Logo BeritaSatu

Bank Muamalat Bukukan Pembiayaan Rp 18,93 Triliun

Jumat, 30 September 2022 | 20:44 WIB
Oleh : Prisma Ardianto / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- PT Bank Muamalat Indonesia Tbk membukukan total pembiayaan mencapai Rp 18,93 triliun pada semester I 2022, turun signifikan 32,12% secara year on year (yoy). Pemulihan kinerja dan kualitas pembiayaan diperkirakan berlangsung dalam 2-3 tahun.

Mengacu laporan keuangan Bank Muamalat, total pembiayaan Bank Muamalat tercatat Rp 18,93 triliun pada semester I 2022 lebih baik dibandingkan akhir tahun 2021. Total pembiayaan tercatat naik 4,94% secara year to date (ytd) dibandingkan akhir tahun 2021 sebesar Rp 18,01 triliun.

Dari sisi penghimpunan dana, total dana pihak ketiga (DPK) tercatat mencapai Rp 45,23 triliun pada semester I 2022, naik 4,18% (yoy). Peningkatan utamanya dicatatkan dari tabungan yang tumbuh 8,49% (yoy) menjadi Rp 16,28 triliun. Sementara giro turun tipis 0,64% (yoy) menjadi Rp 4,59 triliun.

Sehingga porsi dana murah (current account saving account/CASA) Bank Muamalat naik dari 45,20% pada semester I 2021 menjadi 46,14% pada semester I 2022. Adapun deposito bank naik sebesar 2,40% menjadi Rp 24,36 triliun.

Dengan pencapaian tersebut, Bank muamalat mencatat financing to deposit ratio (FDR) di level 41%, menyusut dibandingkan akhir tahun sebesar 64,42%. Namun kualitas aset jauh membaik non performing financing (NPF) net sebesar 0,66% dari sebelumnya 3,97%, beserta NPF gross di posisi 2,22% dari sebelumnya 4,93%.

Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K Permana menerangkan, perlu untuk perusahaan melakukan pemulihan aset dalam rentang 2-3 tahun. Dampaknya pertumbuhan pembiayaan tidak akan tumbuh agresif dan cenderung konservatif, seiring dengan pelunasan (run off) dari debitur-debitur.

"Kita sudah lama tidak melakukan booking, tahun lalu itu kita tidak melakukan booking, negative growth memang. Karena kita modalnya belum masuk, sedangkan ketika modal masuk tidak bisa langsung cepat berlari karena bisa menjadi masalah juga," ucap Permana ditemui di Muamalat Tower, Jakarta, Jumat (30/9/2022).

Saat ini, kata dia, porsi antara pembiayaan ritel dan korporasi masih 50:50. Namun ke depan, fokus perusahaan adalah menggenjot pembiayaan sektor ritel dengan menyiapkan berbagai produk KPR dan segmen UMKM. "Di tahun ini saja SME bisa booking Rp 1,2 triliun, dikurangi runoff dan sebagainya, pertumbuhan di ritel pun hanya sekitar 1,6 triliun di tahun ini," jelas dia.

Meski begitu, Permana menegaskan bahwa pembiayaan saat ini sudah jauh lebih baik, termasuk dari sisi kualitas. Perseroan telah 'membuang' portofolio sekitar Rp 10 triliun aset bermasalah. Sehingga sisa aset yang ada sekarang bisa dipastikan sehat dan aman. "Kita bangun dengan aset-aset yang sehat. Aset-aset yang kita buang diganti dengan sukuk tadi di buku kita, pembiayaan pasti turun tapi sukuk nambah, kemudian kita bangun lagi dengan aset yang sehat," jelas dia.

Di tahun ini, pembiayaan baru diperkirakan hanya meningkat sekitar Rp 3 triliun dari segmen ritel dan korporasi, sehingga memang tidak akan menutup lubang penurunan secara keseluruhan. "Nggak akan menutupi itu, tahun depan mudah-mudahan setelah situasi ekonomi kondusif lagi, baru kita akan lebih agresif lagi, tim-nya dan infrastruktur juga jauh lebih siap," kelas Purnama.

Baca selanjutnya
Pembiayaan ke PT INKADi sisi lain, Bank Muamalat menyalurkan fasilitas pembiayaan ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sosok Inspiratif Bidang Kesehatan Tampil di HUT Ke-65 Astra

Mengusung tema "Semangat Bergerak dan Tumbuh Bersama", HUT ke-65 Astra ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat berbagi semangat positif dan optimisme. 

EKONOMI | 2 Desember 2022

Omzet Naik hingga Rp 30 Juta berkat Alat Pengiris Kerupuk

Omzet usaha mikro di Desa Jaddih meningkat sekitar 66% setelah menggunakan alat pengiris kerupuk karya peneliti dari Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Kripto Dibahas di RUU P2SK, Pelaku Industri Soroti Biaya Transaksi

RUU P2SK berpengaruh terhadap pelaku industri kripto, karena memasukkan aset kripto sebagai bahasan yang akan diatur dalam RUU tersebut.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Subang Akan Menjadi Kawasan Industri

Pulo Gadung dinilai sudah tidak layak untuk lahan industri dan Subang dengan Bandara Kertajati serta dilalui Kereta Cepat Bandung bisa menjadi alternatif. 

EKONOMI | 2 Desember 2022

Kripto November Hancur-hancuran, Intip Proyeksi Desember

Sepanjang November 2022, pasar aset kripto mengalami volatilitas tinggi yang cenderung alami penurunan tajam.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Sepekan, IHSG Turun dan Kapitalisasi Naik Jadi Rp 9.512 T

IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 0,48% menjadi 7.019,639 dari 7.053,150 pada pekan sebelumnya.

EKONOMI | 3 Desember 2022

2022 Saham Energi Meroket 87%, Teknologi Nyungsep 36%

Saham energi sejak awal tahun hingga 2 Desember 2022 (year to date/ytd) melonjak 87,3%. Di belakang sektor energi adalah sektor perindustrian.

EKONOMI | 3 Desember 2022

IPO Jumbo, XXI Cineplex Bidik Dana hingga Rp 17 triliun

 Perusahaan pengelola bioskop PT Nusantara Sejahtera Raya atau bioskop XXI Cineplex berencana menjadi perusahaan terbuka.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Pertamina Uji Coba Pembatasan Solar Subsidi di 11 Wilayah

Mulai 1 Desember 2022 Pertamina lakukan uji coba penggunaan kode QR untuk pembelian bahan bakar solar subsidi di beberapa wilayah.

EKONOMI | 3 Desember 2022

Harga Minyak Ambruk Jelang Pemangkasan Produksi OPEC+

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Februari merosot US$ 1,31 atau 1,5% menjadi US$ 85,57 per barel.

EKONOMI | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IDI: Tetap Waspada, Cegah Kelonjakan Kasus Covid-19 Jelang Nataru

IDI: Tetap Waspada, Cegah Kelonjakan Kasus Covid-19 Jelang Nataru

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE