Logo BeritaSatu

Presiden Jokowi Minta Neraca Produktivitas Pertanian Dijaga

Senin, 19 September 2022 | 13:24 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo terus melakukan penanaman komoditas pertanian, seperti jagung, kedelai, cabai, dan bawang merah untuk menjaga neraca produktivitas pangan di dalam negeri.

"Bapak Presiden minta neraca ini betul-betul dijaga. Bahkan, saya diperintahkan untuk terus melakukan penanaman tambahan baik jagung, kedelai, cabai, maupun bawang merah,” kata Mentan saat memberikan keterangan pers usai menghadiri rapat terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/9/2022).

Presiden Jokowi Minta Neraca Produktivitas Pertanian Dijaga
Petani membersihkan gulma pada lahan pertanian di Tangerang, Sabtu, 6 Maret 2021.

Rapat yang dipimpin Presiden Jokowi membahas tentang ketersediaan komoditas pangan seperti kedelai, bawang merah cabai, dan hortikultura.

Presiden Jokowi, kata Mentan, secara khusus mengecek neraca produktivitas yang ada, mulai dari kedelai, cabai hingga bawang merah. Secara umum, berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan) dan faktualisasi di lapangan sampai akhir Desember 2022, neraca produktivitas dan ketersediaan pangan cukup.

"Tentu saja, neraca yang berkait dengan bawang merah dan kedelai adalah neraca yang masih menggunakan data importasi yang ada,” jelas dia.

Pada kesempatan itu, kata Mentan, Presiden Jokowi meminta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dapat membeli semua produktivitas yang ada sehingga negara bisa betul-betul menjamin dan tidak membiarkan begitu saja.

Selain itu, sistem logistik dan transportasi juga yang terus ditingkatkan sehingga pemerintah dapat mengendalikan stabilisasi harga semaksimal mungkin.

“Artinya, kita berharap produktivitas cukup, tetapi harganya dijaga untuk bisa dikendalikan dengan baik. Oleh karena itu, dari daerah-daerah produsen yang surplus ke daerah yang shortage, harus betul-betul dipetakan dengan baik,” kata Mentan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

BPS menyebutkan bahwa beras merupakan salah satu komoditas pangan yang berkontribusi besar terhadap inflasi pangan.

EKONOMI | 28 November 2022

IHSG Terpangkas di Sesi I Terseret Saham Teknologi

Dibuka turun 0,78 poin (0,01%) di posisi 7.052, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) tenggelam di zona merah pada perdagangan sesi I, Senin (28/11/2022).

EKONOMI | 28 November 2022

Usai Grup Salim Masuk, BUMI Private Placement Lagi Rp 2,1 T

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali akan melaksanakan private placement setelah private placement Rp 24 triliun saat Grup Salim ikut masuk.

EKONOMI | 28 November 2022

Gubernur Sulut Tetapkan UMP Naik 5,4% Jadi Rp 3.485.000

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey menetapkan besaran UMP Sulawesi Utara sebesar Rp 3.485.000 atau naik sebesar 5,24%

EKONOMI | 28 November 2022

Searah Mata Uang Asia, Rupiah Terpangkas di Awal Perdagangan

Pergerakan mata uang Garuda ata rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona merah.

EKONOMI | 28 November 2022

Awal Pekan Investor Bersemangat, IHSG Masih di Zona Hijau

Di menit-menit awal, nilai perdagangan IHSG sebesar Rp 210,02 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 25.442 kali transaksi.

EKONOMI | 28 November 2022

Global Resesi, OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit hingga 2024

OJK memutuskan memperpanjang kebijakan restrukturisasi kredit maupun pembiayaan khusus hingga 2024.

EKONOMI | 28 November 2022

Inflasi dan Fed Mulai Dovish Katalis Positif IHSG Pekan Ini

the Fed yang diperkirakan mulai dovish ke depannya, diyakini menjadi katalis positif bagi IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI).

EKONOMI | 28 November 2022

Harga SUN Menguat Terbatas karena Fed Rate Melandai

Harga SUN akan menguat karena melemahnya sentimen Fed rate hike dan sentimen positif net buy asing pada pekan lalu yang mencapai Rp 11 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022

Hingga Oktober, Penerbitan Obligasi Naik 28% Jadi Rp 144,9 T

Meningkatnya penerbitan obligasi korporasi sejalan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan impresif.

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

Upaya Menjaga Inflasi Nasional Dimulai dari Beras

EKONOMI | 9 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE