Logo BeritaSatu

Harga Right Issue Garuda Indonesia Rp 50-Rp 150 Per Saham

Selasa, 27 September 2022 | 05:13 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk akan melangsungkan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue. Perseroan siap melepas sebanyak 225 miliar saham baru atau setara 871,44% dengan harga pelaksanaan antara Rp 50-Rp 150 per saham.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rionald Silaban menyebut bahwa harga pelaksanaan dibanderol Rp 50 – Rp 150 per saham. Dalam pelaksanaan aksi korporasi tersebut, tiga skenario telah disiapkan untuk memberikan pemahaman terhadap risiko yang muncul selepas right issue.

“Skenario pertama, dalam hal pemegang saham minoritas atau publik yang tidak mengambil haknya dengan rentang harga pelaksanaan Rp 50 – Rp 150 per saham, maka kepemilikan negara setelah right issue Garuda Indonesia berada pada rentang 53,12% hingga 54,08%,” terang Rionald dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Senin (26/9/2022).

Skenario kedua, apabila pemegang saham minoritas Garuda Indonesia mengambil haknya dengan rentang harga pelaksanaan Rp 50- Rp 150, maka kepemilikan negara akan berada pada rentang 51,43% sampai 52,7%. Artinya, jika pemegang saham minoritas mengeksekusi haknya maka akan terhimpun dana US$ 358 juta sehingga bila ditambahkan dengan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar US$ 505 juta, maka total pada aksi penggalangan dana ini mencapai US$ 863 juta.

Skenario ketiga adalah jika pemegang saham minoritas Garuda Indonesia tidak mengambil haknya dengan harga pelaksanaan antara Rp 50 – Rp 150 per saham, maka kepemilikan negara akan berada pada rentang 66,43% sampai 65,51%.

“Jadi kita memang membuat simulasi hanya untuk memastikan bahwa kita mengerti risikonya. Kalau misalnya kurang dari US$ 863 juta, jadi yang sudah dibicarakan antara Garuda Indonesia dan pemerintah Rp 7,5 triliun dalam rangka perseroan bisa bangkit. Tapi dana tambahannya untuk pengembangan bisnis plan selanjutnya,” papar Rionald.

Adapun perihal timeline pelaksanaan right issue dan konversi saham, Rionald menargetkan akan selesai pada akhir Desember 2022 dan RUPSLB direncanakan berlangsung pada 14 Oktober 2022.

Gelar right issue kedua
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menambahkan bahwa apabila right issue kali ini tidak terserap, maka perseroan mempertimbangkan untuk melaksanakan right issue kedua pada tahun depan.

“Kita sepakat bila nanti subscribe, kita bersyukur. Tapi bila tidak, kita ada pemikiran untuk right issue kedua tahun depan,” ujarnya.

Meski demikian, kata Irfan, kemungkinan right issue kedua perlu dilakukan review mendalam terutama menyangkut terpenuhi atau tidak rencana bisnis perseroan ke depan.

“Apabila business plan itu konservatif, mungkin tidak diperlukan tambahan dana. Tapi, kemungkinan akan right issue (kedua). Jadi, kepemilikan pemerintah akan turun dan harus dilihat dari hasil right issue yang pertama,” tuturnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BKI Sabet Human Capital & Performance Awards 2022

Penghargaan yang diraih BKI ini penting untuk pengembangan berbagai ekosistem industri di Indonesia dalam mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

EKONOMI | 4 Desember 2022

Semeru Erupsi, Operasional Bandara Juanda dan Abdulrachman Saleh Normal

Gunung Semeru pada Minggu (4/12/2022) mengalami erupsi disertai awan panas guguran (APG) mencapai 1.500 meter dan menyebabkan sejumlah gempa.

EKONOMI | 4 Desember 2022

GOTO Dilanda Aksi Jual Pascalock Up Dibuka, Saatnya Beli?

Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masuk dalam 10 deretan saham yang mengalami tekanan cukup besar pekan ini.

EKONOMI | 4 Desember 2022

Investor Masuk ke IKN Kuartal II 2023, Siapa Saja?

Menpupera Basuki Hadimuljono berharap investor mulai masuk ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada kuartal kedua 2023.

EKONOMI | 4 Desember 2022

Kemitraan BUMN-UMKM Hasilkan Potensi Kerja Sama Rp 224,8 M

Menkop dan UKM Teten Masduki menyatakan, forum kemitraan UKM dengan BUMN mampu mencatatkan potensi kerja sama senilai Rp 224,8 miliar.

EKONOMI | 4 Desember 2022

Badai PHK, PKB Usul Karyawan Startup Buat Serikat Pekerja

Mikhael Benyamin Sinaga, mengusulkan karyawan startup membentuk serikat pekerja, imbas badai pemutusan hubungan kerja (PHK).

EKONOMI | 4 Desember 2022

Jubir Muda PKB: Efisiensi Startup Bisa Tanpa Harus PHK Karyawan

Juru Bicara Muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Michael Sinaga menilai HK massal karyawan startup bisa memiliki dampak sosial yang besar.

EKONOMI | 4 Desember 2022

Jangan Lupa, Pencairan BSU Berakhir 20 Desember 2022

Kemenaker mengimbau masyarakat segera mengambil dana Bantuan Subsidi Upah karena batas akhir pengambilan BSU adalah 20 Desember 2022.

EKONOMI | 4 Desember 2022

Sosok Inspiratif Bidang Kesehatan Tampil di HUT Ke-65 Astra

Mengusung tema "Semangat Bergerak dan Tumbuh Bersama", HUT ke-65 Astra ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat berbagi semangat positif dan optimisme. 

EKONOMI | 2 Desember 2022

Omzet Naik hingga Rp 30 Juta berkat Alat Pengiris Kerupuk

Omzet usaha mikro di Desa Jaddih meningkat sekitar 66% setelah menggunakan alat pengiris kerupuk karya peneliti dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

EKONOMI | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tite Tepis Isu Gabriel Jesus Absen di Sisa Piala Dunia 2022

Tite Tepis Isu Gabriel Jesus Absen di Sisa Piala Dunia 2022

SEMESTA BOLA 2022 | 13 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE