Logo BeritaSatu

Aset Industri Pembiayaan Naik 4,5% Sejalan Penguatan Laba

Kamis, 29 September 2022 | 08:54 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga semester I 2022 pertumbuhan aset industri pembiayaan (multifinance) 4,5% secara tahunan (year on year/yoy) dari periode yang sama 2021. Sejalan dengan itu, piutang pembiayaan industri multifinance tumbuh 7,12% secara tahunan.

"Pertumbuhan terbilang tajam hingga 33,72% secara tahunan terjadi pada laba industri pembiayaan," kata Kepala Departemen Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB) 2B Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bambang W Budiawan melalui keterangan tertulis, Rabu (28/9/2022).

Sementara finance to asset ratio (FAR) tergolong tinggi yakni mencapai 85,10%. Sedangkan NPF gross sekitar 2,72%. Adapun ROA sekitar 5,19% dan ROE 13,02%.

“Indikator ini menunjukkan bahwa minat investor kepada perusahaan multifinance cukup tinggi. Bahwa bisnis ini masih mendatangkan cuan banyak, sehingga ke depan menjadi kelengkapan ekosistem yang dibangun, angka ini menunjukkan optimisme meskipun ada faktor-faktor eksternal,” katanya.

Dia mengatakan, potensi pasar industri pembiayaan Indonesia tetap positif, meskipun menghadapi tantangan ekonomi. Hal itu terlihat pada perusahaan multifinance yang diminati investor asing. “Kalau mau tahu, terakhir itu ada beberapa multifinance yang diambil investor asing. Itu sebenarnya indikator bahwa perusahaan-perusahaan industri pembiayaan ini banyak yang diajak kerja sama,” kata Bambang

Ia mengatakan, prospek kinerja yang cerah perusahaan pembiayaan di tengah tantangan ekonomi, terlihat dari menurunnya perusahaan bermasalah. Saat ini hanya 15 dari 155 perusahaan pembiayaan yang bermasalah, setelah beberapa di antaranya mendapat sanksi atau memulihkan diri.

Sementara Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengatakan, kendati menghadapi tantangan ekonomi semua lini usaha, tetapi sektor riil masih bergerak.

Di sisi lain, kata dia, perusahaan pembiayaan harus waspada dengan kenaikan suku bunga dan harga-harga bahan baku pangan melonjak akibat pengurangan subsidi BBM. “Ini tantangan ekonomi yang bisa mempengaruhi pertumbuhan pembiayaan pada 2023 mendatang. Pada 2022 mestinya kita cukup baik, pertumbuhannya mungkin bisa sekitar 6%-8%,” ujar Suwandi.

Wakil Ketua Komisi XI-DPR Fathan Subchi mengatakan, industri keuangan Indonesia masih cerah dan prospektif. Bahkan, kata dia, beberapa investor mencoba masuk menanamkan modalnya di lembaga pembiayaan di Indonesia. “Jadi memang saya kira, saya sepakat kita masih optimistis,” ujar Fathan.

Baca selanjutnya
Di sisi lain, ia menyarankan ada beberapa strategi yang bisa ditempuh ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Cegah PHK, Apindo Minta Pemerintah Batalkan Permenaker

Aturan Permenaker dinilai akan menimbulkan risiko badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang lebih besar di tahun depan.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Penjualan Yelooo Integra Datanet Naik 179,6% karena Ekspansi

Perusahaan infrastrukkur internet, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) hingga kuartal III 2022 mencatatkan penjualan Rp 1 triliun melesat 179,6%.

EKONOMI | 6 Desember 2022

Investor Sayangkan Banyak Startup yang Lakukan PHK

Pihak investor ikut menyayangkan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan rintisan atau startup.

EKONOMI | 5 Desember 2022

OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

OJK resmi mengumumkan pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life/PT WAL.

EKONOMI | 5 Desember 2022

ESG Tingkatkan Performa Grup ANJ

PT ANJ sudah mempraktekkan responsible development dan pemberdayaan sosial di semua lini bisnisnya yang tersebar di Sumatra, Kalimantan dan Papua.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo Harapkan BI Tidak Lagi Naikkan Suku Bunga Acuan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani berharap Bank Indonesia (BI) tidak lagi menaikan suku bunga acuan.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ini Cara Daftar Serta Tahapan Rekrutmen Bersama BUMN

Kementerian BUMN membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari BUMN melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ketum Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi 2023 Tumbuh 5%

Hariyadi mengatakan, Apindo memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2023 antara 5,15% hingga 5,65%.

EKONOMI | 5 Desember 2022

BI Prediksi The Fed Kerek Suku Bunga di Level 6 Persen

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menilai tren suku bunga tinggi The Fed masih akan terjadi pada tahun depan dengan rentang waktu yang cukup lama.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo: Permenaker 18/2022 Bisa Tingkatkan Risiko PHK

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani menilai Permenaker 18/2022 bisa memperbesar risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penyusutan lapangan kerja.

EKONOMI | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri Untuk Transisi Energi Berkelanjutan

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri Untuk Transisi Energi Berkelanjutan

NEWS | 13 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE