Logo BeritaSatu

Harga Emas Dekati Level Terendah 2,5 Tahun, Ini Penyebabnya

Selasa, 27 September 2022 | 11:01 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicagio, Beritasatu.com - Harga emas turun ke dekat level terendah 2,5 tahun pada Senin (26/9/2022), karena imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) atau Treasury naik dan dolar menguat. Sementara kegelisahan kenaikan suku bunga AS mengurangi daya tarik emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Harga emas di pasar spot turun 1,2% pada US$ 1.623,59 per ons, setelah ambles ke level terendah sejak April 2020 di US$ 1.626,41.

Prospek emas bergantung pada Federal Reserve The Fed.

"Ini semacam badai yang harus dihadapi jika Anda seorang investor emas," kata analis pasar RJO Futures, Bob Haberkorn.

Dia mengatakan suku bunga AS yang tinggi menumpulkan daya tarik emas dengan imbal hasil nol.

Harga emas telah kehilangan lebih US$ 400, atau 20%, sejak naik di atas level kunci US$ 2.000 per ons pada Maret karena bank sentral utama menaikkan suku bunga.

Faktor lain yang membuat harga emas lebih mahal bagi pembeli luar negeri adalah dolar mencapai level tertinggi sejak 2002.

"Pergerakan dolar belum berakhir dan itu akan menekan emas batangan," kata analis OANDA, Edward Moya, dalam sebuah catatan.

Di tengah prospek kenaikan suku bunga terhadap emas, beberapa analis mengatakan emas batangan masih tetap didukung risiko resesi dan ketegangan geopolitik.

“Kami memiliki kekuatan dolar dan peningkatan imbal hasil Treasury AS, akan membuat harga emas turun. Namun, secara umum, emas tidak terlalu buruk dalam skema ini,” kata analis independen, Ross Norman.

Di pasar fisik, impor emas bersih Tiongkok melalui Hong Kong melonjak hampir 40% ke level tertinggi lebih 4 tahun pada Agustus, data menunjukkan Senin.

Di tempat lain, harga perak di pasar spot turun 2,6% menjadi US$ 18,36 per ons. Sementara platinum ambles 0,5% menjadi US$ 849,92 dan paladium hilang 1,2% menjadi US$ 2.043,05.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bursa Eropa Turun karena Data Pekerjaan & Covid-19 Tiongkok

Stoxx 600 di bursa Eropa turun 0,2%. Saham minyak dan gas memimpin penurunan, ambles 1,1%.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Harga BBM Nonsubsidi Shell, BP, dan Pertamina Naik, Paling Murah?

Per 1 Desember, harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan, baik milik PT Pertamina (Persero) hingga perusahaan swasta lainnya seperti Shell dan B-AKR.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Sri Mulyani Wanti-wanti Imbas Bunga Fed di 2023 bakal Lama

Pemerintah mewaspadai dampak kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) terhadap perekonomian nasional pada tahun 2023.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Fed Mulai Jinak, OJK Yakin Kredit Perbankan Tumbuh 12%

OJK optimistis kredit perbankan bisa tumbuh minimal 12% pada tahun 2023, minimal sama dengan tahun 2022.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Bulog Lampung Pastikan Stok Beras Aman Jelang Nataru

Stok beras di gudang Bulog saat ini tersedia sebanyak 15.000 ton sehingga aman jelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2022.

EKONOMI | 3 Desember 2022

20 Perusahaan Raih Green Initiative Awards

Green Initiative Awards diberikan kepada perusahaan yang bergerak di sektor perbankan, energi/pertambangan, teknologi/transportasi dan consumer goods.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Fokus di Perbaikan Bisnis, Laba Bersih PertaLife Melonjak 71 Persen di Q3

PertaLife Insurance mampu mencatat kinerja keuangan yang positif di Q3, di mana tercatat sampai 30 September 2022, perseroan meraih laba bersih Rp 50,16 miliar.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Sri Mulyani Sebut Risiko Global Meningkat Usai Pandemi

Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dunia dihadapkan pada beberapa risiko global yang diprediksi akan terjadi pada tahun depan.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Sah, Bank BJB Resmi Kuasai 7,15 Persen Saham Bank Bengkulu

Bank BJB resmi menjadi pemegang saham Bank Bengkulu setelah meraih persetujuan OJK atas penyertaan modal tahap pertama sebesar Rp 99,9 miliar.

EKONOMI | 2 Desember 2022

Kuartal III, Modernland Realty Cetak Laba Rp 234,51 M

PT Modernland Realty Tbk (MDLN) catatkan kinerja keuangan positif pada kuartal III 2022, dengan membukukan laba Rp 234,51 miliar.

EKONOMI | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bursa Eropa Turun karena Data Pekerjaan & Covid-19 Tiongkok

Bursa Eropa Turun karena Data Pekerjaan & Covid-19 Tiongkok

EKONOMI | 11 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE