Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

BI dan Kemendag Gencarkan Penerapan SIAP QRIS di Mal

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 18:02 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER
Bank Indonesia dan Kementerian Perdagangan meluncurkan SIAP QRIS di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat, 30 September 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus menggencarkan penerapan program transaksi digital yaitu Sehat, Inovatif dan Aman Pakai (SIAP) QRIS di sejumlah mal dan pusat perbelanjaan di Jakarta.

Staf Ahli Kementerian Perdagangan Frida Adiati mengapresiasi kegiatan peluncuran SIAP QRIS. Diharapkan dengan adanya QRIS di mal, dapat mendorong penggunaan transaksi digital yang berdampak pada percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.

"Saya apresiasi diluncurkannya SIAP QRIS. Diharapkan, dengan adanya QRIS di mal ini dapat semakin mendorong penggunaan transaksi digital yang akan membawa dampak pada pemulihan ekonomi masyarakat,” kata Frida Adiati, Sabtu (1/10/2022).

Bank Indonesia dan Kementerian Perdagangan meluncurkan SIAP QRIS di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat, 30 September 2022.

Menurut Frida, penggunaan transaksi digital berdampak pada percepatan pemulihan ekonomi masyarakat dapat terlihat dari indeks keyakinan konsumen DKI Jakarta yang masih berada pada zona optimistis dan penjualan retail yang masih terus meningkat.

Para peritel, lanjutnya, baik yang berdiri sendiri maupun yang berada di pusat perbelanjaan atau mal memiliki kontribusi penting dalam mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga.

Apalagi konsumsi rumah tangga merupakan salah satu faktor pendorong tertinggi pertumbuhan ekonomi Indonesia, kontribusinya mencapai 51,47 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Karena itu, peluncuran SIAP QRIS di mal-mal yang telah dilakukan BI, merupakan langkah dan strategi yang tepat untuk meraih segmen menengah ke atas agar lebih banyak lagi menggunakan QRIS.

Hingga saat ini, peningkatan transaksi digital melalui QRIS tentunya menjadi game changer dalam akselerasi momentum pemulihan ekonomi Indonesia yang tercatat bulan Juli 2022, volume transaksi QRIS mencapai 81,46 juta atau tumbuh 181% (yoy) dengan nominal transaksi mencapai Rp 9,75 triliun atau tumbuh 282% (yoy).

Ekosistem QRIS tersebut telah didukung oleh semakin meningkatnya interkoneksi antar penyelenggara yang terdiri dari 81 PJP QRIS dan 4 PIP switching dan berdampak pada 20,4 juta merchant telah terhubung dengan QRIS.

Sementera itu, Deputi Gubernur BI Juda Agung mengatakan digitalisasi ekonomi dan keuangan tumbuh dengan cepat sehingga mampu mendorong perekonomian domestik melalui peningkatan konsumsi dan memperkuat UMKM, diantaranya dilaksanakan melalui inisiatif sistem pembayaran termasuk QRIS.

"Program SIAP QRIS, yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Perdagangan RI dengan Bank Indonesia yang dicanangkan di pasar dan pusat perbelanjaan berhasil mendukung ekspansi akseptasi transaksi digital di DKI Jakarta yang saat ini tercatat sebanyak 3,9 juta merchant menggunakan QRIS atau 18% dari total pangsa QRIS merchant nasional,” terang Juda Agung.

Lebih lanjut, Juda menerangkan kolaborasi perluasan akseptasi QRIS yang telah dilakukan sejak 2021 antara Bank Indonesia dan Kementerian Perdagangan tersebut telah diimplementasikan oleh merchant-merchant di 10 pasar tradisional dan 6 pusat perbelanjaan di seluruh wilayah DKI Jakarta.

"Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen memperluas akseptasi transaksi digital melalui pengembangan komunitas di pasar tradisional dan pasar modern. Pemberlakuan tarif 0% merchant discount rate untuk transaksi usaha mikro diperpanjang hingga akhir Desember 2022,” jelas Juda Agung.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI