Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

OPEC+ Akan Kurangi Produksi Minyak 1 Juta Bph, Ini Alasannya

Senin, 3 Oktober 2022 | 07:07 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP
Ilustrasi minyak.

Dubai, Beritasatu.com - OPEC+ akan mempertimbangkan pengurangan produksi minyak lebih 1 juta barel per hari (bph) minggu depan. Hal itu diungkapkan sumber OPEC Minggu (2/10/2022), sebagai langkah terbesar sejak pandemi Covid-19 untuk mengatasi pelemahan pasar minyak.

Pertemuan tersebut akan berlangsung pada 5 Oktober 2022 karena penurunan harga minyak dan volatilitas pasar yang mendorong produsen utama OPEC+, Arab Saudi, mengatakan bahwa kelompok tersebut dapat memangkas produksi.

OPEC+, yang menggabungkan negara-negara OPEC dan sekutunya seperti Rusia, telah menolak menaikkan produksi minyak untuk menurunkan harga meskipun ada tekanan dari konsumen utama, seperti Amerika Serikat, guna membantu ekonomi global.

Namun harga telah turun tajam pada bulan lalu karena kekhawatiran ekonomi global dan penguatan dolar AS setelah Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga.

Pengurangan produksi minyak yang signifikan siap membuat Amerika Serikat (AS) kecewa, yang telah menekan Arab Saudi untuk meningkatkan produksi untuk membantu harga minyak yang tertekan. Pelemahan harga minyak juga akan mengurangi pendapatan Rusia ketika Barat berusaha menghukum Moskow karena mengirim pasukan ke Ukraina.

Arab Saudi tidak mengutuk tindakan Moskow di tengah hubungan yang sulit dengan pemerintahan Presiden AS Joe Biden.

Sebuah sumber yang akrab dengan pemikiran Rusia pekan lalu, mengatakan Moskow ingin OPEC+ memotong 1 juta barel per hari atau 1% dari pasokan global. Itu akan menjadi pemotongan terbesar sejak 2020 ketika OPEC+ mengurangi produksi dengan rekor 10 juta barel per hari karena permintaan turun akibat pandemi Covid-19. Kelompok ini menghabiskan dua tahun berikutnya untuk memecahkan rekor tersebut.

Sumber pada Minggu mengatakan pemotongan itu bisa melebihi 1 juta barel per hari. Salah satu sumber menyarankan pemotongan juga dapat mencakup pengurangan tambahan produksi sukarela oleh Arab Saudi.

OPEC+ akan bertemu langsung di Wina untuk pertama kalinya sejak Maret 2020.

UBS dan JP Morgan telah menyarankan bahwa pemotongan sekitar 1 juta barel per hari dapat membantu menahan penurunan harga minyak.

"Minyak US$ 90 tidak dapat dinegosiasikan untuk kepemimpinan OPEC+, oleh karena itu mereka akan bertindak untuk menjaga harga dasar ini," kata pialang minyak PVM, Stephen Brennock.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: Reuters


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI