Logo BeritaSatu

Bursa Asia Dibuka Melemah Menyusul Jatuhnya S&P 500

Jumat, 30 September 2022 | 08:57 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Singapura, Beritasatu.com - Bursa Asia-Pasifik diperdagangkan lebih rendah pada hari Jumat (30/9/2022), menyusul jatuhnya S&P 500 di AS. Pelaku pasar menunggu data manufaktur Tiongkok yang akan dirilis hari ini.

Di hari terakhir kuartal III, indeks Nikkei 225 Tokyo turun 1,55%, indeks komposit Shangai naik 0,11%, Hang Seng Hong Kong naik 0,49%, Kospi Korsel turun 0,93%, S&P/ASX 200 turun 0,6%.

Di Wall Street, S&P 500 turun 2,1% menjadi 3.640,47 di penutupan terendah baru untuk tahun ini. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average anjlok 458,13 poin atau 1,54% menjadi 29.225,61. Nasdaq Composite yang berbasis teknologi turun 2,84% menjadi 10.737,51.

Menurut jajak pendapat Reuters, indeks PMI manufaktur Tiongkok untuk bulan September diperkirakan akan terkontraksi. Ekonom memperkirakan angka 49,6, sedikit lebih tinggi dari 49,4 Agustus, yang akan menandai kontraksi bulan ketiga berturut-turut.

Menurut data resmi Pemerintah Jepang, produksi industri tumbuh 2,7% pada Agustus dari Juli, menandai pertumbuhan bulan ketiga berturut-turut. Angka itu mengalahkan ekspektasi kenaikan 0,2% dalam jajak pendapat Reuters.

Penjualan ritel juga melonjak 4,1% pada Agustus dibandingkan dengan tahun lalu, mengalahkan perkiraan Reuters dari kenaikan 2,8%.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNBC.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Investor Sayangkan Banyak Startup yang Lakukan PHK

Pihak investor ikut menyayangkan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan rintisan atau startup.

EKONOMI | 5 Desember 2022

OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

OJK resmi mengumumkan pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life/PT WAL.

EKONOMI | 5 Desember 2022

ESG Tingkatkan Performa Grup ANJ

PT ANJ sudah mempraktekkan responsible development dan pemberdayaan sosial di semua lini bisnisnya yang tersebar di Sumatra, Kalimantan dan Papua.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo Harapkan BI Tidak Lagi Naikkan Suku Bunga Acuan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani berharap Bank Indonesia (BI) tidak lagi menaikan suku bunga acuan.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ini Cara Daftar Serta Tahapan Rekrutmen Bersama BUMN

Kementerian BUMN membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari BUMN melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ketum Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi 2023 Tumbuh 5%

Hariyadi mengatakan, Apindo memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2023 antara 5,15% hingga 5,65%.

EKONOMI | 5 Desember 2022

BI Prediksi The Fed Kerek Suku Bunga di Level 6 Persen

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menilai tren suku bunga tinggi The Fed masih akan terjadi pada tahun depan dengan rentang waktu yang cukup lama.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo: Permenaker 18/2022 Bisa Tingkatkan Risiko PHK

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani menilai Permenaker 18/2022 bisa memperbesar risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penyusutan lapangan kerja.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apexindo Kantongi Kontrak Baru dari PGE Rp 240 Miliar

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) meraih kontrak baru Rp 240 miliar untuk proyek pengeboran panas bumi dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

EKONOMI | 5 Desember 2022

Kenaikan Suku Bunga The Fed Dorong Penguatan Dolar AS

Fenomena sangat kuatnya dolar AS memberikan tekanan pelemahan atau depresiasi mata uang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

EKONOMI | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Brasil Unggul 4-0 atas Korea Selatan di Babak Pertama

Brasil Unggul 4-0 atas Korea Selatan di Babak Pertama

SEMESTA BOLA 2022 | 26 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE