Logo BeritaSatu

Dow Jones Turun Hampir 500 Poin ke Level Terendah 2022

Sabtu, 24 September 2022 | 05:52 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street jatuh pada Jumat (23/9/2022) menutup minggu bergejolak di pasar keuangan, karena lonjakan suku bunga dan fluktuasi mata uang asing sehingga meningkatkan kekhawatiran resesi global.

Dow Jones Industrial Average jatuh 486,27 poin, atau 1,62%, menjadi 29.590,41. S&P 500 ambles 1,72% menjadi 3.693,23, sedangkan Nasdaq Composite turun 1,8% menjadi 10.867,93.

Dow Jones mencatat level terendah baru untuk tahun 2022 dan ditutup di bawah 30.000 untuk pertama kalinya sejak 17 Juni. Indeks gabungan 30-saham unggulan ini mengakhiri perdagangan 19,9% di bawah rekor intraday, menuju ke pasar bearish. Pada perdagangan Jumat, Dow Jones sempat turun lebih 826 poin.

Rata-rata indeks utama pada pekan ini ditutup untuk kelima kalinya negatif dari enam pekan. Dow Jones ambles 4% pada pekan ini. Sedangkan S&P dan Nasdaq masing-masing turun 4,65% dan 5,07%. Ini menandai sesi negatif keempat berturut-turut saham, menyusul bank sentral Federal Reserves, The Fed pada Rabu (21/9/2022) memberlakukan kenaikan suku bunga 75 basis poin. The Fed juga mengindikasikan akan melakukan hal yang sama pada pertemuan November.

"Pasar telah bertransisi dengan jelas dan cepat dari kekhawatiran inflasi menjadi kekhawatiran kampanye agresif Federal Reserve," kata analis LPL Financial, Quincy Krosby.

Adapun pound sterling Inggris mencapai level terendah baru dalam 3 dekade terhadap dolar AS setelah rencana ekonomi baru Inggris yang mencakup pemotongan pajak mengguncang pasar. Bursa utama Eropa kehilangan 2%. “Ini adalah kekacauan makro global yang coba diselesaikan oleh pasar,” kata Krosby.

Imbal hasil obligasi melonjak minggu ini setelah keputusan Fed, dengan tingkat Treasury 2-tahun dan 10-tahun mencapai posisi tertinggi lebih 1 dekade. "Imbal hasil obligasi naik ke level tertinggi, yang belum pernah terlihat selama bertahun-tahun, ini mengubah pola pikir bagaimana Fed mencapai stabilitas harga tanpa ada yang melanggar,” kata Krosby.

Adapun Goldman Sachs memangkas target S&P 500 akhir tahun ini karena kenaikan suku bunga.

Saham yang paling terpukul akibat resesi memimpin pelemahan minggu yakni sektor konsumen turun 7% dan energi merosot 9% karena amblesnya harga minyak. Hal yang sama terjadi pada saham yang berorientasi pertumbuhan, seperti saham teknologi Apple, Amazon, Microsoft dan Meta Platforms.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ancaman Resesi Semakin Kuat, Investor Kripto Tersiksa

Pergerakan pasar aset kripto belum kembali pulih sepenuhnya. Sentimen makroekonomi lagi-lagi menjadi batu sandungan utama.

EKONOMI | 26 September 2022

Kemenkeu Buka Pemesanan ORI022, Kupon 5,95%

Pemerintah menerbitkan instrumen Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI022 dengan kupon 5,95% per tahun.

EKONOMI | 26 September 2022

Jokowi Sebut 90% Startup di Indonesia Gagal

Jokowi menyatakan, sebanyak 80% sampai 90% usaha rintisan bidang teknologi atau startup di Indonesia berakhir dengan kegagalan saat merintis usaha

EKONOMI | 26 September 2022

Dolar Tembus Rp 15.100, Saatnya Akumulasi Pounds Selagi Murah

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Senin (26/9/2022), terpantau terdepresiasi ke kisaran Rp 15.105.

EKONOMI | 26 September 2022

Baru Dibuka, IHSG Langsung Terjungkal 1%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,98% ke 7.108,5 pada awal perdagangan hari ini, Senin (26/9/2022).

EKONOMI | 26 September 2022

Tekanan Jual Masih Kuat, Bursa Asia Dibuka Melemah

Masih ditekan sentimen suku bunga, Bursa Asia dibuka melemah tajam pada awal perdagangan hari ini, Senin (26/9/2022).

EKONOMI | 26 September 2022

Pegadaian Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Transaksi Digital

PT Pegadaian ( Persero) Kanwil VIII Jakarta 1 fokus mendorong UMKM naik kelas lewat transaksi digital.

EKONOMI | 26 September 2022

PHK Karyawan, Beban Pesangon Indosat Melonjak 148%

Indosat mencatatkan kenaikan beban karyawan hingga 68,29% sepanjang Januari-Juni 2022 menjadi Rp 1,75 triliun dibanding tahun lalu Rp 1,04 triliun.

EKONOMI | 26 September 2022

IHSG Berpeluang Melemah Pekan Ini Imbas The Fed dan Inflasi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini diperkirakan kembali mengalami pelemahan pada rentang 7.150 – 7.215.

EKONOMI | 26 September 2022

IHSG Bakal Menguat, Ini Rekomendasi Saham Artha Sekuritas

IHSG hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada resistance 7.205-7.235 dan support 7.141-7.158. Cermati WIIM hingga TBIG.

EKONOMI | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dukung Ekonomi Digital, BUMN Perkuat Sinergi dengan <em>Startup</em>

Dukung Ekonomi Digital, BUMN Perkuat Sinergi dengan Startup

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings