Logo BeritaSatu

Pemerintah Diminta Masifkan Uji Coba Kompor Listrik Induksi

Senin, 26 September 2022 | 22:52 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah meminta pemerintah memasifkan uji coba kompor listrik. Pemerintah juga didorong membuktikan bahwa dengan peralihan dari kompor gas ke listrik itu membuat masyarakat bisa berhemat.

“Perlu lebih banyak uji coba, daerah diperluas, konteksnya di daerah yang masyarakat perkampungan banyak. Jangan di kota. Meski, di kota juga perlu. Saya ingin melihat apakah menggunakan kompor gas lebih mahal dari listrik, artinya teori cost benefit,” kata Trubus, Senin (26/9/2022).

Menurutnya, pemerintah perlu menyosialiasikan secara optimal kepada publik. Infrastruktur pendukung juga semestinya diperhatikan. “Infrastruktur harus disiapkan semua. Ada kolaborasi dengan para pabrikan agar lebih sederhana, apalagi keluhan di masyarakat listrik sering mati,” tuturnya.

Sebelumnya Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah belum akan memberlakukan konversi kompor gas elpiji tiga kilogram menjadi kompor listrik induksi pada 2022. Rencananya, pemerintah akan melakukan uji coba di Solo dan Denpasar, Bali.

“Program kompor listrik induksi ini masih merupakan uji coba atau prototipe sebanyak 2.000 unit dari rencana 300.000 yang akan dilaksanakan di Bali dan di Solo,” kata Airlangga yang juga ketua umum Partai Golkar.

Dia menambahkan hasil dari uji coba ini akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan terkait program konversi kompor gas menjadi listrik industri.

Pakar ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi mengapresiasi rencana pemerintah untuk menerapkan program konversi kompor elpiji ke kompor listrik induksi. Namun, dia juga mendukung langkah penundaan, karena masih banyak persoalan teknis yang perlu dibenahi.

“Penundaan itu cukup realistis mengingat masih banyak masalah teknis yang belum teratasi. Pengguna kompor listrik harus pelanggan di batas 1.300 VA dan masalah pemadaman di berbagai daerah menjadi hambatan,” ujarnya.

Fahmy menyarankan agar pemerintah juga mempertimbangkan bauran energi lain untuk mengonversi elpiji. “Program konversi elpiji 3 kilogram tidak akan mencukupi hanya dengan kompor listrik. Perlu dikembangkan bauran energi terdiri gasifikasi batu bara menjadi gas tabung, jaringan gas, kompor listrik elpiji non-subsidi,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BI Waspadai Penguatan Dolar karena Akan Ganggu Ekonomi

BI akan terus mewaspadai perkembangan dinamika ekonomi terkini, yakni terus menguatnya dolar Amerika Serikat (AS).

EKONOMI | 30 November 2022

Jelang Natal, Pemerintah Gelontorkan Beras Stabilkan Harga

Bapanas dan Perum Bulog menggelontorkan beras ke pasar untuk menstabilkan harga menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (nataru).

EKONOMI | 30 November 2022

Mattel Akan Tambah Kapasitas Produksi Barbie dan Hot Wheels di Indonesia

Dalam rangka HUT ke-30 di Indonesia, PT Mattel Indonesia akan meresmikan fasilitas molding terbaru yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat.

EKONOMI | 30 November 2022

Defisit APBN 2023 Dipatok Turun Jadi 2,84%, Caranya?

Pemerintah menargetkan defisit APBN 2023 sebesar 2,84% dari PDB atau secara nominal Rp 598,2 triliun.

EKONOMI | 30 November 2022

Hilirisasi Industri, Jokowi Tidak Mau Dengar Investor Dipersulit

Jokowi menegaskan kepada jajaran kementerian hingga kepala daerah untuk tidak mempersulit investasi dalam hilirisasi.

EKONOMI | 30 November 2022

Global Suram, Gubernur BI Minta Jaga Capaian Positif Ekonomi

Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan berbagai capaian positif ekonomi Indonesia di masa pemulihan dari dampak pandemi Covid-19 harus tetap dijaga.

EKONOMI | 30 November 2022

BI Perkirakan Ekonomi 2023 Tumbuh 4,5-5,3%

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2023 tetap kuat di kisaran 4,5-5,3% dan meningkat menjadi 4,7-5,5% pada 2024.

EKONOMI | 30 November 2022

Hadapi Ancaman Resesi, XL Axiata Fokus di Tiga Pilar Pertumbuhan

XL Axiata akan fokus pada tiga pilar pertumbuhan, yaitu convergence proposition, network expansion, serta customer experience.

EKONOMI | 30 November 2022

Sektor Keuangan Melonjak, IHSG Naik 0,47%

IHSG ditutup menguat 32,79 poin (0,47%) ke level 7.044,86. IHSG hari ini bergerak bervariasi dengan rentang 6.994 – 7.062

EKONOMI | 30 November 2022

Oktober, Piutang Pembiayaan Multifinance Rp 402,64 Triliun

Kinerja pembiayaan multifinance terus melanjutkan tren positif seiring pemulihan nasional khususnya di sektor otomotif.

EKONOMI | 30 November 2022


TAG POPULER

# Putri Candrawathi


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Keluarga Dibunuh di Magelang


# Helikopter Jatuh


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Menangis Saat Disuruh Menembak, Bharada E: Tuhan Ubahlah Rencana Pak Sambo

Menangis Saat Disuruh Menembak, Bharada E: Tuhan Ubahlah Rencana Pak Sambo

NEWS | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE