Logo BeritaSatu

Pelabelan BPA Air Kemasan Berpotensi Menambah Masalah Baru

Jumat, 2 September 2022 | 23:51 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Air Kemasan Indonesia (Aspadin), Rachmat Hidayat, mengatakan rencana pelabelan Bisfenol A (BPA) pada air kemasan galon berpotensi menambah beragam masalah baru.

Menurut Rachmat, rencana Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk merevisi Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, khususnya pelabelan BPA pada air kemasan galon hanya akan membuka kotak pandora yang bisa menimbulkan efek yang sulit dikendalikan.

"Jika rencana peraturan ini diterapkan, BPOM akan membuka kotak pandora. Nanti akan ada pelabelan bebas kandungan logam berat, pelabelan cemaran kimia, cemaran mikroba, itu kotak pandora. Ribuan pelabelan untuk ribuan makanan kemasan di Indonesia,” kata Rachmat Hidayat, dalam kesempatan bincang-bincang bertema "Polemik Revisi Label BPA: Manfaat VS Mudharat" yang digelar secara daring, Jumat (2/9/2022).

Rachmat menegaskan, sejatinya pemerintah dan lembaga terkait termasuk BPOM telah memberikan keputusan yang menyebut bahwa air minum dalam kemasan dengan bahan polikarbonat telah aman dikonsumsi masyarakat.

Pada tahun 2020, lanjut Rachmat, BPOM juga menggelar penelitian selama lima tahun terkait batas migrasi pada galon PET maupun polikarbonat, yang dinyatakan masih di bawah batas aman.

"BPOM meneliti ratusan jenis kandungan kimia dalam ratusan jenis kemasan. BPA hanya salah satu kandungan dari ratusan kemasan itu. BPOM menemukan bahwa semua berada di bawah ambang batas 0,01 bagian per juta. Artinya 1/60 dari batas aman (0,6 bpj),” tegasnya.

Untuk itu ia kembali mempertanyakan keputusan BPOM untuk menerbitkan revisi atas Peraturan BPOM Nomor 31 Tahun 2018 tentang Label Pangan Olahan, yang akan mewajibkan label BPA pada kemasan galon guna ulang berbahan polikarbonat.

Dalam kesempatan yang sama, Dr Nugraha Edhi Suyatma, Dosen dan Peneliti di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan dan Seafast Center Institut Pertanian Bogor (IPB) mengemukakan, ia kurang sependapat dengan sisipan pasal 61 a dan b dalam revisi Peraturan BPOM Nomor 18 tahun 2018, yang dikhawatirkan akan menimbulkan mispersepsi pada konsumen, seolah kemasan plastik lain di luar polikarbonat terkesan aman.

"Padahal BPA ada dimana-mana tidak hanya di polikarbonat, ada di kemasan kaleng, bahkan di botol bayi, itu juga harus dilabeli semua,” ujarnya.

Baca selanjutnya
Berdasarkan sebuah penelitian, kata Dr Nugraha, kandungan BPA justru terbanyak ada ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dubes AS: UU KUHP Bisa Berdampak Negatif ke Investasi

Dubes AS di Indonesia menilai pengesahan UU KUHP bisa berdampak negatif pada laju investasi di Indonesia.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Kemenkeu Beri Keringanan Utang pada 2.109 Debitur Mini

Kemenkeu menyatakan hingga 30 November 2022 program keringanan utang (crash program) telah diikuti 2.109 debitur kecil atau mini.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Mengekor Mata Uang Asia, Rupiah Naik di Awal Perdagangan

Pergerakan mata uang Garuda atau rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona hijau.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Lanjutkan Tren Negatif, IHSG Melemah di Awal Perdagangan

IHSG di awal perdagangan bergerak fluktuatif pada rentang 6.841-6.892 dan mengikuti pergerakan bursa saham regional yang melemah.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Meski Biaya Tinggi, Penerbitan Obligasi 2023 Tetap Marak

Di tengah era suku bunga tinggi yang memicu kenaikan cost of fund (beban biaya), penerbitan obligasi korporasi pada tahun 2023 tetap marak.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Bapanas Pastikan Cadangan Beras Pemerintah Tersedia

Pemerintah secara penuh menjamin dan memastikan ketersediaan beras di masyarakat secara berkelanjutan dengan mengamankan stok dan kesiapan CPP.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Dekati Rp 1.600 T, Penerimaan Pajak Sudah 106% dari Target

Capaian penerimaan pajak yang baik ini didukung kinerja ekonomi, implementasi UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP) hingga berkah harga komoditas.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Transformasi Digital Perlu Akselerasi untuk Topang Ekonomi Nasional

Transformasi digital pascapandemi penting dilakukan karena saat ini teknologi bukan sekadar alat dalam operasional bisnis atau organisasi.

EKONOMI | 7 Desember 2022

INA dan SWF Denmark Investasi Rp 7,8 Triliun di Energi Hijau

Indonesia Investment Authority (INA) dan SWF Denmark, Investment Fund for Developing Countries (IFU) menyepakati perjanjian investasi.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Meski Naik, Harga Emas Masih di Bawah Level Psikologis

Harga emas naik di akhir perdagangan Selasa (6/12/2022), dari penurunan tajam sehari sebelumnya.

EKONOMI | 7 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sang Pisang Gratis Mungkin Jadi Sajian Pernikahan Kaesang dan Erina

Sang Pisang Gratis Mungkin Jadi Sajian Pernikahan Kaesang dan Erina

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE