Logo BeritaSatu

Semester I, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Melonjak 27%

Minggu, 11 September 2022 | 20:01 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek mencatat kenaikan total klaim sebesar 27% menjadi sekitar Rp 26 triliun. Peningkatan klaim masih didominasi dari program jaminan hari tua (JHT).

"Kalau klaim itu sampai dengan semester I 2022 sudah hampir 2 juta orang atau 1,9 juta orang, sekitar Rp 26 triliun. Itu naik sekitar 27%," beber Direktur Kepesertaan BP Jamsostek Zainudin saat ditemui wartawan di Plaza BP Jamsostek, pekan lalu.

Dia menerangkan, kontributor terbesar total klaim masih ditorehkan program JHT. Data BPJS Ketenagakerjaan mencatat, klaim dan manfaat dibayarkan dari program JHT sampai dengan semester I 2022 mencapai Rp 22,47 triliun. Sedangkan sepanjang 2021, klaim JHT tercatat mencapai Rp 37,09 triliun.

"Kalau secara jumlah kasus, kenaikan klaim masih pada JHT. Karena JHT itu kemarin bisa diambil kapanpun. Itu yang kemarin ramai (klaim program JHT)," jelas Zainudin.

Menurut dia, saat ini lini klaim yang mulai mengalami penurunan adalah program jaminan kematian (JKM), seiring dengan penanganan pandemi Covid-19 yang kian baik. "Kalau tahun kemarin itu karena pandemi Covid-19 kan banyak yang meninggal, memang klaim kematian kita naik sekitar 3 kali lipat. Tapi kalau klaim ini sudah mulai normal," imbuh dia.

Di sisi lain, Zainudin mengemukakan, pihaknya terus berupaya untuk menjaring lebih banyak peserta untuk mendapatkan akses perlindungan sosial ketenagakerjaan dari BP Jamsostek. Salah satunya adalah para pekerja migran Indonesia (PMI).

Dia menyatakan, para PMI yang baru berangkat pada beberapa waktu belakangan dipastikan telah masuk dalam kepesertaan BP Jamsostek. Hal ini berkat dukungan sistem yang dibangun bersama Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Namun yang menjadi tantangan adalah para PMI eksisting yang sudah lama berada di negara-negara tempat mereka bekerja. Menurut Zainudin, perlu sejumlah pendekatan dan upaya bersama untuk para PMI di negara-negara tersebut bisa masuk dan mengakses manfaat kepesertaan BP Jamsostek.

Pertama, kata dia, pihaknya perlu meminta restu kepada Kementerian Luar Negeri agar kedutaan besar (Kedubes) Indonesia turut hadir BP Jamsostek. Dalam hal ini, perlu untuk setiap kedubes mendapat izin dari Kementerian Luar Negeri, khususnya kedubes di empat negara.

"Kami tahun ini itu prioritas empat negara, Malaysia, Taiwan, Arab Saudi, dan Korea Selatan. Ini menjadi prioritas meskipun yang lain juga ikut digarap," ungkap Zainudin.

Selain itu, kerja sama yang tengah diupayakan bisa terjalin adalah terkait dengan cara pembayaran iuran dan klaim bagi para PMI. Hal ini bisa memungkinkan dengan adanya kerja sama BP Jamsostek dengan sejumlah bank BUMN yang memiliki kantor luar negeri.

Zainudin mengatakan, memang saat ini ada moratorium penempatan PMI ke sejumlah negara. Meski begitu, BPJS Ketenagakerjaan terus menunjukkan progres penambahan 15.000 peserta PMI per bulan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Investor Sayangkan Banyak Startup yang Lakukan PHK

Pihak investor ikut menyayangkan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan rintisan atau startup.

EKONOMI | 5 Desember 2022

OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

OJK resmi mengumumkan pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life/PT WAL.

EKONOMI | 5 Desember 2022

ESG Tingkatkan Performa Grup ANJ

PT ANJ sudah mempraktekkan responsible development dan pemberdayaan sosial di semua lini bisnisnya yang tersebar di Sumatra, Kalimantan dan Papua.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo Harapkan BI Tidak Lagi Naikkan Suku Bunga Acuan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani berharap Bank Indonesia (BI) tidak lagi menaikan suku bunga acuan.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ini Cara Daftar Serta Tahapan Rekrutmen Bersama BUMN

Kementerian BUMN membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari BUMN melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ketum Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi 2023 Tumbuh 5%

Hariyadi mengatakan, Apindo memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2023 antara 5,15% hingga 5,65%.

EKONOMI | 5 Desember 2022

BI Prediksi The Fed Kerek Suku Bunga di Level 6 Persen

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menilai tren suku bunga tinggi The Fed masih akan terjadi pada tahun depan dengan rentang waktu yang cukup lama.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo: Permenaker 18/2022 Bisa Tingkatkan Risiko PHK

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani menilai Permenaker 18/2022 bisa memperbesar risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penyusutan lapangan kerja.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apexindo Kantongi Kontrak Baru dari PGE Rp 240 Miliar

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) meraih kontrak baru Rp 240 miliar untuk proyek pengeboran panas bumi dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

EKONOMI | 5 Desember 2022

Kenaikan Suku Bunga The Fed Dorong Penguatan Dolar AS

Fenomena sangat kuatnya dolar AS memberikan tekanan pelemahan atau depresiasi mata uang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

EKONOMI | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Statistik Menarik Kemenangan Telak Brasil atas Korsel

Statistik Menarik Kemenangan Telak Brasil atas Korsel

SEMESTA BOLA 2022 | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE