Logo BeritaSatu

Akuisisi UUS BTN oleh BSI Percepat Penetrasi Pasar Syariah

Rabu, 28 September 2022 | 16:23 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengungkapkan, rencana PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melepas unit usaha syariah (UUS), pada tahun depan diprediksi bakal disambut positif investor pasar modal.

Apalagi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) adalah kandidat terkuat yang akan mengambil aset bank yang fokus pada kredit pemilikan rumah (KPR).

"Rencana BBTN melepas UUS adalah langkah tepat. Bila BTN Syariah bergabung dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) akan mempercepat penetrasi pangsa pasar bank syariah di Indonesia, sehingga menjadi katalis positif pengerek harga saham. BBTN juga akan jauh lebih lincah ke depannya dan fokus di bidang perumahan,” kata Maximilianus di Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Ia menuturkan, konsolidasi lanjutan bank syariah milik pemerintah juga akan meningkatkan aset BSI. Selain itu, BSI sebagai bank hasil gabungan tiga anak usaha bank BUMN, juga akan diperkuat basis klien yang besar.

"Dari sisi UUS, BTN akan berkembang karena didukung BSI yang memiliki permodalan jauh lebih kuat, teknologi, dan SDM mumpuni,” kata Nico.

Sebagaimana diketahui, mendorong akselerasi pangsa pasar bank syariah di Indonesia menjadi salah satu prioritas pemerintah. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per Mei 2022, aset bank umum syariah (BUS) dan UUS mencapai Rp680,1 triliun, naik 13,7% secara tahunan atau year on year (yoy).

Secara rinci, total aset yang dimiliki BUS sebesar Rp453,88 triliun pada bulan kelima tahun ini. Sedangkan, total aset yang dimiliki UUS sebanyak Rp226,21 triliun.

Angka tersebut cukup jauh bila dibandingkan dengan total aset industri perbankan di Tanah Air, di mana per Mei 2022 mencapai Rp10.180,7 triliun. Artinya BUS dan UUS hanya berkontribusi 6,7%.

Dari sisi penyaluran pembiayaan, porsi bank syariah tergolong kecil. Pada periode yang sama, BUS dan UUS menyalurkan Rp160,7 triliun pembiayaan kepada pihak ketiga atau hanya 2,7% dari total kredit industri, yakni Rp 6.012,4 triliun.

Berkaca pada data OJK, salah satu pangsa pasar terbesar pembiayaan bank syariah adalah KPR. Per Mei 2022, bank syariah menguasai 18,7% dari total penyaluran pembiayaan untuk pemilikan rumah.

Baca selanjutnya
Sementara itu, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nafan ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Investor Sayangkan Banyak Startup yang Lakukan PHK

Pihak investor ikut menyayangkan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan rintisan atau startup.

EKONOMI | 5 Desember 2022

OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

OJK resmi mengumumkan pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life/PT WAL.

EKONOMI | 5 Desember 2022

ESG Tingkatkan Performa Grup ANJ

PT ANJ sudah mempraktekkan responsible development dan pemberdayaan sosial di semua lini bisnisnya yang tersebar di Sumatra, Kalimantan dan Papua.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo Harapkan BI Tidak Lagi Naikkan Suku Bunga Acuan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani berharap Bank Indonesia (BI) tidak lagi menaikan suku bunga acuan.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ini Cara Daftar Serta Tahapan Rekrutmen Bersama BUMN

Kementerian BUMN membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari BUMN melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ketum Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi 2023 Tumbuh 5%

Hariyadi mengatakan, Apindo memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2023 antara 5,15% hingga 5,65%.

EKONOMI | 5 Desember 2022

BI Prediksi The Fed Kerek Suku Bunga di Level 6 Persen

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menilai tren suku bunga tinggi The Fed masih akan terjadi pada tahun depan dengan rentang waktu yang cukup lama.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo: Permenaker 18/2022 Bisa Tingkatkan Risiko PHK

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani menilai Permenaker 18/2022 bisa memperbesar risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penyusutan lapangan kerja.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apexindo Kantongi Kontrak Baru dari PGE Rp 240 Miliar

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) meraih kontrak baru Rp 240 miliar untuk proyek pengeboran panas bumi dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

EKONOMI | 5 Desember 2022

Kenaikan Suku Bunga The Fed Dorong Penguatan Dolar AS

Fenomena sangat kuatnya dolar AS memberikan tekanan pelemahan atau depresiasi mata uang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

EKONOMI | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Babak Pertama, Jepang Unggul 1-0

Piala Dunia 2022: Babak Pertama, Jepang Unggul 1-0

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE