Logo BeritaSatu

Relaksasi Asing di Sektor Tambang untuk Genjot Investasi

Rabu, 21 September 2022 | 16:15 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Relaksasi kepemilikan asing pada sektor tambang diperlukan untuk menggenjot investasi di Indonesia. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah dalam rangka mencapai Indonesia Emas 2045 yang mengundang investor asing berinvestasi di sektor pertambangan dalam rangka hilirisasi.

Hal itu terungkap dalam disertasi doktor Ida Sumarsih pada sidang promosi doktor Ilmu Hukum program Pascasarjana Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta, belum lama ini. Pada sidang terbuka promosi doktor tersebut, Ida berhasil mempertahankan disertasinya berjudul Dampak Nominee Agreement pada Badan Usaha Pertambangan Minerba Terhadap Kesejahteraan Rakyat.

Ida menemukan bahwa pembuatan nominee agreement dianggap sebagai penyelundupan hukum karena tidak memenuhi syarat sah perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, khususnya mengenai kausa halal. Namun nominee agreement tidak serta merta dianggap batal demi hukum karena harus dilihat materi muatan perjanjiannya. "Pembuatan nominee agreement merupakan pilihan investor asing mengamankan investasinya di Indonesia," kata Ida dalam keterangannya Rabu (21/9/2022).

Melalui penelitiannya menggunakan kajian Economic Analysis of Law dengan metode cost and benefit analysis pada Kabupaten Morowali (Sulteng) dan Kutai Kartanegara (Kaltim) terungkap bahwa nominee agreement memiliki dampak positif dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat di dua kabupaten tersebut. Oleh karena itu dari segi kebijakan, kata Ida, larangan nominee agreement memerlukan peninjauan kembali mengingat manfaatnya dalam menjaga iklim investasi yang dapat mendukung upaya meningkatkan perekonomian nasional.

"Untuk itu saya mengusulkan relaksasi kepemilikan saham asing melalui perubahan UU Mineral Batu Bara (Minerba), agar nominee agreement tidak digunakan lagi dalam praktik hukum di lingkungan industri pertambangan nasional," ungkap Ida dalam sidang doktoralnya.

Sidang diketuai Rektor UPH, DR. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc. dengan tim promotor diketuai Prof. Nindyo Pramono S.H., M.S., dan Associate Prof Dr Henry Soelistyo Budi S.H., L.L.M selaku ko-promotor memutuskan untuk mengangkat Ida Sumarsih menjadi doktor dalam bidang Ilmu Hukum dengan Yudisium Summa Cum Laude.

Gelar doktor yang diperoleh Ida Sumarsih dari Universitas Pelita Harapan (UPH) ini melengkapi gelar S2 Magister Kenotariatan, dari Universitas Pelita Harapan dan S1 Sarjana Hukum dari Universitas Esa Unggul.

Ida Sumarsih, yang kerap dipanggil Imelda, aktif dalam kegiatan masyarakat, sebagai pengurus organisasi Perempuan Indonesia Maju dan pengurus Asosiasi Penambang Nikel Indonesia. Selain itu dalam bidang pendidikan, Ida aktif dalam kegiatan literasi keliling atau perpustakaan keliling. Ida Sumarsih juga menjabat direktur legal di PT Artabumi Sentra Industri Group dan sebagai senior advisor to founder, CEO and shareholder Transon Group adalah group perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, kawasan industri, dan smelter.

"Saya berharap hasil penelitian ini dapat menjadi masukan dalam menetapkan kebijakan pertambangan nasional dan aturan terkait dengan relaksasi kepemilikan asing dan dapat diakomodasi dalam perubahan UU Minerba," kata Ida dalam pernyataannya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Humpuss Internasional Berkomitmen Wujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim

Kehadiran Humpuss di kancah industri kemaritiman Indonesia berperan penting pada kemajuan perekonomian nasional, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja.

EKONOMI | 9 Desember 2022

Ganjar Pranowo Proyeksikan KIK Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Investor asing dari 11 negara mendirikan pabriknya di KIK, Ganjar Pranowo pun memproyeksikannya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

EKONOMI | 9 Desember 2022

SF Sekuritas Ajak Generasi Muda Melek Pasar Modal

PT Surya Fajar Sekuritas (SF Sekuritas) yang merupakan bagian dari grup usaha PT Surya Fajar Capital Tbk (SF Capital) terus melakukan edukasi pasar modal

EKONOMI | 9 Desember 2022

Indosat Ooredoo Hutchison Tuntas Matikan Jaringan 3G

Operator telekomunikasi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) sudah tuntas mematikan jaringan 3G di Tanah Air.

EKONOMI | 9 Desember 2022

Penutupan Akhir Pekan, IHSG Terjungkal ke 6.715

IHSG ditutup melemah 89,1 poin (1,31%) ke level 6.715,12. IHSG hari ini bergerak bervariasi dengan rentang 6.695,4–6.804,2.

EKONOMI | 9 Desember 2022

Hasil Merger, Pelanggan Indosat Ooredoo Hutchison Capai 100 Juta

Pascamerger, pengguna Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) saat ini mencapai 100 juta pengguna aktif.

EKONOMI | 9 Desember 2022

Sembilan CEO Raih Gelar Tokoh Finansial Indonesia 2022 Versi Investor Daily

Majalah Investor kembali menganugerahkan penghargaan Tokoh Finansial Indonesia (TFI) untuk para Chief Executive Officer Terbaik dari berbagai bidang usaha.

EKONOMI | 9 Desember 2022

BPJS Ketenagakerjaan Catat Peserta Aktif Capai 36 Juta Tenaga Kerja

Jumlah kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 36 juta tenaga kerja tahun ini meningkat 6 juta dari tahun sebelumnya.

EKONOMI | 9 Desember 2022

Kurs Rupiah Terapresiasi ke Kisaran Rp 15.500

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Jumat(9/12/2022) terpantau menguat ke kisaran Rp 15.500.

EKONOMI | 9 Desember 2022

BI Perkirakan Suku Bunga Acuan The Fed Naik 50 Bps di Desember

Bank Indonesia memperkirakan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) atau fed fund rate dikerek naik sebesar 50 basis poin (bps) di Desember 2022.

EKONOMI | 9 Desember 2022


TAG POPULER

# Muhammad Fadli


# Pernikahan Kaesang


# Kuat Ma'ruf


# Bom Bandung


# Gempa Terkini


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Thiago Silva: Tersingkir Lewat Adu Penalti Sangat Menyakitkan

Thiago Silva: Tersingkir Lewat Adu Penalti Sangat Menyakitkan

SEMESTA BOLA 2022 | 32 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE