit BRI di Atas Rata-rata Industri

EKONOMI
Kolaborasi BRI dan Telkomsel Hadirkan Layanan Paket Data untukMo di Super App BRImo

Kolaborasi BRI dan Telkomsel Hadirkan Layanan Paket Data untukMo di Super App BRImo

EKONOMI
Sempat Disindir Jokowi, NIM Perbankan September Masih Tinggi Capai 4,85%

Sempat Disindir Jokowi, NIM Perbankan September Masih Tinggi Capai 4,85%

EKONOMI
Sri Mulyani Beberkan Kriteria Rumah yang Dapat Gratis PPN

Sri Mulyani Beberkan Kriteria Rumah yang Dapat Gratis PPN

EKONOMI
Rupiah 3 November 2023 Menguat Signifikan ke Rp 15.700-an, Ini Pemicunya

Rupiah 3 November 2023 Menguat Signifikan ke Rp 15.700-an, Ini Pemicunya

EKONOMI
IHSG pada Perdagangan 3 November 2023 Ditutup Naik 37 Poin ke 6.788

IHSG pada Perdagangan 3 November 2023 Ditutup Naik 37 Poin ke 6.788

EKONOMI

BERITA TERKINI

Prabowo dan Iko Uwais Tunjukkan Kuda-kuda Silat

Prabowo dan Iko Uwais Tunjukkan Kuda-kuda Silat

PEMILU PRESIDEN 14 menit yang lalu
Retno Marsudi: Palestina Punya Hak untuk Merdeka

Retno Marsudi: Palestina Punya Hak untuk Merdeka

INTERNASIONAL 1 jam yang lalu
Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT