Logo BeritaSatu

Indika Energy Gandeng Foxteq Singapore Garap Mobil Listrik

Jumat, 23 September 2022 | 16:12 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY) yakni PT Mitra Motor Group (MMG) membentuk perusahaan joint venture dengan perusahaan asal Singapura, Foxteq Singapore Pte Ltd. Anak usaha yang bernama PT Foxconn Indika Motor (FIM) akan berfokus pada manufaktur kendaraan listrik.

Sekretaris Perusahaan Indika Energy Adi Pramono menjelaskan, perusahaan JV ini resmi berdiri pada 22 September 2022 dengan struktur kepemilikan modal FIM yakni MMG sebesar Rp 39 miliar atau setara dengan 60%, Foxconn Rp 29 miliar atau setara dengan 40%. FIM akan melakukan kegiatan manufaktur untuk kendaraan listrik komersial dan baterai elektrik.

“Semisal, melakukan kegiatan manufaktur kendaraan bermotor roda empat atau lebih, melakukan kegiatan manufaktur batu baterai dan memberikan jasa konsultasi manajemen,” jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (22/9/2022).

Ia menambahkan, bahwa penyertaan saham MMG dalam FIM merupakan langkah perseroan secara grup untuk melakukan ekspansi usaha ke sektor kendaraan listrik, khususnya kendaraan listrik roda empat di Indonesia.

Kongsi yang dilakukan oleh INdika Energy dengan perusahaan Singapura ini semakin meningkatkan penetrasi perseroan dalam pasar mobi listrik atau perusahaan investasi terdiversifikasi multisektor. Indika Energy sebelumnya juga sudah terjun pada pasar EV dengan motor listriknya yang bermerk ALVA di pasaran.

Sebelumnya, Head of Investor Relations Indika Energy, Ricardo Silaen mengatakan, Indika lebih dikenal sebagai perusahaan yang lebih banyak bergerak d bidang tambang mineral.

"Sebelumnya kita punya pilar itu ada di mining resources, mining services, mining infrastructure. Kedepannya kita lagi mentransformasi, gak hanya fokus di single tapi juga kita lihat kesempatan-kesempatan yang lain,” kata dia dalam acara bincang-bincang di kanal YouTube Mirae Asset Sekuritas.

Dia menambahkan, perseroan menetapkan target pendapatan 50:50, baik dari coal dan non-coal pada 2025. Sehingga, perseroan akan terus mengembangkan sayapnya di sejumlah sektor, di luar batu bara.

"Jadi kita melihat beberapa sektor yang menurut kita menarik dan kita ingin menjadi lebih sebagai investments holding company yang memang punya kapasitas dan kapabilitas di beberapa sektor yang menurut kita sangat menarik,” ungkap Ricardo.

Adapun Foxtex Singapore Pte Ltd adalah afiliasi dari Hon Hai Technology Group (Foxconn). Foxconn sendiri merupakan perusahaan manufaktur elektronik terbesar di dunia yang berpusat di Taiwan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ke Papua, Sri Mulyani Minta Freeport Tingkatkan Produktivitas

Sri Mulyani mengunjungi kawasan pertambangan Freeport Indonesia di Tembagapura, Papua. Sri Mulyani minta Freeport meningkatkan produktivitas.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Pascapandemi Covid-19, Minat Pembelian Properti 2022 Naik 18 Persen

Kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19 yang membaik membuat minat masyarakat untuk membeli berbagai produk properti meningkat hingga 18 persen.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Banyak Startup Lakukan PHK, Ini Penyebabnya Menurut Pandu Sjahrir

Beberapa faktor yang menyebabkan startup melakukan PHK di antaranya faktor eksternal seperti kenaikan bunga, inflasi dan strategi "bakar uang".

EKONOMI | 6 Desember 2022

Loyo, Kurs Rupiah Melemah 150 Poin ke Rp 15.600

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (6/12/2022) terpantau melemah ke kisaran Rp 15.600.

EKONOMI | 6 Desember 2022

400 Saham Melemah, IHSG Tumbang 1,77%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/12/2022), ditutup anjlok sebesar 94,76 poin (1,77%) menjadi 6.892,57

EKONOMI | 6 Desember 2022

OJK: Industri Keuangan Non Bank Masih Tumbuh, Profil Risiko Terjaga

OJK mencatat sektor industri keuangan non bank (IKNB) secara umum sampai dengan Oktober 2022 masih mencatatkan pertumbuhan.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Permintaan Ekspor Turun, 11 Sektor Manufaktur RI Alami Kontraksi

PMI Indonesia 50,3 dan ada 11 sektor kontraksi dan juga penurunan purchasing order terutama untuk sektorTPT, sepatu, dan apparel.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Menko Airlangga Targetkan 65% Pemda Go Digital di 2023

Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) menargetkan 65% pemerintah daerah masuk kategori digital pada 2023.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Melesat, Transaksi Digital di RI Diperkirakan Rp 3.424 T

Pemerintah meyakini potensi digitalisasi di Indonesia akan terus meningkat, seiring komitmen untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi di daerah.

EKONOMI | 6 Desember 2022

CIMB Niaga Finance Raih Pinjaman Syariah Rp 700 Miliar

PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance/CNAF) meraih pinjaman sindikasi syariah senilai Rp 700 miliar.

EKONOMI | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Portugal Ungguli Swiss 2-0 pada Babak Pertama

Portugal Ungguli Swiss 2-0 pada Babak Pertama

SEMESTA BOLA 2022 | 28 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE