Logo BeritaSatu

Cegah Social Engineering, Jangan Asal Klik Link dan Install Aplikasi

Kamis, 29 September 2022 | 08:58 WIB
Oleh : JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Dengan maraknya social engineering, masyarakat diimbau untuk senantiasa waspada terhadap informasi menyesatkan yang datang dari sumber tidak resmi perbankan.

Pakar keamanan siber menekankan kepada masyarakat untuk menghindari klik tautan yang mencurigakan atau mirip-mirip dengan akun resmi perbankan yang ditujukan untuk “mencuri” akses layanan perbankan seseorang.

Ketua Indonesia Cyber Security Forum Ardi Sutedja mengatakan makin beragamnya modus penipuan social engineering (soceng) harus ditanggapi masyarakat dengan meningkatkan kewaspadaan saat mengakses informasi mau pun saat bertransaksi.

Masyarakat diharuskan lebih waspada agar tidak membagikan data pribadi dan data perbankan kepada pelaku yang mengaku mengatasnamakan bank.

Soceng mempengaruhi pikiran korban dengan ‘angin surga’ melalui penawaran hadiah, atau menakut-nakuti seperti jika tidak melakukan yang diperintahkan akun nasabah bisa terblokir atau dikenai denda.

“Fenomena ‘angin surga’ kuat sekali dengan janji muluk-muluk. Kelengahan dimanfaatkan untuk menekan secara psikologis, ini yang membuat penipu melakukan arahan dan diikuti korbannya. Ada ajaran orang tua kita dulu jangan berbicara sama orang asing yang tidak dikenal. Itu sampai sekarang masih berlaku, tapi terkadang kita lupa dan lengah. Ini menyebabkan terjadi banyak penipuan lewat rekayasa sosial ini. Dan semakin banyaknya informasi yang lalu lalang sehingga masyarakat tidak fokus,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (27/9/2022).

Oleh karena itu, menurutnya, jika ada yang mengatasnamakan perbankan melalui pesan singkat meminta masyarakat membuka channel atau sebuah link, nasabah jangan serta merta percaya. Masyarakat harus memastikan bahwa pemberi link adalah nomor resmi bank terkait.

Tips saya kalau ada nomor yang tidak jelas diblokir saja sederhananya. Nomor penipuan itu kebanyakan menggunakan nomor pra bayar. Itu diblokir saja. Karena kalau lembaga resmi punya call center tidak dengan nomor pra bayar. Dan jangan sekali-kali membuka link yang di-share dari nomor-nomor yang mencurigakan tadi,” kata Ardi menegaskan.

BRI Imbau Nasabah Tidak Buka Link dan Install Aplikasi dari Sumber Tidak Resmi
Menanggapi adanya oknum penipu yang mengatasnamakan BRI, Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto meminta nasabah BRI untuk selalu waspada dengan tidak memberikan data pribadi dan informasi lainnya melalui link dari sumber tidak resmi. Upaya itu diharapkan dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan data perbankan nasabah.

BRI pun menurutnya tidak membuka channel di aplikasi chat group. Nasabah, kata dia, dihimbau agar senantiasa menggunakan channel resmi BRI. Oleh karena itu, menurut Aestika nasabah jangan pernah mengakses link yang mengatasnamakan BRI. Nasabah juga dihimbau tidak memberikan data pribadi dan data perbankan secara lisan apabila pelaku penipuan dengan soceng berusaha menghubungi melalui saluran telepon.

"Kami tidak membuka channel di aplikasi chat group. Kami pun mengimbau seluruh nasabah untuk selalu waspada terhadap berbagai modus tindak kejahatan social engineering. Nasabah juga diimbau untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan data transaksi perbankan kepada pihak mana pun, termasuk yang mengatasnamakan BRI," kata Aestika menekankan.

Di samping itu, Aestika juga mengungkapkan bahwa dengan semakin beragamnya modus penipuan secara digital, BRI menghimbau agar nasabah tidak sembarang meng-install aplikasi dengan sumber yang tidak resmi dan tidak dapat dipertanggung jawabkan. Pihaknya menjelaskan bahwa data atau informasi dapat dicuri oleh para fraudster apabila masyarakat menginstal aplikasi dengan sumber tidak resmi yang dikirimkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Menurutnya, jika nasabah mendapat notifikasi melalui SMS, surat elektronik atas transaksi yang tidak dilakukan, agar segera menghubungi Contact BRI yang resmi di 14017/1500017. Adapun data perbankan yang perlu dijaga oleh nasabah antara lain nomor rekening, nomor kartu, PIN, username dan password digital banking, OTP, dan lain-lain.

Aestika pun mengatakan BRI senantiasa menginformasikan seluruh layanan melalui saluran komunikasi resmi yang dapat diakses nasabah melalui www.bri.co.id, Instagram @bankbri_id, Twitter bankbri_id, kontak bri, promo_bri, Facebook Bank BRI, YouTube Bank BRI, TikTok Bank BRI, dan call center BRI 14017/1500017.

"BRI juga terus mendukung, berkoordinasi dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk melakukan penanganan serta penangkapan pelaku kejahatan social engineering," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

GoTo Financial Menang Dua Penghargaan dariThe Asian Banker

GoTo Financial (GTF), bagian dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berhasil memenangkan 2 penghargaan dari the Asian Banker.

EKONOMI | 10 Desember 2022

Emiten BEI Bertambah 4, IHSG Anjlok 4% dalam Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun sebesar 4,34% menjadi berada di posisi 6.715,118 dari 7.019,639 pada pekan yang lalu.

EKONOMI | 10 Desember 2022

Sepekan Perdagangan Wall Street, Indeks-indeks Acuan Rontok

Wall Street berakhir lebih rendah pada hari Jumat, dengan semua indeks acuan utama membukukan kerugian untuk minggu ini.

EKONOMI | 10 Desember 2022

Kalahkan Argentina, Indonesia Maju ke Final eFootball Kejuaraan Dunia Esports

Atlet eFootball Indonesia berhasil tundukkan Argentina 2-1 dalam pertandingan eFootball yang seru di Kejuaraan Dunia Esports.

EKONOMI | 10 Desember 2022

Bank Indonesia Catat Capital Outflow 2 Kali Lipat dari Inflow

Bank Indonesia mencatat aliran modal asing masuk (capital inflow) ke pasar keuangan Indonesia sebesar Rp 1,77 triliun di pekan kedua Desember 2022.

EKONOMI | 10 Desember 2022

Humpuss Internasional Berkomitmen Wujudkan Indonesia Sebagai Poros Maritim

Kehadiran Humpuss di kancah industri kemaritiman Indonesia berperan penting pada kemajuan perekonomian nasional, termasuk dalam penyerapan tenaga kerja.

EKONOMI | 9 Desember 2022

Ganjar Pranowo Proyeksikan KIK Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Investor asing dari 11 negara mendirikan pabriknya di KIK, Ganjar Pranowo pun memproyeksikannya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

EKONOMI | 9 Desember 2022

SF Sekuritas Ajak Generasi Muda Melek Pasar Modal

PT Surya Fajar Sekuritas (SF Sekuritas) yang merupakan bagian dari grup usaha PT Surya Fajar Capital Tbk (SF Capital) terus melakukan edukasi pasar modal

EKONOMI | 9 Desember 2022

Indosat Ooredoo Hutchison Tuntas Matikan Jaringan 3G

Operator telekomunikasi Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) sudah tuntas mematikan jaringan 3G di Tanah Air.

EKONOMI | 9 Desember 2022

Penutupan Akhir Pekan, IHSG Terjungkal ke 6.715

IHSG ditutup melemah 89,1 poin (1,31%) ke level 6.715,12. IHSG hari ini bergerak bervariasi dengan rentang 6.695,4–6.804,2.

EKONOMI | 9 Desember 2022


TAG POPULER

# Muhammad Fadli


# Pernikahan Kaesang


# Kuat Ma'ruf


# Bom Bandung


# Gempa Terkini


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pemprov DKI Gunakan AI Google untuk Urai Kemacetan

Pemprov DKI Gunakan AI Google untuk Urai Kemacetan

NEWS | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE