Logo BeritaSatu

PHK Karyawan, Beban Pesangon Indosat Melonjak 148%

Senin, 26 September 2022 | 07:05 WIB
Oleh : Eva Fitriani / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo Hutchison mengumumkan bahwa langkah rightsizing melalui pemutusan hubungan kerja (PHK) berlangsung lancar, dan hampir 100% karyawan yang terkena dampak telah menerima tawaran tersebut. Sejak awal tahun hingga Juni 2022, emiten telekomunikasi ini ternyata mengalami pembengkakan beban karyawan.

Indosat dalam laporan keuangan perseroan yang dikutip Minggu (25/9/2022), mencatatkan kenaikan beban karyawan hingga 68,29% sepanjang Januari-Juni 2022 menjadi Rp 1,75 triliun dibanding periode sama tahun lalu Rp 1,04 triliun. Kenaikan beban karyawan, terutama terjadi pada pos gaji, bonus, tunjangan pajak penghasilan karyawan, biaya imbalan pascakerja, beban pengobatan, dan pesangon pemutusan kontrak kerja.

Total nilai pesangon karena pemutusan kontrak kerja karyawan ISAT bahkan melambung hingga 147,84% menjadi Rp 20,94 miliar pada semester I-2022 dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 8,45 miliar.

Baca selanjutnya
Indosat telah melakukan pemutusan hubungan karyawan (PHK) kepada lebih dari 300 ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Buwas: Impor Beras untuk Antisipasi Kekurangan Produksi Dalam Negeri

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) menegaskan, di tengah kondisi stok beras di gudang Bulog yang kian menipis, impor beras perlu dipertimbangkan.

EKONOMI | 28 November 2022

Pelaku Parekraf Bergotong Royong Bantu Korban Gempa Cianjur

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi  upaya gotong royong pelaku Parekraf untuk membantu korban gempa Cianjur

EKONOMI | 28 November 2022

Indonesia Ternyata Masih Impor Beras, untuk Apa Saja?

Perum Bulog pada akhir tahun ini berencana melakukan impor beras untuk memenuhi cadangan beras pemerintah (CBP).

EKONOMI | 28 November 2022

Bapanas: Impor Beras Pilihan Terakhir

Kepala Bapanas/NFA Arief Prasetyo Adi menegaskan, dalam memenuhi kebutuhan beras dalam negeri, penyerapan beras dari petani harus menjadi prioritas utama.

EKONOMI | 28 November 2022

Apindo Berencana Gugat Permenaker 18/2022 Soal UMP ke MK

"Kami akan membawa ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk memastikan apakah Permenaker 18/2022 soal UMP ini bertentangan atau tidak," kata Anton.

EKONOMI | 28 November 2022

Bank Mandiri Konservasi Lahan Mangrove Seluas 500 Hektare

Wujudkan ekonomi hijau, Bank Mandiri konservasi lahan seluas 500 hektare (Ha) yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

EKONOMI | 28 November 2022

Aspek Sebut Kenaikan UMP Perkuat Laju Perekonomian Domestik

Mirah mengungkapkan, kenaikan UMP akan meningkatkan produktivitas pekerja, sekaligus memperkuat ekonomi domestik dari kondisi krisis.

EKONOMI | 28 November 2022

Pertamina SMEXPO 2022, Ajang Pamer Produk Asli Indonesia

Pertamina kembali menggelar Pertamina SMEXPO 2022 secara hybrid yang digelar pada 28 November hingga 4 Desember 2022.

EKONOMI | 28 November 2022

Krakatau Steel Resmi Kuasai 50% Saham Krakatau Posco

Silmy Karim mengatakan, proses tersebut sudah dimulai sejak 2016 silam ketika dilakukan penandatangan Minutes of Agreement Krakatau Steel dan Krakatau Posco.

EKONOMI | 28 November 2022

UMP Jawa Barat 2023 Naik 7,88% Jadi Rp1,98 Juta

Pemprov Jawa Barat menetapkan besaran upah minimum provinsi atau UMP Jabar naik sebesar 7,88 Persen menjadi Rp 1.986.670 atau Rp 1,98 juta. 

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tuding Messi Lecehkan Meksiko, Petinju Canelo Alvarez Meradang

Tuding Messi Lecehkan Meksiko, Petinju Canelo Alvarez Meradang

SEMESTA BOLA 2022 | 19 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE