Logo BeritaSatu

Mandala Finance Lirik Pembiayaan Motor Listrik

Selasa, 27 September 2022 | 19:46 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / FMB

Menurut dia, tren penjualan dan pemakaian kendaraan listrik terus meningkat meskipun jumlahnya saat ini belum signifikan. Namun demikian, pihaknya juga melihat tren ini menjadi peluang tersendiri bagi multifinance maupun industri lainnya seiring terbitnya Inpres tersebut.

Advertisement

"Adanya dukungan pemerintah dengan inpres ini, dan juga masuknya energi ramah lingkungan sebagai salah satu pilar G-20, Mandala melihatnya sebagai opportunity besar untuk pertumbuhan bisnis di industri-industri terkait; otomotif, energi, dan tentunya industri pembiayaan," terang Christel.

Dia mengatakan, Mandala Finance berharap Inpres ini akan mendongkrak permintaan kendaraan listrik di kemudian hari. Sehingga perseroan bisa ikut serta mendukung dan siap melayani kebutuhan masyarakat untuk kebutuhan dana pembiayaannya.

"Mandala bersama para stakeholders berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, selaras dengan tujuan G-20 dalam mewujudkan pertumbuhan global yang kuat, berkelanjutan, dan inklusif. Jadi spirit utamanya tetap sama, menjadi partner dan solusi praktis bagi semua pelaku bisnis dan calon pelanggan motor listrik ini," tandas Christel.




hal 2 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

OJK Ungkap Alasan Industri Keuangan Syariah Masih Tertinggal

Total aset keuangan syariah di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan aset keuangan konvensional.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pangsa Pasar Keuangan Syariah Indonesia Capai 10,69 Persen

Sejalan dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, pertumbuhan keuangan syariah juga menunjukkan hasil yang baik.

EKONOMI | 6 Februari 2023

BPS Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2022 Tertinggi Sejak 2013

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi selama tahun 2022 mencapai 5,31 persen.

EKONOMI | 6 Februari 2023

OJK Catat Aset IKNB Tembus Rp 3.081,30 Triliun di 2022

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri keuangan non bank atau IKNB menembus Rp 3.081,30 triliun per Desember 2022.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pertumbuhan Ekonomi 2022 Ditopang Industri Pengolahan

Komponen industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan ekonomi selama tahun 2022 dari sisi lapangan usaha.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Hadapi Banyak Tantangan

Indonesia saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi dan keuangan syariah global.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Strategi Blibli Mendorong Keberlanjutan Bisnis di Tengah Potensi Krisis Ekonomi Global

Visi dari management blibli di tahun 2023 lebih berfokus pada long term strategy dan memperkuat omnichannel strategy.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Ekonomi Kuartal IV 5,01%,Konsumsi Rumah Tangga Sumbang 51,6%

Pertumbuhan ekonomi kuartal IV tahun 2022 mencapai 5,01%. Komponen konsumsi rumah tangga menjadi penopang terbesar dengan kontribusi 51,65%.

EKONOMI | 6 Februari 2023

Hilirisasi Produk Laut, Jokowi Minta Indonesia Tiru Tiongkok

Jokowi mengatakan Indonesia bisa meniru Tiongkok dalam hilirisasi sumber daya dan produk kelautan untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

EKONOMI | 6 Februari 2023

IHSG Siang Ini 6 Februari 2023 Hilang 32 Poin ke 6.879

IHSG di BEI pada sesi I siang hari ini Senin 6 Februari 2023 melemah 32,0 poin (0,46%) ke level 6.879.

EKONOMI | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Infrastruktur JIS Dikeluhkan Penonton Konser Dewa 19, Heru: Kami Perbaiki

Infrastruktur JIS Dikeluhkan Penonton Konser Dewa 19, Heru: Kami Perbaiki

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE