Logo BeritaSatu

IHSG Berpeluang Melemah Pekan Ini Imbas The Fed dan Inflasi

Senin, 26 September 2022 | 06:57 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini diperkirakan kembali mengalami pelemahan pada rentang 7.150 – 7.215. Proyeksi itu sejalan sentimen negatif seperti kenaikan tingkat suku bunga The Fed dan lonjakan inflasi.

Associate Director of Research and Investment PT Pilarmas Investindo Maximilianus Nico Demus menjelaskan, IHSG pekan ini dikhawatirkan kembali tertekan akibat gempuran kenaikan tingkat suku bunga The Fed yang begitu luar biasa. Pasalnya, dalam setiap pertemuan, The Fed memutuskan menaikan setidaknya 75 basis poin (bps) dan ini sudah memasuki pertemuan ke-3. “Tidak menutup kemungkinan The Fed akan kembali menaikkan tingkat suku bunga sebanyak 75 bps lagi pada pertemuan berikutnya,” jelasnya kepada Investor Daily, belum lama ini.

Agresifitas The Fed itu, lanjut dia, pada akhirnya membuka mata Bank Indonesia (BI) agar dapat menyesuaikan jarak tingkat suku bunga agar tidak terjadi capital outflow besar sehingga menekan melemah. “Apalagi kalau kita perhatikan, The Fed sudah menyampaikan akan mendorong tingkat suku bunga The Fed untuk mencapai 4,5% pada tahun ini dan mendorong tingkat suku bunga Bank Indonesia melakukan penyesuaian. Jarak antara The Fed dan tingkat suku bunga Bank Indonesia akan berkisar 75 – 100 bps, setidaknya untuk saat ini,” ujarnya.

Sejauh ini, fundamental ekonomi Indonesia masih mampu menjaga ketidakpastian di masa datang dengan tetap memperhatikan kenaikkan tingkat suku bunga. Adapun kenaikan bunga akan membuat pelemahan daya beli, konsumsi, dan investasi. “Kami melihat IHSG masih dapat menyentuh target kami tahun ini yaitu di 7.380. Pekan ini, selama IHSG belum mampu melewati 7.250, indeks berpeluang kembali melemah, sebelum mengalami penguatan. IHSG akan bermain di level 7.150 – 7.215,” kata dia.

Hal yang senada juga diucapkan analis Kanaka Hita Solvera Raditya Pradana yang memproyeksikan IHSG akan kembali melemah pada level 7016-7021. Bank Indonesia kembali berpotensi menaikkan suku bunga sekitar 25 bps-50 bps apabila peningkatan inflasi tidak bisa dibendung di akhir tahun ini. “Apabila hal ini terjadi, tentunya menjadi katalis negatif bagi pasar saham kita karena berpotensi menimbulkan capital outflow (mayoritas investor prefer memilih deposito sebagai instrumen investasinya di keadaan saat ini),” jelasnya.

Baca selanjutnya
Ia melanjutkan, ketika inflasi naik, mayoritas masyarakat fokus bagaimana cara memenuhi ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bulan Maret Panen Raya, DPR Minta Bulog Serap Beras Petani Sebanyak-banyaknya

Bulog diminta untuk segera menyiapkan diri saat panen raya akan berlangsung pada bulan Maret mendatang, sehingga Kementan tidak perlu impor beras.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Belajar Dari Pengalaman, Fraksi PKS Wanti-wanti Beras Impor Bisa Membusuk

Bulog sebaiknya fokus melakukan penyerapan dibanding bersuara melakukan impor beras di saat petani akan melakukan panen raya.

EKONOMI | 8 Desember 2022

DPR Pertanyakan Serapan Beras Bulog

Persediaan beras nasional mencapai 8.727.752 ton, stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

EKONOMI | 7 Desember 2022

Sempat Anjlok 135 Poin, IHSG Ditutup Melemah Tipis

Sempat anjlok 135 poin, IHSG akhirnya ditutup hanya turun sekitar 14,52 poin (0,21%) menjadi 6.804,23.

EKONOMI | 8 Desember 2022

PT Mattel Indonesia Bakal Produksi 3 Juta Boneka Barbie Per Minggu

PT Mattel Indonesia (PTMI) akan menggenjot produksi boneka Barbie hingga 3 juta per minggu atau 156 juta boneka Barbie dalam setahun.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Ini Upaya PNM Dorong Pengembangan Talenta Perusahaan

PT PNM menggelar Innovation Festival (I-Fest) 2022 untuk memberikan semangat inovasi, kolaborasi, serta mengembangkan talenta perusahaan.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Sasar Milenial, Sanex Lakukan Sejumlah Perubahan Strategi

Selain logo baru, perubahan dilakukan Sanex pada tahun 2022 ini di antaranya  pembaruan manajemen hingga memperluas distribusi produk,

EKONOMI | 8 Desember 2022

Kurs Rupiah Cenderung Stabil di Kisaran Rp 15.600

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Kamis (8/12/2022) terpantau menguat ke kisaran Rp 15.600.

EKONOMI | 8 Desember 2022

IHSG Sempat Anjlok ke Level Terendah 2022, Ini Penyebabnya

IHSG terjun bebas hingga sempat sentuh 6.690, level intraday terendah dalam 11 bulan sebelum akhirnya kembali ke kisaran 6.752.

EKONOMI | 8 Desember 2022

Bulog Subang Pastikan Stok Beras Aman hingga Maret 2023

Harga beras di Jawa Barat kini masih tinggi. Di Pasar Tradisional Terminal Subang, harga beras mengalami kenaikan Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per kilogram.

EKONOMI | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# UU KUHP


# Ferdy Sambo


# Piala Dunia 2022


# Gempa Sukabumi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dituntut 10 Tahun, Terdakwa Pelanggaran HAM Berat Paniai Divonis Bebas

Dituntut 10 Tahun, Terdakwa Pelanggaran HAM Berat Paniai Divonis Bebas

NEWS | 1 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE