Logo BeritaSatu

Digitalisasi Permudah Distribusi BBM Tepat Sasaran

Selasa, 13 September 2022 | 15:54 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakata, Beritasatu.com- Sistem digital dalam pengolahan minyak dari kilang PT Pertamina hingga distribusi BBM ke SPBU merupakan salah satu instrumen penting pengelolaan kilang modern dan antipenyelewengan. Badan Pengatur Hilir Migas (BPH Migas) menilai penggunaan digitalisasi ini turut andil memastikan efisiensi operasi serta pendistribusian tepat sasaran.

"Iya (sistem digitalisasi itu bagus, bisa dipantau secara real time)," kata Anggota Komite BPH Migas, Saleh Abdurrachman, dalam keterangannya Selasa (13/9/2022).

Menurut Saleh digitalisasi akan berdampak positif jika dikombinasikan dengan implementasi penggunaan aplikasi MyPertamina di SPBU. Hal ini akan langsung mencegah penyelewengan penggunaan BBM bersubsidi mulai pengolahan hingga titik akhir pendistribusian ke masyarakat. Dia berharap digitalisasi, pengembangan kilang, dan pembangunan kilang baru bisa memastikan ketahanan pasokan BBM di Tanah Air. "Sistem digitalisasi SPBU dengan MyPertamina itu akan bisa mengurangi/mencegah penyelewengan," ujar Saleh.

Pertamina diketahui telah memiliki sistem pemantauan data mulai produksi di hulu hingga distribusi BBM ke masyarakat lewat Pertamina Integrated Enterprise Data and Command Center (PIEDCC). Melalui sistem PIEDCC bisa terpantau aliran dari fluidanya (cairan) atau gas. Pergerakan BBM terlihat dari kilang produksi disalurkan ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) akan terpantau.Jumlah BBM yang disalurkan ke kendaraan pengangkut (truk tangki) dilakukan secara otomatis sesuai jumlah yang dimasukkan lewat sistem. Selanjutnya, saat diangkut oleh truk tangki menuju SPBU juga dimonitor secara sistematis.

Pengawasan tidak hanya di darat, tetapi juga di laut saat pengangkutan BBM menggunakan kapal. Saat ini, Pertamina memiliki sekitar 258 kapal dan semuanya terdata dengan baik dan terpantau secara langsung lewat PIEDCC. Sistem PIEDCC merupakan upaya Pertamina mengantisipasi kehilangan jumlah BBM tidak wajar, mulai dari produksi di kilang, distribusi oleh truk tangki maupun kapal, hingga masuk ke SPBU dan diterima masyarakat. Langkah ini juga merupakan upaya untuk efisiensi dalam produksi dan distribusi BBM.

Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro, menilai digitalisasi rantai distribusi penyaluran BBM dari kilang hingga SPBU dilanjutkan ke masyarakat, merupakan keharusan untuk diimplementasikan. "Saya kira digitalisasi adalah suatu kiniscayaan. Perkembangan yang tidak mungkin bisa dihindari," ungkap Komaidi.

Menurut dia, digitalisasi rantai distribusi BBM dari kilang jadi kunci untuk memastikan bahwa BBM diprosuksi dan disalurkan dengan tepat. "Saya kira manfaatnya cukup besar. Segala sesuatunya jadi lebih tercatat dan terpetakan dengan baik," ujar Komaidi



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ekonomi Global Melemah, Startup Terancam Merana di 2023

Menurut Tauhid, melambatnya pertumbuhan bisnis startup di 2023 tidak terlepas dari penurunan daya beli masyarakat sebagai imbas pelemahan ekonomi global.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Dilanda PHK Massal, Ini yang Harusnya Startup Lakukan

Direktur Eksekutif Indef menyampaikan, langkah efisiensi startup untuk bertahan sebetulnya tidak harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Badai PHK Startup, Kemenkominfo: Model Bisnis Berubah

Semuel menyampaikan, langkah PHK yang diambil perusahaan startup sebetulnya juga terjadi di industri lain, seperti tekstil dan alas kaki.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Gelombang PHK Startup Diprediksi Masih Berlanjut Tahun Depan

Tauhid melihat akan ada beberapa startup yang terpaksa menghentikan bisnisnya di 2023, khususnya financial technology (fintech).

EKONOMI | 1 Desember 2022

Platform E-Commerce Diminta Prioritaskan Produk Lokal

Menkominfo meminta penyedia e-commerce memprioritaskan platformnya untuk menjual produk lokal dari kalangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

EKONOMI | 1 Desember 2022

Hadapi Gelombang PHK, Pengusaha dan Pekerja Harus Duduk Bersama

Pemerintah segera mengajak para pengusaha dan serikat pekerja untuk duduk bersama mencari solusi terbaik dalam menghadapi gelombang PHK.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Menkominfo Minta Startup Lakukan Efisiensi Bukan PHK

Menkominfo menyampaikan, langkah startup melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) justru membuat masalah baru.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Dubes Heri Fasilitasi Penandatanganan MoU PT MRT Jakarta dan Perusahaan Jepang

Duta Besar untuk Jepang, Heri Akhmadi memfasilitasi penandatanganan empat MoU antara PT MRT Jakarta dengan perusahaan Jepang.

EKONOMI | 1 Desember 2022

Perkuat Kolaborasi Startup dan Ekosistem, Telkomsel Hadir di NEX-BE Fest 2022

Tahun ini sebanyak 38 BUMN yang turut berpartisipasi di dalam agenda NEX-BE Fest 2022 di Bali bertemu dengan sekitar 41 startup dari berbagai sektor yang merupakan bagian dari ekosistem.  

EKONOMI | 1 Desember 2022

Bank INA Siap Right Issue Jumbo Rp 1,2 T untuk Perkuat Modal

PT Bank INA Perdana Tbk (BINA) bersiap kembali menggelar rights issue dengan mengincar dana Rp 1,2 triliun dalam rangka memperkuat struktur permodalan. 

EKONOMI | 1 Desember 2022


TAG POPULER

# Sidang Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


# Pertumbuhan Ekonomi 2023


# One Championship


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022, Maroko Ungguli Kanada 2-1 pada Babak I

Piala Dunia 2022, Maroko Ungguli Kanada 2-1 pada Babak I

SEMESTA BOLA 2022 | 14 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE