Logo BeritaSatu

Shopee PHK Karyawan karena Efisiensi, Bukalapak dan JD.ID?

Selasa, 20 September 2022 | 14:00 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Usai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) di beberapa pasar utama pada Juni 2022, Shopee baru-baru ini melakukan aksi serupa untuk operasionalnya di pasar Indonesia. Adapun, rumor bahwa PHK itu juga akan merembet ke Tanah Air sebenarnya sudah tercium pada pertengahan tahun 2021 seiring badai PHK di dunia start-up secara global.

Namun, kondisi serupa syukurnya tidak dialami oleh kompetitornya, antara lain Bukalapak dan JD.ID. “Terkait dengan pemecatan karyawan di Shopee Indonesia, JD.ID saat ini tidak terdampak sama sekali,” kata manajemen JD.ID, Selasa (20/9/2022).

Bahkan sebaliknya, JD.ID tengah melakukan penambahan karyawan baru untuk pengembangan usahanya ke depan. “Sampai saat ini kita tetap melakukan proses hiring beberapa divisi yang membutuhkan,” tulisnya.

Saat ini, total karyawan JD.ID dari head office hingga karyawan warehouse sekitar 1.000-an.

Serupa, Bukalapak juga tidak melakukan PHK terhadap karyawannya. Apalagi, perusahaan unicorn teknologi tersebut berhasil mengantongi laba bersih Rp 8,59 triliun pada periode semester I tahun ini. Kinerja tersebut berkebalikan dari periode semester I tahun sebelumnya yang merugi Rp 768,64 miliar.

“Kami dalam posisi baik untuk berinvestasi dan terus merekrut para talenta unggul dalam skala lokal maupun global, terlepas dari kondisi ekonomi saat ini, Bukalapak berkomitmen mempertahankan standar terbaik dalam performa karyawan serta mengandalkan talenta-talenta masa depan untuk menciptakan produk-produk yang membawa dampak bagi pengguna kami,” ucap SVP Talent Bukalapak Suryo Sasono.

Adapun, Bukalapak saat ini sudah memliki lebih dari 2.000 karyawan.

Sebagai informasi, menurut data iPrice, rata-rata pengunjung bulanan laman Tokopedia mencapai 157,2 juta pada kuartal I 2022. Angka tersebut naik 5,1% dari kuartal IV 2021 yang tercatat 149,6 juta kunjungan.

Sementara Shopee di urutan kedua dengan rata-rata pengunjung bulanan 132,77 juta pada kuartal I 2022, naik 0,6% dari kuartal sebelumnya yang masih 131,9 juta.

Kemudian Lazada naik ke peringkat tiga, menggeser Bukalapak pada tiga bulan pertama tahun ini. Rata-rata pengunjung bulanan dari kedua e-commerce tersebut masing-masing mencapai 24,68 juta dan 23,1 juta.

Sementara Orami naik ke posisi lima, Blibli turun ke posisi enam, Ralali naik ke peringkat tujuh, dan Zalora naik ke posisi kedelapan.

Adapun JD.ID turun ke posisi sembilan dan Bhinneka turun ke posisi 10.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Daikin Bangun Pabrik AC Rp 3,3 Triliun di Cikarang

Pabrik AC Daikin yang berlokasi di kawasan Cikarang memiliki kapasitas produksi 1,5 juta unit setiap tahunnya.

EKONOMI | 2 Desember 2022

200 Bankir ASEAN Kumpul di Labuan Bajo Bahas Sistem Pembayaran

Interkoneksi sistem pembayaran tanpa batas di kawasan ASEAN berpotensi mendukung pengembangan ekonomi di Indonesia.

EKONOMI | 2 Desember 2022

OJK Sebut Investor Asing Antre Minati Bank di Indonesia

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menyampaikan, sektor perbankan nasional sangat menarik bagi para investor, khususnya dari luar negeri.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Airlangga Rayu Eksportir Simpan Duit di Dalam Negeri

Menko Airlangga mendorong perbankan memberikan kebijakan suku bunga khusus terhadap eksportir yang menempatkan devisa hasil ekspor (DHE) di dalam negeri.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Bank Mandiri Catat Transaksi QRIS Tembus Rp 2,6 Triliun

Bank Mandiri mencatat volume transaksi layanan QRIS mencapai Rp 2,6 triliun hingga Oktober 2022, atau meningkat 520% dibandingkan periode tahun lalu.

EKONOMI | 2 Desember 2022

OJK Pede Penyaluran Kredit Perbankan Tetap Tumbuh di 2023

Selain penyaluran kredit, OJK meyakini kinerja industri perbankan tetap tumbuh di 2023 karena pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) menunjukkan tren peningkatan.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Pemerintah Bertekad Jaga Inflasi Hadapi Resesi, Caranya?

Pemerintah mengoptimalkan peran Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas harga barang.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Menko Airlangga Minta Eksportir Dapat Suku Bunga Spesial

Menko Airlangga meminta perbankan untuk memberikan suku bunga spesial kepada eksportir yang menempatkan devisa hasil ekspor (DHE) di dalam negeri.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Lebih Optimistis, Jaya Ancol Bidik Pendapatan Rp 1,1 Triliun

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menargetkan pendapatan Rp 1,1 triliun di pada 2023 seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Bulog Serap Stok Beras di Penggilingan, Tidak Jadi Impor?

Perum Bulog telah melakukan penyerapan beras dari berbagai wilayah berdasarkan data yang disampaikan Kementerian Pertanian (Kementan).

EKONOMI | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Soal Risiko Stadion Bubble Liga 1, Ini Penjelasan Polri

Soal Risiko Stadion Bubble Liga 1, Ini Penjelasan Polri

BOLA | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE