Logo BeritaSatu

Imbas Kenaikan Harga BBM, BI Proyeksi Inflasi 2022 Capai 6%

Kamis, 22 September 2022 | 16:59 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Bank Indonesia (BI) mencatat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berpotensi mengerek inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada tahun ini tembus 6% (year on year/yoy).

Gubernur BI, Perry Warjiyo menjelaskan penyesuaian harga BBM memberikan dampak second round effect terhadap kenaikan tarif angkutan umum hingga permintaan barang lainnya. Oleh karena itu, kenaikan inflasi akan meningkat pada bulan September. Adapun pemerintah baru menerapkan penyesuaian harga BBM sejak 3 September lalu.

"Penyesuaian harga BBM, khususnya Pertalite dan solar tidak hanya berdampak langsung tetapi juga tidak langsung. Sehingga akan terjadi second round effect yang berlangsung 3 bulan dan karenanya kemungkinan inflasi akan meningkat," ucapnya dalam Konferensi Pers rapat dewan gubernur (RDG), Kamis (22/9/2022).

Menurut hitungan bank sentral, peningkatan harga BBM akan memberi tambahan inflasi sebesar 1,8% hingga 1,9%. Dengan demikian, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada akhir tahun 2022 akan lebih 6% secara tahunan atau year on year (yoy).

Dengan kondisi ini, Perry memperkirakan inflasi September 2022 bisa mencapai 5,89% yoy. Sedangkan pada Oktober, November, dan Desember, diperkirakan peningkatan inflasi tidak terlalu besar dan akan berlanjut melandai atau hanya dampak rambatan saja.

"Dalam konteks seperti ini kenapa langkah pengendalian perlu dilakukan sisi pasokan maupun sisi permintaan. Untuk sisi pasokan berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo saat rakornas TPIP (Tim Pengendalian Inflasi Pusat) dan TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah), BI melakukan Gernas (Gerakan Nasional) Inflasi Pangan di 14 daerah, tapi pemda tidak hanya kendalikan inflasi pangan dan tarif angkutan umum," ucapnya.

Dengan koordinasi yang terus dipererat, Perry berharap kenaikan inflasi dapat lebih terkendali dan terus melandai beberapa bulan ke depan hingga kuartal III 2023.

Selain itu, kebijakan BI dengan mengerek suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) pada bulan ini dan 25 bps pada bulan lalu untuk menjangkar inflasi dan ekspektasi inflasi ke depan. "Itu langkah kenapa kami putuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 bps secara front loading lebih besar diawal, preemptive sebelum kejadian dan melihat ke depan kemungkinan kenaikan forward looking atas ekspektasi inflasi"tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Telkomsel Dorong Peningkatkan Pengalaman Digital Berteknologi Terkini di Indonesia

Pengujian di Danau Toba menunjukkan extended-range 5G millimeter-wave di frekuensi 26 GHz bisa jadi solusi percepatan ekonomi digital nasional.

EKONOMI | 30 November 2022

Indef: Pendanaan Seret, Startup Dipaksa Lakukan Efisiensi

Menurut Huda, cash flow perusahaan rintisan atau startup menjadi terancam akibat minimnya investasi, sehingga banyak yang melakukan efisiensi melalui PHK.

EKONOMI | 30 November 2022

Pandu Sjahrir: Sudah Tidak Ada Lagi Istilah "Bakar Uang" di Startup

Menurut Pandu Sjahrir, sudah banyak perusahaan besar, termasuk startup bidang teknologi yang bangkrut karena tata kelola perusahaan yang tidak baik.

EKONOMI | 30 November 2022

Bisnis Vertikal Sektor Digital Jadi Prioritas Telkomsel

Telkomsel sebagai digital enabler terus memperkuat portofolio bisnis vertikal digital di sejumlah sektor prioritas.

EKONOMI | 30 November 2022

Ini Penyebab Utama Banyak Startup Gagal di Indonesia

Pada banyak kasus di Indonesia, perusahaan rintisan atau startup gagal karena tidak berhasil menemukan product-market fit (PMF).

EKONOMI | 30 November 2022

Menjadi Andalan Masyarakat, Volume Transaksi BRImo Tembus Rp 2,000 Triliun

Transaksi BRImo meningkat 2 kali lipat pada Oktober 2022.

EKONOMI | 30 November 2022

Ganjar Umumkan UMP Jawa Tengah 2023 Naik 8,01 Persen

Ganjar Pranowo mengumumkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2023.

EKONOMI | 29 November 2022

Menilik Rumah Bantuan Ganjar, Hanya Bayar Rp 355 Ribu per Bulan

“Tuku Lemah Oleh Omah” adalah program bantuan yang membantu banyak masyarakat hasil inisiasi dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

EKONOMI | 29 November 2022

Ikut Lapak Ganjar, Produk Wedang Magelang Sampai ke Jepang

Lapak Ganjar memberikan banyak manfaat bagi pelaku UMKM sehingga menjadi lebih berkembang dan dikenal.

EKONOMI | 30 November 2022

KB Bukopin Dapat Restu Right Issue 120 Miliar Saham

PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bukopin) meraih persetujuan terkait penambahan modal melalui right issue dengan menerbitkan 120 miliar lembar saham.

EKONOMI | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tragis, Meksiko Tersingkir dari Piala Dunia 2022 Meski Menang

Tragis, Meksiko Tersingkir dari Piala Dunia 2022 Meski Menang

SEMESTA BOLA 2022 | 41 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE