Logo BeritaSatu

Dengan Private Placement, Utang Bumi Terpangkas US$ 1,6 M

Selasa, 27 September 2022 | 11:17 WIB
Oleh : Muhammad Ghafur Fadillah / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bumi Resource Tbk (BUMI) segera melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau private placement setelah meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 11 Oktober 2022. Dengan private placement, utang Bumi akan berkurang Rp 24 triliuun atau US$ 1,6 miliar.

“Tujuan private placement adalah untuk memperbaiki kondisi keuangan perusahaan dan menggunakan dana tersebut untuk melunasi utang sebesar US$ 1,6 miliar,” kata Direktur PT Bumi Resource Tbk (BUMI) Dileep Srivastava kepada Investor Daily, Senin (26/9/22).

Ia menyebutkan bahwa dengan aksi korporasi tersebut Bumi Resources akan menjadi perusahaan yang debt free atau bebas utang sehingga BUMI menjadi perusahaan berlikuiditas positif dan memungkinkan perseroan mengejar proyek-proyek yang lebih besar ke depannya. “Misalnya proyek-proyek non-batubara terdiversifikasi dan proyek-proyek hilir batu bara untuk menggantikan minyak impor,” ujarnya.

Ia menegaskan, apabila semua berjalan dengan rencana, aksi korporasi ini dapat selesai pada pertengahan bulan depan, sebagaimana disyaratkan oleh peraturan.

Sebagaimana diketahui, Bumi Resources sudah mengumumkan rencana melakukan penerbitan sebanyak-banyaknya 200 miliar saham biasa seri C tanpa HMETD.

Dalam keterbukaan informasi pada awal September 2022 dijelaskan bahwa Bumi telah menetapkan bahwa harga pelaksanaan adalah Rp 120 per saham sehingga nilai private placement sebesar Rp 24 triliun atau setara maksimal US$ 1,6 miliar pada kurs tukar Rp 15.000 per dolar yang telah disepakati antara perseroan dan pemodal.

Total kewajiban perseroan sebelum private placement adalah US$ 3,51 miliar. Dengan penambahan modal non-HMETD akan menyebabkan penurunan total kewajiban sekitar US$ 1,54 miliar, sehingga setelah private placement total kewajiban BUMI tersisa US$ 1,97 miliar.

Penerbitan sebanyak-banyaknya 200 miliar saham baru ini akan menyebabkan peningkatan ekuitas dari tambahan modal disetor dan agio saham. Ekuitas akan mengalami peningkatan sebesar US$ 1,51 miliar, dari sebesar US$ 887,58 juta menjadi US$ 2,39 miliar.

Dengan peningkatan ekuitas perseroan, rasio kewajiban terhadap ekuitas (debt-to-equity ratio/DER) perseroan akan membaik. dari 4,0x per 30 Juni 2022 menjadi 0,8x. Sementara rasio total kewajiban terhadap total aset (debt-to-total aset ratio/DTA) akan membaik dari 80,1% per Juni 2022 menjadi 45,1%.

PMTHMETD juga akan memperbaiki likuiditas Bumi. Modal kerja bersih perseroan akan membaik dari posisi negatif US$ 1,92 miliar per 30 Juni 2022 menjadi negatif US$ 177,41 juta.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BKI Sabet Human Capital & Performance Awards 2022

Penghargaan yang diraih BKI ini penting untuk pengembangan berbagai ekosistem industri di Indonesia dalam mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

EKONOMI | 4 Desember 2022

Semeru Erupsi, Operasional Bandara Juanda dan Abdulrachman Saleh Normal

Gunung Semeru pada Minggu (4/12/2022) mengalami erupsi disertai awan panas guguran (APG) mencapai 1.500 meter dan menyebabkan sejumlah gempa.

EKONOMI | 4 Desember 2022

GOTO Dilanda Aksi Jual Pascalock Up Dibuka, Saatnya Beli?

Harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) masuk dalam 10 deretan saham yang mengalami tekanan cukup besar pekan ini.

EKONOMI | 4 Desember 2022

Investor Masuk ke IKN Kuartal II 2023, Siapa Saja?

Menpupera Basuki Hadimuljono berharap investor mulai masuk ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada kuartal kedua 2023.

EKONOMI | 4 Desember 2022

Kemitraan BUMN-UMKM Hasilkan Potensi Kerja Sama Rp 224,8 M

Menkop dan UKM Teten Masduki menyatakan, forum kemitraan UKM dengan BUMN mampu mencatatkan potensi kerja sama senilai Rp 224,8 miliar.

EKONOMI | 4 Desember 2022

Badai PHK, PKB Usul Karyawan Startup Buat Serikat Pekerja

Mikhael Benyamin Sinaga, mengusulkan karyawan startup membentuk serikat pekerja, imbas badai pemutusan hubungan kerja (PHK).

EKONOMI | 4 Desember 2022

Jubir Muda PKB: Efisiensi Startup Bisa Tanpa Harus PHK Karyawan

Juru Bicara Muda Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Michael Sinaga menilai HK massal karyawan startup bisa memiliki dampak sosial yang besar.

EKONOMI | 4 Desember 2022

Jangan Lupa, Pencairan BSU Berakhir 20 Desember 2022

Kemenaker mengimbau masyarakat segera mengambil dana Bantuan Subsidi Upah karena batas akhir pengambilan BSU adalah 20 Desember 2022.

EKONOMI | 4 Desember 2022

Sosok Inspiratif Bidang Kesehatan Tampil di HUT Ke-65 Astra

Mengusung tema "Semangat Bergerak dan Tumbuh Bersama", HUT ke-65 Astra ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat berbagi semangat positif dan optimisme. 

EKONOMI | 2 Desember 2022

Omzet Naik hingga Rp 30 Juta berkat Alat Pengiris Kerupuk

Omzet usaha mikro di Desa Jaddih meningkat sekitar 66% setelah menggunakan alat pengiris kerupuk karya peneliti dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

EKONOMI | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Usai Jeda Kompetisi, Bhayangkara FC Siap Hadapi PSS Sleman

Usai Jeda Kompetisi, Bhayangkara FC Siap Hadapi PSS Sleman

BOLA | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE