Logo BeritaSatu

BI Komitmen Jaga Stabilitas Ekonomi LewatBauran Kebijakan

Kamis, 22 September 2022 | 18:26 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jakarta Beritasatu.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan pihaknya terus memperkuat sejumlah bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini seiring keputusan bank sentral menaikkan suku bunga acuan BI sebesar 50 basis poin dari 3,75% menjadi 4,25% untuk September 2022.

"Bank Indonesia juga terus memperkuat respons bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas dan momentum pemulihan ekonomi," kata Perry saat konferensi pers virtual, Kamis, (22/9/2022).

Lebih terinci, bauran kebijakan itu di antaranya memperkuat operasi moneter melalui kenaikan struktur suku bunga di pasar uang sesuai dengan kenaikan suku bunga BI-7 Day Reverse Repo Rate. Adapun tujuan menurunkan ekspektasi inflasi dan memastikan inflasi inti kembali ke sasarannya 3% plus minus 1%.

Selain itu, memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai bagian untuk pengendalian inflasi. Caranya dengan intervensi di pasar valas baik melalui transaksi spot, Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), serta pembelian atau penjualan Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.

Lebih lanjut, BI juga akan akan melanjutkan penjualan atau pembelian SBN di pasar sekunder atau yang disebut operation twist untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dengan meningkatkan daya tarik imbal hasil SBN bagi masuknya investasi portofolio asing.

Langkah operation twist ini dilakukan melalui kenaikan yield SBN tenor jangka pendek sejalan dengan kenaikan suku bunga BI dan kenaikan struktur yield SBN jangka panjang yang lebih rendah, dengan pertimbangan tekanan inflasi lebih bersifat jangka pendek dan akan menurun kembali ke sasarannya dalam jangka menengah panjang.

"Operasi twist dalam kondisi normal disaat likuiditas normal tidak berlebih memang, kenaikan suku bunga BI Rate akan serta merta akan menaikkan yield SBN, tetapi dalam kondisi likuiditas aset likuid/dana pihak ketiga (AL/DPK( sebesar 26,5% tentu saja transmisi atau pengaruh BI rate terhadap yield tidak serta merta. Oleh karena itu BI melakukan operasi twist dengan menjual SBN jangka pendek"ucapnya.

Selanjutnya, BI juga akan terus melanjutkan kebijakan transparansi suku bunga dasar kredit (SBDK) dengan pendalaman pada aspek profitabilitas bank. Berikutnya, bank sentral akan mendorong percepatan dan perluasan implementasi digitalisasi pembayaran di daerah melalui pemanfaatan momentum pelaksanaan dan penetapan pemenang Championship Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).

"Terakhir adalah mendorong akselerasi pencapaian QRIS 15 juta pengguna dan peningkatan penggunaan BI-FAST dalam transaksi pembayaran," ujar Perry.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sosok Inspiratif Bidang Kesehatan Tampil di HUT Ke-65 Astra

Mengusung tema "Semangat Bergerak dan Tumbuh Bersama", HUT ke-65 Astra ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat berbagi semangat positif dan optimisme. 

EKONOMI | 2 Desember 2022

Omzet Naik hingga Rp 30 Juta berkat Alat Pengiris Kerupuk

Omzet usaha mikro di Desa Jaddih meningkat sekitar 66% setelah menggunakan alat pengiris kerupuk karya peneliti dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Kripto Dibahas di RUU P2SK, Pelaku Industri Soroti Biaya Transaksi

RUU P2SK berpengaruh terhadap pelaku industri kripto, karena memasukkan aset kripto sebagai bahasan yang akan diatur dalam RUU tersebut.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Subang Akan Menjadi Kawasan Industri

Pulo Gadung dinilai sudah tidak layak untuk lahan industri dan Subang dengan Bandara Kertajati serta dilalui Kereta Cepat Bandung bisa menjadi alternatif. 

EKONOMI | 2 Desember 2022

Kripto November Hancur-hancuran, Intip Proyeksi Desember

Sepanjang November 2022, pasar aset kripto mengalami volatilitas tinggi yang cenderung alami penurunan tajam.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Sepekan, IHSG Turun dan Kapitalisasi Naik Jadi Rp 9.512 T

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 0,48% menjadi 7.019,639 dari 7.053,150 pada pekan sebelumnya.

EKONOMI | 3 Desember 2022

2022 Saham Energi Meroket 87%, Teknologi Nyungsep 36%

Saham energi sejak awal tahun hingga 2 Desember 2022 (year to date/ytd) melonjak 87,3%. Di belakang sektor energi adalah sektor perindustrian.

EKONOMI | 3 Desember 2022

IPO Jumbo, XXI Cineplex Bidik Dana hingga Rp 17 triliun

 Perusahaan pengelola bioskop PT Nusantara Sejahtera Raya atau bioskop XXI Cineplex berencana menjadi perusahaan terbuka.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Pertamina Uji Coba Pembatasan Solar Subsidi di 11 Wilayah

Mulai 1 Desember 2022 Pertamina lakukan uji coba penggunaan kode QR untuk pembelian bahan bakar solar subsidi di beberapa wilayah.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Harga Minyak Ambruk Jelang Pemangkasan Produksi OPEC+

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Februari merosot US$ 1,31 atau 1,5% menjadi US$ 85,57 per barel.

EKONOMI | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Persib Antusias Sambut Kembali Bergulirnya Liga 1

Persib Antusias Sambut Kembali Bergulirnya Liga 1

BOLA | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE