Logo BeritaSatu

Begini Langkah BUMN untuk Waskita, WIKA, dan PP Properti

Kamis, 29 September 2022 | 05:50 WIB
Oleh : Muawwan Daelami / WBP

Jakarta, Beritasatu.comKementerian BUMN membuat langkah strategis untuk mengatasi industri konstruksi yang bergerak lesu. BUMN-BUMN karya seperti PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), PT Hutama Karya (HK) (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan PT PP Properti (Persero) Tbk (PPRO) akan didesain mendapatkan porsi pinjaman jangka panjang.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan sektor karya atau konstruksi dalam jangka menengah masih akan menghadapi tantangan. Pasalnya, pasca-Covid-19 emiten-emiten karya dihadapkan pada dua isu utama yaitu utang tinggi dan kontrak-kontrak baru yang menurun. Besarnya utang tersebut karena debt equity ratio (DER) masih tinggi, sedangkan dari sisi Ebitda belum muncul lantaran banyak proyek baru yang kontribusinya tidak signifikan.

Karena itu, kata Kartika, porsi pinjaman perusahaan BUMN karya harus didesain dalam jangka untuk menjaga tidak ada arus kas dalam jangka pendek sehingga beberapa BUMN karya perlu restrukturisasi ulang. “Inilah yang menjadi tantangan dan kita terus melakukan perbaikan seperti di Waskita dan HK (Hutama Karya). Semoga terus bisa kita perbaiki ke depan,” ucap Kartika dalam konferensi pers, Rabu (28/9).

Pria yang akrab disapa Tiko ini memastikan Kementerian BUMN terus memantau arus kas perseroan di antaranya Waskita yang telah memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) 2021 sebesar Rp 10 triliun melalui right issue pertama dan PMN 2022 sebesar Rp 3 triliun melalui right issue kedua, termasuk penjaminan pemerintah sekitar Rp 7 triliun.

Ia menjelaskan injeksi modal itu ditujukan agar Waskita dapat menuntaskan sekitar 12-14 jalan tol yang sebagian besar sudah didivestasi. Hanya saja yang hingga kini masih memberikan tantangan adalah penyelesain jalan tol eksisting seperti Tol Becakayu, Tol Bocimi, dan Tol Kapal Betung.

Tol-tol tersebut masih menghadapi tantangan karena dari sisi biaya cukup besar. Sementara di sisi lain, kontrak non-tol tengah mengalami penurunan akibat melambatnya proyek-proyek baru khususnya di sektor properti.

“Ini yang sedang kita pantau terus arus kasnya dan memang menjadi tantangan untuk mendapatkan modal kerja baru. Jadi, kemungkinan untuk Waskita kita akan lakukan restrukturisasi ulang setelah selesai right issue. Tapi lebih ringan dari right issue pertama,” ujar Tiko.

Adapun WIKA dan PPRO juga mengalami persoalan serupa yakni perlambatan penjualan setelah sebelum Covid-19 kedua emiten gencar berinvestasi di land bank dan high-rise building. Hasilnya, kini neraca WIKA dan PPRO perlu direstrukturisasi secara ringan agar dapat memberikan ruang untuk memulihkan investasi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Inflasi dan Fed Mulai Dovish Katalis Positif IHSG Pekan Ini

the Fed yang diperkirakan mulai dovish ke depannya, diyakini menjadi katalis positif bagi IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI).

EKONOMI | 28 November 2022

Harga SUN Menguat Terbatas karena Fed Rate Melandai

Harga SUN akan menguat karena melemahnya sentimen Fed rate hike dan sentimen positif net buy asing pada pekan lalu yang mencapai Rp 11 triliun.

EKONOMI | 28 November 2022

Hingga Oktober, Penerbitan Obligasi Naik 28% Jadi Rp 144,9 T

Meningkatnya penerbitan obligasi korporasi sejalan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan impresif.

EKONOMI | 28 November 2022

Meski Oktober APBN Defisit, Konsolidasi Fiskal On Track

Defisit APBN Oktober 2022 sebesar 0,91% terhadap PDB atau setara Rp 169,5 triliun masih sehat dan kredibel.

EKONOMI | 28 November 2022

AAJI Proyeksikan Asuransi Jiwa Tumbuh Lebih Hati-hati

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memperkirakan perusahaan asuransi jiwa bakal mencatatkan pertumbuhan bisnis di tahun 2023.

EKONOMI | 28 November 2022

Ditopang Telkom Group, Begini Rencana Bisnis Indico

Indico yang merupakan entitas anak usaha PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), siap menjadi enabler ekosistem bisnis digital dan startup di Indonesia.

EKONOMI | 27 November 2022

Perkuat Jaringan, Samanea Group Gandeng 9 Peritel Global

Samanea Group mengembangkan kerja sama strategis dengan 9 perusahaan peritel branded yang memiliki basis e-commerce kuat di Samanea Hybrid Trade Outlet.

EKONOMI | 27 November 2022

Batik Eco Print, Jadi Salah Satu Produk UMKM di Eco Run Fest 2022

Pertamina Eco Run Fest 2022 menghadirkan kegiatan Eco Market menampilkan UMKM yang menawarkan produk batik eco print.

EKONOMI | 27 November 2022

Lokananta Jadi Sentra Kreativitas Musisi, Seniman dan UMKM

PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) yang merupakan anggota Holding Danareksa berkomitmen membangkitkan kembali Lokananta, studio rekaman pertama di Indonesia.

EKONOMI | 27 November 2022

Pertamina Berikan Bantuan TJSL untuk 25 Desa Energi Berdikari

PT Pertamina (Persero) memiliki program desa energi berdikari. Hal ini sejalan dengan tema Pertamina Eco Run Fest 2022.

EKONOMI | 27 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Danareksa Ingin Jadikan Lokananta sebagai Abbey Road-nya Indonesia

Danareksa Ingin Jadikan Lokananta sebagai Abbey Road-nya Indonesia

LIFESTYLE | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE