Logo BeritaSatu

MES Dorong Pemerintah Optimalkan Peran 8 Juta Diaspora

Sabtu, 24 September 2022 | 15:28 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua VII Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sugeng menegaskan pentingnya mengoptimalkan peran diaspora Indonesia dalam menangkap peluang bisnis hingga ke mancanegara, serta mendorong masuknya investasi ke Indonesia.

Berdasarkan data Indonesia Diaspora Network, jumlah diaspora Indonesia saat ini mencapai 8 juta jiwa yang tersebar di berbagai negara di seluruh dunia.

Advertisement

"Kewirausahaan merupakan elemen vital dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang sustainable kedepan. Ini tentu tidak lepas dari pentingya peran diaspora Indonesia yang berada di luar negeri, yaitu bagaimana bisa membantu peningkatan kegiatan ekspor Indonesia ke luar negeri, atau bagaimana menarik investasi ke Indonesia yang memang sangat penting untuk menggerakkan ekonomi Indonesia,” kata Sugeng dalam acara workshop kewirausahaan secara daring, Sabtu (24/9/2022).

Sugeng menyampaikan, besarnya jumlah diaspora Indonesia menjadi potensi yang harus dioptimalkan. Dengan kekuatan tersebut, diaspora bisa ikut berkontribusi di dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Tentu peran yang dapat dilakukan diaspora bermacam-macam ya, tentunya yang pertama bisa mendorong dan mempromosikan produk-produk Indonesia di luar negeri. Kegiatan promosi ini merupakan hal yang penting bagi pengembangan ekspor Indonesia dan tentunya mendorong pertumbuhan ekonomi lebih lanjut,” kata Sugeng.

Peran lainnya yang bisa dilakukan diaspora adalah menjadi agen pemasaran suatu produk domestik Indonesia di negara tempatnya berada.

“Tentunya, mereka mengetahui betul selera maupun kebiasaan di situ, produk-produk yang cocok seperti apa, sehingga tentunya masukan-masukan dari rekan diaspora di berbagai negara menjadi sangat penting,” kata Sugeng.

Baca selanjutnya
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Badan Riset dan Inovasi Nasional ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ramai Peminat, Kuota SBN Ritel Seri SBR012 Ditambah Jadi Rp 15 T

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah kuota pemesanan SBN ritel seri SBR012 dari Rp 10 triliun menjadi Rp 15 triliun.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Bapanas Tugaskan Bulog Jual Beras Medium ke Ritel Modern

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi mengatakan, langkah ini sesuai arahan Presiden Jokowi dalam rangka stabilisasi harga beras di tingkat konsumen.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Keketuaan ASEAN 2023 Jaga Stabilitas Episentrum Ekonomi

ASEAN dapat menjadi episentrum atau pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar dan level global.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyak Goreng Minyakita Sudah Mulai Menghilang di Pasaran

Sejumlah pedagang pun mulai mengeluhkan hilangnya Minyakita di pasaran, lantaran minyak goreng murah program pemerintah itu laris diburu masyarakat.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Bahaya Vape Mengincar, Mendag Kendalikan Impor Alat Pendukungnya

Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan melakukan pengendalian impor vape dan alat penunjang lainnya.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Minyakita dan Curah di Makassar Langka Sepekan Terakhir

Minyak goreng (migor) subsidi dengan merek Minyakita, mulai langka di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sepekan terakhir.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Jobubu Jarum Minahasa Bidik Laba & Pendapatan Naik 50%

PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) optimistis pada 2023 pendapatan dan laba tumbuh hingga 50%.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Waskita Catat Kontrak Baru Rp 20 Triliun, Mayoritas dari IKN

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) membukukan nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp 20,23 triliun sampai akhir tahun 2022.

EKONOMI | 29 Januari 2023

Sandiaga Uno Dorong UMKM Manfaatkan TikTok untuk Jualan

Menurut Sandiaga, saat ini banyak platform digital atau media sosial yang mampu mendorong produk pelaku ekraf dan UMKM naik kelas. Salah satunya TikTok

EKONOMI | 29 Januari 2023

Dituduh Manipulasi Saham, Orang Terkaya Asia Ini Kehilangan Rp 700 T

Aset orang terkaya di Asia Gautam Adani jatuh lebih dari US$ 50 miliar setelah dituduh memanipulasi saham oleh Hindenburg Research.

EKONOMI | 29 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Juara Australia Open, Djokovic Masih Lapar Gelar Grand Slam

Juara Australia Open, Djokovic Masih Lapar Gelar Grand Slam

SPORT | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE