Logo BeritaSatu

Pemulihan Pembiayaan Multifinance Diyakini Berlanjut di 2023

Rabu, 28 September 2022 | 16:03 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Piutang pembiayaan multifinance sampai dengan Juli 2022 Rp 384,63 triliun, tumbuh 7,12% secara year on year (yoy) namun belum kembali ke posisi sebelum pandemi Covid-19. Pemulihan piutang dipercaya masih akan berlanjut di tahun depan.

Berdasarkan statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK), piutang pembiayaan multifinance sempat pada titik mencapai Rp 452,47 triliun pada Maret 2020. Sejak saat itu, piutang pembiayaan terus menyusut selama kurang lebih 17 bulan hingga berada di titik terendah menjadi sebesar Rp 358,78 triliun pada Agustus 2021.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno menyampaikan, piutang pembiayaan multifinance bahkan terkontraksi sampai dengan 18% (yoy) pada tahun 2020. Namun, multifinance mulai bangkit dengan hanya mencatatkan penurunan 1,5% pada akhir 2021 dan terus membaik hingga diproyeksi berbalik tumbuh positif 6-8% di tahun ini.

"Kami membuktikan diri sebagai pemain kuat dalam industri multifinance. Kami semua berjuang dan bersaing sesuai dengan regulasi dan kepatuhan. Kami memahami bisnis harus terus berlanjut, meskipun banyak hal terjadi, pasang surut dalam industri ketika Covid-19," kata Suwandi, dikutip Rabu (28/9/2022).

Dia meyakini, setiap pelaku di industri multifinance memiliki pemikiran positif yang kuat, terlepas dari situasi global hari ini, baik itu tentang krisis keuangan maupun inflasi yang tinggi di Amerika Serikat dan Eropa. Bertolak dari situasi tersebut, pelaku usaha di industri ini mesti merancang bisnis yang sesuai dengan asumsi di tahun 2023.

"Mari berharap yang terbaik di tahun 2023 dan mari kita lanjutkan. Mari kita perjuangkan agar bisnis tetap bisa berkembang. Dan saya selalu percaya, kita semua bisa bertahan di tahun 2023 dan tahun-tahun mendatang. Siapa yang akan bertahan? Tidak hanya hari ini, tidak hanya di tahun 2023, tetapi kita akan bertahan bertahun-tahun ke depan sebagai pemain yang sangat kuat di industri multifinance," jelas Suwandi.

Suwandi juga percaya telah terjadi banyak perubahan di industri ini. Multifinance ke depan tidak hanya bergantung pada bisnis konvensional dengan menyalurkan pembiayaan pada mobil, motor, atau alat berat.

"Kehadiran investor baru di industri membawa perubahan variasi produk seperti kehadiran buy now, pay later (BNPL)," tandasnya.

Baca selanjutnya
Namun demikian, multifinance saat ini masih bergantung pada beberapa sektor ekonomi ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Investor Sayangkan Banyak Startup yang Lakukan PHK

Pihak investor ikut menyayangkan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan rintisan atau startup.

EKONOMI | 5 Desember 2022

OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

OJK resmi mengumumkan pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life/PT WAL.

EKONOMI | 5 Desember 2022

ESG Tingkatkan Performa Grup ANJ

PT ANJ sudah mempraktekkan responsible development dan pemberdayaan sosial di semua lini bisnisnya yang tersebar di Sumatra, Kalimantan dan Papua.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo Harapkan BI Tidak Lagi Naikkan Suku Bunga Acuan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani berharap Bank Indonesia (BI) tidak lagi menaikan suku bunga acuan.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ini Cara Daftar Serta Tahapan Rekrutmen Bersama BUMN

Kementerian BUMN membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari BUMN melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ketum Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi 2023 Tumbuh 5%

Hariyadi mengatakan, Apindo memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2023 antara 5,15% hingga 5,65%.

EKONOMI | 5 Desember 2022

BI Prediksi The Fed Kerek Suku Bunga di Level 6 Persen

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menilai tren suku bunga tinggi The Fed masih akan terjadi pada tahun depan dengan rentang waktu yang cukup lama.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo: Permenaker 18/2022 Bisa Tingkatkan Risiko PHK

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani menilai Permenaker 18/2022 bisa memperbesar risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penyusutan lapangan kerja.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apexindo Kantongi Kontrak Baru dari PGE Rp 240 Miliar

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) meraih kontrak baru Rp 240 miliar untuk proyek pengeboran panas bumi dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

EKONOMI | 5 Desember 2022

Kenaikan Suku Bunga The Fed Dorong Penguatan Dolar AS

Fenomena sangat kuatnya dolar AS memberikan tekanan pelemahan atau depresiasi mata uang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

EKONOMI | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pameran USS 2022 Bakal Dimeriahkan The Hundreds hingga Hotsauce

Pameran USS 2022 Bakal Dimeriahkan The Hundreds hingga Hotsauce

LIFESTYLE | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE