Logo BeritaSatu

KSP: Pelaku Pariwisata Harus Beradaptasi dengan Perubahan Akibat Pandemi

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 16:41 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Helson Siagian menekankan pentingnya pelaku pariwisata beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi selama pandemi Covid-19. Terutama, pada strategi pemasaran dan pemanfaatan teknologi.

Helson mengingatkan, sejumlah negara sudah mengarah pada smart tourism dan digital tourism. Untuk itu, Indonesia tidak boleh ketinggalan dan bahkan harus lebih baik dalam menggunakan teknologi untuk mewujudkan ekosistem kepariwisataan yang tangguh dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Helson Siagian saat berbicara dalam Rakernas Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) atau Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia, di Jakarta, Jumat (30/9/2022)

“Harus ada inovasi digitalisasi dalam segala aspek rantai pasok pariwisata, termasuk mengoptimalkan anak muda untuk memperbanyak startup terkait pariwisata. Dengan begitu masyarakat akan menjadi lebih tangguh bersaing dengan negara lain,” kata Helson dalam keterangannya, Sabtu (1/10/2022).

Helson menegaskan, pariwisata Indonesia pascapandemi Covid-19 harus memiliki ketangguhan dengan fokus pada komunitas, masyarakat, dan UMKM. Pengembangan SDM pariwisata, lanjut dia, harus dioptimalkan dengan berbagai pelatihan, yang sesuai dengan tren pasar dan harus beyond business as usual.

Selain itu, jelas Helson, pariwisata Indonesia harus berkelanjutan, yakni menekankan pada implementasi blue, green, and circular economy (BGCE), terutama untuk tujuan-tujuan wisata berbasis bahari. Sehingga keberlanjutan biota di bawah laut tetap terjaga seiring dengan meningkatnya aktivitas pariwisata berbasis kelautan.

“Ini untuk memberikan peluang yang besar bagi pembangunan yang berdasarkan aspek lingkungan dan ekosistem,” terang Helson Siagian.

Pada kesempatan itu, Helson berharap ASITA bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan travel and tourism development index (TTDI). Pada 2021 TTDI Indonesia sudah berada di tingkat 32.

“Selain mitra internasional sebagai sumber data sekunder untuk TTDI, sumber data primer juga didapatkan dari asosiasi-asosiasi lokal. Untuk itu, saya berharap ASITA dapat secara aktif menginformasikan kemajuan-kemajuan pariwisata Indonesia kepada para anggotanya agar citra Indonesia dalam penilaian TTDI 2023 dapat meningkat,” tegas Helson Siagian.

Sebagai informasi, berdasar siaran pers Kementerian Komunikasi dan Informatika, pada Juli 2022 kedatangan wisatawan mancanegara mencapai lebih dari 470.000 orang. Angka ini merupakan rekor tertinggi sejak pandemi Covid-19.

Secara kumulatif, kunjungan wisatawan mancanegara semester I-2022 mencapai 1,2 juta orang. Angka tersebut terbilang baik dibanding dengan tahun 2021, di mana dalam setahun jumlah kedatangan wisatawan mancanegara hanya sebanyak 1,6 juta orang.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Investor Sayangkan Banyak Startup yang Lakukan PHK

Pihak investor ikut menyayangkan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaan rintisan atau startup.

EKONOMI | 5 Desember 2022

OJK Cabut Izin Usaha Wanaartha Life

OJK resmi mengumumkan pencabutan izin usaha PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha atau Wanaartha Life/PT WAL.

EKONOMI | 5 Desember 2022

ESG Tingkatkan Performa Grup ANJ

PT ANJ sudah mempraktekkan responsible development dan pemberdayaan sosial di semua lini bisnisnya yang tersebar di Sumatra, Kalimantan dan Papua.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo Harapkan BI Tidak Lagi Naikkan Suku Bunga Acuan

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani berharap Bank Indonesia (BI) tidak lagi menaikan suku bunga acuan.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ini Cara Daftar Serta Tahapan Rekrutmen Bersama BUMN

Kementerian BUMN membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung menjadi bagian dari BUMN melalui program Rekrutmen Bersama BUMN 2022.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Ketum Apindo: Pemerintah Tidur Saja Ekonomi 2023 Tumbuh 5%

Hariyadi mengatakan, Apindo memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2023 antara 5,15% hingga 5,65%.

EKONOMI | 5 Desember 2022

BI Prediksi The Fed Kerek Suku Bunga di Level 6 Persen

Gubernur BI, Perry Warjiyo, menilai tren suku bunga tinggi The Fed masih akan terjadi pada tahun depan dengan rentang waktu yang cukup lama.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apindo: Permenaker 18/2022 Bisa Tingkatkan Risiko PHK

Ketua Umum Apindo, Hariyadi Sukamdani menilai Permenaker 18/2022 bisa memperbesar risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penyusutan lapangan kerja.

EKONOMI | 5 Desember 2022

Apexindo Kantongi Kontrak Baru dari PGE Rp 240 Miliar

PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) meraih kontrak baru Rp 240 miliar untuk proyek pengeboran panas bumi dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

EKONOMI | 5 Desember 2022

Kenaikan Suku Bunga The Fed Dorong Penguatan Dolar AS

Fenomena sangat kuatnya dolar AS memberikan tekanan pelemahan atau depresiasi mata uang di berbagai negara, termasuk Indonesia.

EKONOMI | 5 Desember 2022


TAG POPULER

# Erupsi Semeru


# Rizky Febian


# Bahlil Lahadalia


# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Libur Nataru, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Wisata Dalam Negeri

Libur Nataru, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Wisata Dalam Negeri

NEWS | 5 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE