Logo BeritaSatu

Fortinet: 90% Organisasi OT Alami Gangguan di 12 Bulan Terakhir

Jumat, 16 September 2022 | 22:01 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Fortinet, perusahaan global yang bergerak di layanan solusi keamanan siber yang luas, terintegrasi, dan terotomasi, merilis Laporan Kondisi Teknologi Operasional dan Keamanan Siber 2022 global.

Kala jaringan kendali industri terus menjadi sasaran tindak kriminal siber dengan 93% (Indonesia: 90%) organisasi Teknologi Operasional (OT) mengalami gangguan selama 12 bulan terakhir. Laporan Fortinet ini mengungkap banyaknya celah sistem keamanan industri, serta kesempatan untuk memperbaikinya.

Edwin Lim, Country Director, Fortinet Indonesia, mengatakan saat Indonesia mempercepat upayanya untuk mengubah sektor manufaktur dan untuk mencapai tujuan Making Indonesia 4.0, studi Fortinet tentang sektor teknologi operasional (OT) Indonesia menyoroti apa yang perlu dilakukan untuk mengatasi kesenjangan keamanan saat ini.

“Studi kami menemukan bahwa 9 dari 10 organisasi OT yang disurvei di Indonesia mengalami dampak pada operasi di lingkungan industri karena intrusi siber. 63% organisasi OT Indonesia juga mengalami pemadaman operasional yang memengaruhi produktivitas dan kehilangan data penting bisnis (57%) sementara 60% organisasi memiliki tingkat kekhawatiran yang tinggi mengenai ransomware di lingkungan OT, dibandingkan dengan gangguan lainnya,” ujar Edwin Lim dalam siaran pers, Jumat (16/9/2022).

Senada dengan itu, John Maddison, EVP of Products and CMO, Fortinet, menyatakan Laporan Kondisi Teknologi Operasional (OT) dan Keamanan Siber global tahun ini menunjukkan walau keamanan OT telah menjadi perhatian bagi pimpinan organisasi, masih terdapat celah berbahaya pada sistem keamanan.

“PLC yang dirancang tanpa sistem keamanan serta gangguan bertubi-tubi, kurangnya visibilitas tersentralisasi pada aktivitas OT, dan meningkatnya konektivitas pada TO adalah beberapa tantangan besar yang harus ditanggapi organisasi. Sistem keamanan terpusat pada infrastruktur jaringan OT, termasuk penghubung, titik akses, dan tembok api, memegang peranan penting dalam segmentasi jaringan. Ini harus dikombinasikan dengan platform yang mencakup OT, OT/IT terpadu, dan TI yang menyediakan visibilitas dan kendali dari hulu ke hilir,” ujar Maddison.

Adapun temuan kunci laporan ini meliputi kurangnya visibilitas tersentralisasi pada aktivitas OT, gangguan pada sistem keamanan OT berdampak signifikan kepada produktivitas dan pendapatan bersih organisasi, kepemilikan sistem keamanan OT yang tidak konsisten dalam organisasi, dan keamanan OT telah meningkat secara bertahap, tetapi masih terdapat celah keamanan pada banyak organisasi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

OJK: Industri Keuangan Non Bank Masih Tumbuh, Profil Risiko Terjaga

OJK mencatat sektor industri keuangan non bank (IKNB) secara umum sampai dengan Oktober 2022 masih mencatatkan pertumbuhan.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Permintaan Ekspor Turun, 11 Sektor Manufaktur RI Alami Kontraksi

PMI Indonesia 50,3 dan ada 11 sektor kontraksi dan juga penurunan purchasing order terutama untuk sektorTPT, sepatu, dan apparel.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Menko Airlangga Targetkan 65% Pemda Go Digital di 2023

Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) menargetkan 65% pemerintah daerah masuk kategori digital pada 2023.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Melesat, Transaksi Digital di RI Diperkirakan Rp 3.424 T

Pemerintah meyakini potensi digitalisasi di Indonesia akan terus meningkat, seiring komitmen untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi di daerah.

EKONOMI | 6 Desember 2022

CIMB Niaga Finance Raih Pinjaman Syariah Rp 700 Miliar

PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance/CNAF) meraih pinjaman sindikasi syariah senilai Rp 700 miliar.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Telkomsel: Penurunan Harga Saham GOTO Masih Wajar

Telkomsel  menanggapi penurunan kinerja saham GOTO adalah suatu hal yang wajar akibat fluktuasi pasar.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Terkapar di Zona 6.800-an, IHSG Melemah 1,39% di Sesi I

Dibuka melemah 51,54 poin (0,74%) di posisi 6.935, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) sentuh zona 6.800 pada perdagangan sesi I, Selasa (6/12/2022).

EKONOMI | 6 Desember 2022

Bittime Exchange Jelajahi Potensi Pasar Kripto di Indonesia

Kehadiran Bittime di negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara ini menegaskan akan minat dan komitmen terhadap Indonesia.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Pendapatan Hero Supermarket Naik 31% Tembus Rp 3,2 Triliun

PT Hero Supermarket Tbk (HERO) HERO Group hingga kuartal III 2022 mencatat pendapatan bersih sebesar Rp 3,23 triliun meningkat 31%.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Besar Pasak daripada Tiang, Ekuitas Wanaartha Life Negatif Rp 10 T

Menurut laporan keuangan 2020, Wanaartha Life ternyata memiliki ekuitas minus Rp 10 triliun sehingga tidak mampu memenuhi rasio solvabilitas.

EKONOMI | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
OJK: Industri Keuangan Non Bank Masih Tumbuh, Profil Risiko Terjaga

OJK: Industri Keuangan Non Bank Masih Tumbuh, Profil Risiko Terjaga

EKONOMI | 5 menit yang lalu





Gempa M 6,2 Guncang Jember

NEWS | 51 menit yang lalu





CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE