Logo BeritaSatu

Pertamina: Harga Pertalite Naik, Konsumsi BBM Turun 12%

Jumat, 23 September 2022 | 14:00 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Pascapenyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai 3 September 2022, konsumsi BBM bersubsidi jenis Pertalite dan solar sempat mengalami penurunan. Namun di pekan ketiga mulai terlihat ada peningkatan setelah sebelumnya sempat turun hingga 13% dibandingkan Agustus 2022.

“Dalam 2 minggu awal setelah ada penyesuaian harga, ada penurunan konsumsi 12%-13% baik solar maupun Pertalite. Namun rerata di 1 minggu terakhir, penurunannya 4%-5% dibandingkan Agustus 2022. Artinya sudah mulai menuju ke tingkat konsumsi awal,” kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Jumat (23/9/2022).

Menurut Irto, adanya penurunan konsumsi solar dan Pertalite ini merupakan hal yang umum terjadi pascadilakukan penyesuaian harga. Tingkat permintaan baru akan terlihat trennya dalam 1 bulan ke depan.

Pertamina Patra Niaga saat ini juga tengah melakukan uji coba pembatasan pembelian pertalite sambil menunggu keluarnya revisi Peraturan Presiden No. 191 Tahun 2014 yang menjadi regulasi acuan penetapan penyaluran BBM bersubsidi. Dalam uji coba ini, pembelian Pertalite maksimal 120 liter per hari. Sedangkan untuk pembelian solar, aturannya masih mengacu pada ketentuan dari BPH Migas.

Sebagai informasi, kuota penyaluran solar bersubsidi per bulannya rata-rata mencapai 1,2 juta KL sampai 1,6 juta KL. Rinciannya adalah pada Januari 2022 1,4 juta KL, Februari 1,2 juta KL, Maret 1,4 juta KL, April 1,4 juta KL, Mei 1,4 juta KL, Juni 1,5 juta KL, Juli 1,6 juta KL, dan Agustus 1,5 juta KL.

Sedangkan untuk kuota Pertalite, rinciannya adalah di Januari 2022 2,3 juta KL, Februari 2 juta KL, Maret 2,3 juta KL, April 2,5 juta KL, Mei 2,7 juta KL, Juni 2,5 juta KL, Juli 2,7 juta KL, dan Agustus 2,4 juta KL.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Buwas: Impor Beras untuk Antisipasi Produksi Dalam Negeri Tidak Cukup

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) menegaskan, di tengah kondisi stok beras di gudang Bulog yang kian menipis, impor memang tidak mutlak dilakukan.

EKONOMI | 28 November 2022

Pelaku Parekraf Bergotong Royong Bantu Korban Gempa Cianjur

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi  upaya gotong royong pelaku Parekraf untuk membantu korban gempa Cianjur

EKONOMI | 28 November 2022

Indonesia Ternyata Masih Impor Beras, untuk Apa Saja?

Perum Bulog pada akhir tahun ini berencana melakukan impor beras untuk memenuhi cadangan beras pemerintah (CBP).

EKONOMI | 28 November 2022

Bapanas: Impor Beras Pilihan Terakhir

Kepala Bapanas/NFA Arief Prasetyo Adi menegaskan, dalam memenuhi kebutuhan beras dalam negeri, penyerapan beras dari petani harus menjadi prioritas utama.

EKONOMI | 28 November 2022

Apindo Berencana Gugat Permenaker 18/2022 Soal UMP ke MK

"Kami akan membawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memastikan apakah Permenaker 18/2022 soal UMP ini bertentangan atau tidak," kata Anton.

EKONOMI | 28 November 2022

Bank Mandiri Konservasi Lahan Mangrove Seluas 500 Hektare

Wujudkan ekonomi hijau, Bank Mandiri konservasi lahan seluas 500 hektare (Ha) yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

EKONOMI | 28 November 2022

Aspek Sebut Kenaikan UMP Perkuat Laju Perekonomian Domestik

Mirah mengungkapkan, kenaikan UMP akan meningkatkan produktivitas pekerja, sekaligus memperkuat ekonomi domestik dari kondisi krisis.

EKONOMI | 28 November 2022

Pertamina SMEXPO 2022, Ajang Pamer Produk Asli Indonesia

Pertamina kembali menggelar Pertamina SMEXPO 2022 secara hybrid yang digelar pada 28 November hingga 4 Desember 2022.

EKONOMI | 28 November 2022

Krakatau Steel Resmi Kuasai 50% Saham Krakatau Posco

Silmy Karim mengatakan, proses tersebut sudah dimulai sejak 2016 silam ketika dilakukan penandatangan Minutes of Agreement Krakatau Steel dan Krakatau Posco.

EKONOMI | 28 November 2022

UMP Jawa Barat 2023 Naik 7,88% Jadi Rp1,98 Juta

Pemprov Jawa Barat menetapkan besaran upah minimum provinsi atau UMP Jabar naik sebesar 7,88 Persen menjadi Rp 1.986.670 atau Rp 1,98 juta. 

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini 28 Pemain yang Dipanggil ke Pemusatan Latihan Piala AFF

Ini 28 Pemain yang Dipanggil ke Pemusatan Latihan Piala AFF

BOLA | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE